Skenario Darurat City: Enzo Maresca, Suksesor Ideal Pep Guardiola? - Fajar
Skenario Darurat City: Enzo Maresca, Suksesor Ideal Pep Guardiola?


FAJAR.CO.ID -- Nama Enzo Maresca muncul sebagai kandidat terkuat, andai Pep Guardiola benar-benar hengkang dari Manchester City pada akhir musim ini. City saat ini mulai bersiap menghadapi skenario ditinggal sang juru taktik asal Spanyol tersebut.
Sejak didepak dari Chelsea pada Januari lalu, Maresca masih menganggur. Kabarnya, pembicaraan terkait peluang dirinya menggantikan sang mentor di musim panas ini berjalan positif.
Guardiola sendiri masih terikat kontrak satu tahun, namun manajemen City sadar harus punya rencana cadangan, jika pelatih berusia 55 tahun itu memutuskan untuk meninggalkan tim.
Satu-satunya kendala yang mungkin muncul adalah status kontrak Maresca bersama Chelsea. Ia diyakini masih memiliki ikatan kerja setelah menandatangani kontrak tiga setengah tahun plus opsi perpanjangan satu musim.
Situasi ini makin pelik setelah The Athletic melaporkan bahwa beberapa pekan sebelum kepergiannya dari Chelsea, Maresca sempat dua kali berbincang dengan petinggi City soal potensi menggantikan Guardiola, padahal ia masih terikat kontrak.
Pengunduran dirinya secara mendadak dari Chelsea, tepat sebelum laga melawan City di Etihad pada Januari lalu, mengejutkan banyak pihak. Meski Guardiola mungkin memilih menyelesaikan masa baktinya, keyakinan di kalangan sepak bola bahwa perubahan besar akan terjadi di Etihad kian menguat.
Karena itu, City menyiapkan rencana darurat yang dipimpin langsung oleh direktur olahraga, Hugo Viana. Arahnya jelas, Maresca akan ditunjuk sebagai suksesor Guardiola, lapor theguardian.
Pada Desember lalu, Guardiola sendiri menyebut Maresca sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia dan menilai pekerjaannya di Chelsea luar biasa. Keduanya punya hubungan erat setelah sempat bekerja sama di City. Saat itu, Maresca menjadi asisten Guardiola saat mereka meraih Liga Champions 2023 dan sangat mengadopsi filosofi permainan sang maestro.
City saat ini tengah berusaha mengungguli Arsenal dalam perburuan gelar, dan berpotensi meraih treble domestik. Guardiola nyaris menaklukkan seluruh tantangan sepak bola Inggris.
Tidak mengherankan jika ia memutuskan beristirahat setelah satu dekade di Etihad. Bersama City, ia telah mengoleksi 18 trofi dan timnya kini memuncaki klasemen berdasarkan jumlah gol dengan lima pekan tersisa.
Yang pasti, siapa pun yang kelak menggantikan Guardiola akan menghadapi pekerjaan seberat yang diwarisi David Moyes usai menggantikan Sir Alex Ferguson di Manchester United pada 2013.
Maresca sendiri sangat disegani. Ia pernah melatih tim U-23 City sebelum naik pangkat menjadi staf pendamping Guardiola.
Maresca sebelumnya membawa Leicester juara Championship 2024, lalu menggantikan Mauricio Pochettino di Chelsea. Musim pertamanya di Stamford Bridge tergolong sukses dengan lolos ke Liga Champions serta memenangkan Liga Conference dan Piala Dunia Klub. Namun, musim keduanya berakhir dramatis.
Beberapa pemain Chelsea mengaku cocok dengan gaya kepelatihan Maresca dan kepergiannya disesalkan. Enzo Fernández dan Marc Cucurella, misalnya, beberapa pekan terakhir bicara hangat tentang mantan manajer mereka. City sendiri dikaitkan dengan Fernández sebagai incaran lini tengah, sementara Chelsea bersedia melepas pemain Argentina itu tapi dengan banderol tinggi. (fajar)