0
News
    Home Berita Dean James Featured Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Tim Geypens Timnas Indonesia

    Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara - tvOneNews

    7 min read

     

    Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

    tvOnenews.com - Langkah super agresif PSSI dalam menaturalisasi pemain keturunan demi mendongkrak kekuatan Timnas Indonesia memang sukses menyedot perhatian.

    Di satu sisi, para pendukung Skuad Garuda dapat bersorak gembira melihat performa tim yang kian meroket.

    Namun, di sisi lain, gelombang naturalisasi ini justru memicu polemik hukum dan administratif yang cukup pelik di kompetisi Eropa, khususnya di Liga Belanda.

    Dean James
    Sumber :
    • Facebook - Go Ahead Eagles

    Kondisi ini memantik reaksi keras dari salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing.

    Ia bahkan tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora yang langsung menyambar paspor Indonesia, tanpa perhitungan matang, sebagai sebuah tindakan yang "bodoh". 

     

    Dean James dan Nathan Tjoe-A-On terjerat regulasi non-Uni Eropa

    Dean James dan Nathan Tjoe-A-On
    Sumber :
    • Kolase tvOnenews.com

    Kritik pedas Van Wissing tersebut berakar dari kisruh keabsahan status bermain beberapa penggawa Timnas Indonesia di Liga Belanda. Dua nama yang kini terseret ke dalam pusaran masalah adalah Dean James dan Nathan Tjoe-A-On.

    Ketegangan mencuat setelah klub NAC Breda secara resmi menuntut agar laga kontra Go Ahead Eagles diulang.

    Dalam laga tersebut, NAC Breda digilas habis dengan skor telak 0-6. Mereka melayangkan protes keras dan mengeklaim, bahwa Dean James tidak memenuhi syarat untuk dimainkan sebagai pemain lokal maupun pemain asal Uni Eropa.

    Bek sayap Timnas Indonesia milik Go Ahead Eagles Dean James
    Sumber :
    • Instagram @deanjames

    Bek kiri yang kini telah resmi mengantongi paspor Warga Negara Indonesia (WNI) tersebut diduga tetap didaftarkan oleh Go Ahead Eagles sebagai pemain lokal, padahal status kewarganegaraannya sudah berganti.

    Efek domino pun tak terhindarkan. Klub TOP Oss ikut-ikutan mengajukan keberatan serupa usai mereka ditumbangkan Willem II dengan skor 1-3.

    Pihak manajemen TOP Oss secara resmi mempermasalahkan status Nathan Tjoe-A-On yang ikut merumput dalam pertandingan tersebut.

     

    Van Wissing: Jauh lebih bodoh, tertipu, dan sengsara

    Tim Geypens Jadi Korban Efek Domino Kasus Dean James Jelang FIFA Series 2026
    Sumber :
    • instagram Tim Geypens

    Melihat sengkarut administratif yang semakin kacau, Tijmen van Wissing menilai situasi rumit ini seharusnya sudah bisa diantisipasi sejak awal oleh pemain dan agen mereka.

    Pasalnya, regulasi sepak bola di Benua Biru sangatlah ketat dalam membatasi kuota dan mengatur standar pemain dari luar Uni Eropa.

    "Saya pikir itu jauh lebih bodoh dari para pemain dan agen. Mereka seharusnya memikirkannya matang-matang," ujar Van Wissing sebagaimana dikutip dari Twente Fans, Kamis (2/4/2026).

    Van Wissing kemudian membeberkan efek domino finansial yang sangat berat akibat perpindahan paspor ini.

    Di kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie), pemain dengan status non-Uni Eropa wajib dibayar dengan standar gaji minimum yang luar biasa tinggi, yakni mencapai 608 ribu Euro atau setara dengan Rp11,9 miliar.

    Tim Geypens saat berseragam Timnas Indonesia
    Sumber :
    • Instagram/timgeypens_

    Beban finansial yang fantastis ini tentu membuat klub-klub Eredivisie bermodal cekak langsung angkat tangan.

    Akibatnya, pemain potensial seperti Dean James atau bahkan Mees Hilgers terancam kehilangan daya tarik dan sepi peminat di kasta tertinggi sepak bola Belanda.

    Van Wissing sangat menyayangkan para pemain muda yang dinilai terlalu silau oleh euforia membela Timnas Indonesia, hingga melupakan masa depan karier profesional mereka di Eropa. Ia juga mencontohkan kasus serupa yang menimpa Tim Geypens di FC Emmen.

    "(Tim) Geypens seharusnya tidak tertipu oleh kampanye Indonesia itu. Memang bagus mereka terbang ke sana, tetapi itu hanya berujung pada kesengsaraan," tandasnya mengakhiri kritik.

     

    Polemik panas ini tentu menjadi alarm keras bagi PSSI, pemain diaspora, dan para agen.

    Tampaknya, mereka harus jauh lebih jeli dalam membedah regulasi hukum sepak bola internasional sebelum mengambil keputusan besar untuk berpindah kewarganegaraan. (ism)


    Komentar
    Additional JS