0
News
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Spesial Thomas Cup Thomas-Uber Cup

    Sang Raja yang Sudah Semenjana: Indonesia Perdana Gagal Lolos Fase Grup Thomas Cup, Padahal Langganan Masuk Final - Jawa Pos

    3 min read

     

    Sang Raja yang Sudah Semenjana: Indonesia Perdana Gagal Lolos Fase Grup Thomas Cup, Padahal Langganan Masuk Final

    Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie tertunduk lesu usai kalah di Thomas Cup 2026. (dok PBSI)

    JawaPos.com - Tim Indonesia mencatat hasil buruk sepanjang sejarah pada Thomas Cup 2026. Untuk pertama kalinya, skuad Merah Putih gagal lolos dari fase grup. Hasil ini jelas sangat jauh dari target yang diberikan oleh PBSI, di mana Jonatan Christie dkk ditargetkan untuk melaju ke partai final.

    Kepastian Indonesia gagal lolos didapat usai kalah dari Prancis di matchday terakhir Grup D Thomas Cup 2026. Fajar Alfian dan kawan-kawan secara mengejutkan dibantai oleh Prancis dengan skor telak 1-4 di Forum Horsens, Denmark, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB.

    Indonesia gagal meraih kemenangan dalam empat partai beruntun dari Prancis. Jonatan Christie, Alwi Farhan, Anthony Sinisuka Ginting, dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani mengakui keunggulan lawan-lawannya.

    Sementara satu poin hiburan Indonesia didapat pada partai terakhir, yakni lewat Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Fajar/Fikri mencuri poin usai menumbangkan Christo Popov/Toma Junior Popov lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-18, 19-21, 21-11.

    Kekalahan telak dari Prancis ini memastikan Indonesia finis peringkat ketiga klasemen Grup D. Sementara Thailand dan Prancis lolos ke babak perempat final sebagai juara dan runner up. Persaingan Grup D sendiri terbilang ketat, karena ketiga negara tersebut memiliki jumlah kemenangan yang sama, yakni dua.

    Meski punya koleksi dua kemenangan, Indonesia kalah dari Thailand dan Prancis dari segi jumlah kemenangan di fase grup. Thailand mencatatkan 11 kemenangan di fase grup, disusul Prancis (10) dan Indonesia (9). Hasilnya, skuad Merah Putih finis posisi ketiga dan gagal lolos.

    Kegagalan ini menjadi sejarah buruk. Karena Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan Thomas Cup, gagal lolos dari fase grup. Padahal, tim Merah Putih berstatus sebagai ‘raja’ dalam turnamen tersebut dengan koleksi 14 gelar juara dari 30 kali ikut serta.

    Sebelumnya pada Thomas Cup 2020, 2022 dan 2024, Indonesia selalu lolos ke final. Bahkan pada 2020, Jonatan Christie dan kawan-kawan keluar sebagai juara.

    Tercatat, Indonesia sudah 22 kali menembus partai final Thomas Cup, dengan catatan 14 juara dan delapan runner up. Pencapaian terburuk tim Merah Putih di ajang tersebut adalah tersingkir di babak perempat final pada 2012, ketika takluk dari Jepang 2-3.

    Namun kini, kegagalan Indonesia Thomas Cup 2026 sungguh memalukan. Pencapaian terburuk Merah Putih bukan lagi perempat final, melainkan fase grup. Padahal, PBSI telah menurunkan pemain-pemain terbaiknya dalam keikutsertaannya pada tahun ini.

    Berikut hasil lengkap pertandingan Indonesia Vs Prancis:

    MS1: Jonatan Christie vs Christo Popov 19-21, 14-21

    MS2: Alwi Farhan vs Alex Lanier 16-21, 19-21

    MS3: Anthony Sinisuka Ginting vs Toma Junior Popov 22-20, 15-21, 20-22

    MD1: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Eloi Adam/Leo Rossi 19-21, 19-21

    MD2: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Christo Popov/Toma Junior Popov 21-18, 19-21, 21-11

    Komentar
    Additional JS