PSG Vs Bayern Hasilkan Tsunami 9 Gol, Bikin Kesal Vincent Kompany - Semua Halaman - Bolasport
PSG Vs Bayern Hasilkan Tsunami 9 Gol, Bikin Kesal Vincent Kompany - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 29 April 2026 | 07:15 WIB
Duel PSG (biru) melawan Bayern Muenchen di leg pertama semifinal Liga Champions, Selasa (28/4/2026) di Paris, menghasilkan tsunami 9 gol. (ALAIN JOCARD/AFP)
BOLASPORT.COM - Pertandingan sengit PSG vs Bayern Muenchen mungkin impian bagi para suporter yang menonton, tapi tidak buat Vincent Kompany.
Hajatan leg pertama semifinal Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Selasa (28/4/2026), melahirkan sembilan gol.
Tuan rumah Paris Saint-Germain jadi pihak yang tertawa di akhir dengan raihan kemenangan 5-4.
Aksi kejar-kejaran gol yang terjadi bikin pertandingan penuh gairah.
Akan tetapi, gairah tersebut tidak dirasakan sepenuhnya pelatih Bayern Muenchen, Vincent Kompany.
Ia harus menyaksikan anak asuhnya berlaga jauh dari tribun karena sedang menjalani sanksi larangan mendampingi tim.
Tugas komando di pinggir lapangan bagi Harry Kane dijalankan asistennya, Aaron Danks.
Kompany memuji reaksi pemainnya yang sempat unggul lebih dulu melalui gol penalti Kane, lalu dibalas PSG sampai membalikkan skor 5-2.
Sang juara Bundesliga selamat dari kekalahan lebih telak karena mencetak dua gol balasan dalam interval tiga menit.
Gol sentuhan kepala Dayot Upamecano dan tembakan Luis Diaz memastikan defisit Bayern untuk dibayar tidak terlalu besar.
Selisih satu gol merupakan target yang realistis untuk ditebus ketika Bayern Muenchen gantian menjamu PSG.
Baca Juga: Hasil Liga Champions - Tsunami Gol di Paris, PSG Hajar Bayern Muenchen dengan Penalti Kontroversial
Penentuan tiket partai puncak akan diselenggarakan pada leg kedua semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (6/5/2026) waktu setempat.
Vincent Kompany mengakui ada sisi kekecewaan dari festival gol di Paris karena dia tak bisa terlibat langsung dalam mengatur permainan pasukannya.
Jika pelatih PSG, Luis Enrique, mengatakan laga tersebut sebagai salah satu pertandingan terbaik, Kompany bersikap sebaliknya.
"Ini tidak menyenangkan," ucap Vincent Kompany, dikutip BolaSport.com dari AP News.
"Saya tidak bisa mengambil keputusan dari jarak 80 meter."
"Tetapi saya menghargai cara para pemain merespons, dari tribun penonton yang tinggi."
"Energi tim ada di sana. Kami menderita, tetapi kami juga berbahaya."
"Biasanya, jika kebobolan lima gol tandang di semifinal Liga Champions, Anda tersingkir."
"Namun, jika Anda melihat peluang yang kami ciptakan, kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol, dan itu harus memberi kami kepercayaan diri."
"Kami melihat hari ini bahwa pertandingan bergantung kepada detail terkecil. Detail-detail ini akan sama pentingnya minggu depan."
"Di kandang, kami harus siap memberikan segalanya, dan itu termasuk para penggemar kami."
"Sangat penting bahwa 75.000 penggemar yang hadir memberikan segalanya."
"Kami harus menang, dan kami membutuhkan dukungan dari para penggemar untuk melakukannya," tegas mantan kapten Man City.
Pada pertandingan lain, Atletico Madrid bersiap menjamu Arsenal dalam semifinal pertama di Metropolitano Stadium, Rabu (29/4/2026) waktu setempat.
Pemenang dari sepasang duel semifinal ini akan melenggang ke final Liga Champions yang diselenggarakan di Puskas Arena, Budapest, 30 Mei 2026.