Shayne Pattynama Dulu Bermain di Eropa, Kini Jadi Pelapis di Persija - Bolasport
Shayne Pattynama Dulu Bermain di Eropa, Kini Jadi Pelapis di Persija - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 29 April 2026 | 15:15 WIB
BOLASPORT.COM - Perjalanan karier Shayne Pattynama bersama Persija Jakarta tengah memasuki fase penuh tantangan.
Bek Timnas Indonesia yang sebelumnya merumput di Eropa itu kini harus menerima peran sebagai pelapis di skuad Macan Kemayoran, seiring ketatnya persaingan di dalam tim.
Meski begitu, Shayne tak melihat situasi tersebut sebagai kemunduran.
Ia justru menjadikannya sebagai proses penting untuk kembali ke performa terbaik, terlebih setelah sempat datang dalam kondisi belum sepenuhnya fit akibat cedera.
Shayne mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya kini terus menunjukkan perkembangan positif dari waktu ke waktu.
Shayne kalah bersaing dengan Dony Tri Pamungkas.
"Kondisi kebugaran saya semakin membaik."
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia di Persija, Tidak ada Persiapan Khusus Lawan Persib dan Bisa Kalahkan Mereka
"Saya datang saat musim dingin dalam kondisi cedera, dan tentu saja saya tidak mendapatkan menit bermain yang saya inginkan,” ujar Shayne.
Pemain berusia 26 tahun itu memahami betul bahwa perjalanan seorang pesepak bola tidak selalu berjalan mulus.
Ia menyebut fase yang tengah dijalaninya saat ini sebagai bagian dari proses pembelajaran dalam karier profesional.
“Tapi itu bagian dari sepak bola. Kadang dalam karier ada momen bagus, kadang ada momen untuk belajar."
"Sekarang saya menjadikannya sebagai pelajaran dan saya merasa semakin baik setiap waktu, setiap minggu,” lanjutnya.
Alih-alih larut dalam situasi, Shayne memilih untuk tetap fokus bekerja keras dan menjaga mentalitas.
Ia percaya kesempatan akan datang bagi pemain yang terus berusaha.
Perlu diketahui sebelum datang ke Persija, Shayne pernah membela Jong Utrecht, Telstar, Viking, KAS Eupen.
Usai dari Eropa, Shayne pernah juga berkarier di Thailand bersama Buriram United.
“Saya hanya perlu terus bekerja keras, dan saya percaya kalau bekerja keras, waktunya akan datang,” tegasnya.
Di tengah situasi pribadinya tersebut, Persija Jakarta justru baru saja meraih hasil impresif.
Tim asuhan pelatih Macan Kemayoran tampil dominan saat menghadapi Persis Solo dan menutup laga dengan kemenangan telak 4-0.
Shayne menilai kemenangan itu menjadi bukti kualitas tim sekaligus momentum penting untuk mengangkat kepercayaan diri skuad.
“Itu pertandingan yang bagus, kami menang 4-0 tanpa kebobolan."
"Kami menjalani babak kedua dengan sangat baik. Babak pertama juga bagus, tapi menurut saya ini penting untuk kepercayaan diri kami,” kata Shayne.
Menurutnya, performa solid di laga tersebut menunjukkan bahwa Persija memiliki kapasitas untuk bersaing hingga akhir musim.
Ia juga menyoroti pentingnya konsistensi, terutama dalam menjaga fokus di setiap pertandingan.
Kemenangan besar atas Persebaya sekaligus menjadi suntikan moral bagi Persija yang tengah memburu hasil maksimal di sisa kompetisi.
Saat ini, tim ibu kota masih memiliki empat pertandingan tersisa yang akan sangat menentukan posisi akhir mereka di klasemen.
Shayne pun menegaskan bahwa seluruh pemain menyadari pentingnya setiap laga ke depan.
“Masih ada empat pertandingan lagi, dan itu seperti empat final bagi kami,” ucapnya.