0
News
    Home Featured Jay Idzes Sassuolo Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Sepak Bola Internasional

    Sassuolo Laporkan Kondisi Keuangan, Jay Idzes Bikin Klubnya Rugi - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Sassuolo Laporkan Kondisi Keuangan, Jay Idzes Bikin Klubnya Rugi - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Italia
  • Jumat, 24 April 2026 | 07:30 WIB


    Jay Idzes menjadi salah satu penyebab utama laporan finansial Sassuolo untuk tahun 2025 berwarna merah. (PIERO CRUCIATTI/AFP)

    BOLASPORT.COM - Baru-baru ini klub Liga Italia, Sassuolo, merilis laporan keuangan mereka untuk tahun 2025.

    Sassuolo berhasil promosi dari Serie B ke Serie A pada musim panas lalu.

    Untuk memperkuat diri demi menghadapi kompetisi yang lebih berat, I Neroverdi pun berbelanja pemain di bursa transfer.

    Pengeluaran terbesar klub dengan kostum utama berwarna hijau-hitam itu adalah untuk bek Timnas IndonesiaJay Idzes.

    Pemain keturunan Belanda itu direkrut dari Venezia dengan harga 7,6 juta euro.

    Sassuolo bahkan menghabiskan total 12,1 juta euro untuk sekalian menggaet rekan setim Idzes di Venezia, yaitu Fali Cande.

    Selain 2 pemain itu, Sassuolo juga mendatangkan "pembunuh Timnas Italia di Kualifikasi Piala Dunia 2026", Tarik Muharemovic.

    Bek asal Bosnia-Herzegovina itu diboyong dari Juventus dengan menguras dana klub sebesar 2 juta euro.

    Baca Juga: Hasil Liga Italia - Jay Idzes Tunjukkan Mental Petarung, Sassuolo Jegal Como dan Buka Asa Lolos ke Eropa

    Juga ada Laurs Skjellerup yang dibeli dari Goteborg dengan banderol 3,415 juta euro.

    Secara total, Sassuolo menghabiskan 17,515 juta euro atau sekitar 355 miliar rupiah untuk berbelanja pemain.

    Untuk angka pendapatan dari bursa transfer, Sassuolo hanya mendapatkan di bawah 5 juta euro.

    Pemain yang pergi dari Mapei Stadium memang nama-nama level bawah seperti Emil Ceide, yang dijual ke Rosenborg dengan harga 1,8 juta euro.

    Juga ada Andrei Marginean ke Dinamo Bucuresti (0,25 juta euro) dan Uros Racic ke Aris (2,5 juta euro).

    Dengan aktivitas di bursa transfer yang jomplang itu, Sassuolo pun melaporkan kerugian dalam pembukuannya.

    Pendapatan total Sassuolo turun dari 102 juta euro ke 70,7 juta euro.

    Namun, sponsor mereka Mapei tetap mendatangkan uang 23 juta euro.

    Baca Juga: Sassuolo Sambut Tarik Muharemovic sebagai Pembunuh Timnas Italia dan Jay Idzes sebagai Pemain Terbaik Indonesia

    Pendapatan kapital juga turun dari 32,7 juta euro menjadi 2,4 juta euro.

    Kendati demikian, Sassuolo sukses menekan pengeluaran dari 125,7 menjadi 118,6 juta euro.

    Neroverdi mengalami kerugian total 38,7 juta euro dengan perekrutan Jay Idzes menjadi salah satu penyebabnya.

    Akan tetapi, pengeluaran yang lebih besar daripada pendapatan di bursa transfer itu bisa dimengerti mengingat tim asuhan Fabio Grosso baru saja kembali ke Serie A.

    Hasilnya juga memuaskan sehingga terasa bukan sebagai sebuah kerugian.

    Walaupun defisit dalam hal finansial, Sassuolo berkibar di atas lapangan.

    Neroverdi sama sekali tidak perlu berjuang untuk meloloskan diri dari degradasi.

    Dengan lini belakang yang dikomandani Jay Idzes, Domenico Berardi dkk. mampu bersaing dengan nyaman di papan tengah klasemen.

    Sassuolo sekarang menempati peringkat 10 dengan 45 poin dari 33 laga.

    Komentar
    Additional JS