0
News
    Home Berita Featured Liga Spanyol Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Ricuh di LaLiga 2, Kiper Zaragoza Tonjok Kapten Huesca Usai Dikartu Merah - SUARAMILENIAL

    2 min read

     

    Ricuh di LaLiga 2, Kiper Zaragoza Tonjok Kapten Huesca Usai Dikartu Merah


    Foto-Dok/CNN Indonesia

    SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA — Laga panas antara Huesca vs Real Zaragoza dalam lanjutan LaLiga 2 berakhir ricuh. Kiper Zaragoza, Esteban Andrada, menjadi sorotan usai terlibat aksi pemukulan terhadap kapten Huesca.

    Pertandingan yang digelar di Stadion El Alcoraz, Minggu (26/4), sejatinya berlangsung ketat. Tuan rumah Huesca berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0, namun hasil laga ternodai oleh insiden di penghujung pertandingan.

    Ketegangan memuncak pada masa tambahan waktu. Andrada lebih dulu menerima kartu kuning kedua usai terlibat dorong-dorongan dengan kapten Huesca, Jorge Pulido, di sisi lapangan.

    Situasi kemudian memanas dan memicu keributan antar pemain. Dalam momen itulah Andrada diduga melayangkan pukulan ke arah wajah Pulido, yang membuat suasana semakin tidak terkendali.

    Akibat insiden tersebut, wasit mengeluarkan total tiga kartu merah. Selain Andrada, kiper Huesca Dani Jiménez dan pemain Zaragoza Dani Tasende juga diusir dari lapangan.

    Meski diwarnai kekacauan, Huesca tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.

    Terancam Sanksi Berat

    Aksi Andrada kini berbuntut panjang. Ia terancam hukuman berat dari Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), dengan potensi sanksi hingga 12 pertandingan, ditambah larangan bermain akibat kartu merah yang diterimanya.

    Pihak Zaragoza pun angkat bicara terkait insiden tersebut. Dalam pernyataan resminya, klub mengecam keras tindakan yang terjadi di lapangan.

    “Kami terlibat dalam kejadian yang tidak pantas dalam olahraga ini dan seharusnya tidak pernah terjadi,” tulis pernyataan klub.

    Zaragoza juga menegaskan akan melakukan evaluasi internal terhadap tindakan Andrada dan tidak menutup kemungkinan menjatuhkan sanksi disiplin tambahan.

    Insiden ini menjadi sorotan karena dinilai mencoreng semangat sportivitas dalam sepak bola, khususnya di kompetisi kasta kedua Spanyol yang tengah berlangsung ketat.

    Sumber : CNN Indonesia

    Komentar
    Additional JS