Presiden Klub Kasihan kepada Pemain Tak Pernah Menang sejak November 2025, Madura United Pindah Kandang di Sisa Super League - Semua Halaman - Bolasport
Presiden Klub Kasihan kepada Pemain Tak Pernah Menang sejak November 2025, Madura United Pindah Kandang di Sisa Super League - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 10 April 2026 | 09:15 WIB
BOLASPORT.COM - Madura United memutuskan pindah kandang untuk sisa laga Super League dari Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan ke Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan.
Salah satu klub Super League yang berjuang menghindari degradasi, Madura United memutuskan memindahkan kandangnya di sisa laga Super League.
Kabar ini dirilis resmi lewat pengumuman klub pada Kamis (9/4/2026).
Madura United memutuskan pindah kandang dari Stadion Gelora Ratu Madura Pamelingan, Pamekasan ke Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Bangkalan.
"Kita resmi berpindah kandang ke SGB. Semua akan kami lakukan demi mencari yang terbaik," ujar Manajer Madura United, Umar Wachdin.
"Ini adalah bagian dari ikhtiar kami untuk membawa Madura United FC meraih hasil maksimal."
"Seluruh perangkat pendukung pertandingan telah kami pindahkan ke SGB, termasuk LED board yang kini mulai tertata di lapangan."
"Dari sisi perizinan, proses telah menunjukkan progres positif, dengan lampu hijau dari LIB, Risk Assessment, serta Forkopimda Kabupaten Bangkalan," tambahnya.
Madura United memang dalam tren negatif karena tak pernah menang dalam 14 laga beruntun.
Kemenangan terakhir Laskar Sape Kerrab didapat pada 9 November 2025 saat mengalahkan Persijap 2-1.
Pergantian kandang ini juga sebagai upaya Madura United kembali ke jalur kemenangan yang sudah 5 bulan tak didapat.
Madura United memiliki 4 laga kandang dari 8 pertandingan tersisa di Super League 2025-2026.
Baca Juga: Persib dan Borneo Kuasai Tiket Asia, Peringkat 3 dan 4 Tidak Dikirim ke ASEAN Club Championship?
Mencetak 2 gol dalam laga melawan Madura United, Selasa (3/3/2026), striker Malut United, David da Silva (tengah), melesat ke puncak daftar top scorer Super League 2025-2026. (MALUT UNITED FC)
"Kami berharap perpindahan venue ini menjadi cambuk semangat bagi Laskar Sapeh Kerrab untuk tampil lebih ngotot di setiap pertandingan," kata Umar Wachdin.
"Dukungan suporter juga kami yakini akan menjadi energi tambahan yang sangat berarti bagi para pemain di lapangan."
"Semoga setiap ikhtiar ini menjadi jalan menuju hasil yang terbaik," imbuhnya.
Sementara itu, Presiden Madura United, Achsanul Qosasi merasa kasihan kepada pemainnya yang sudah lama tak merasakan kemenangan.
"Entah apa yg terjadi di musim ini, walaupun sudah bermain baik dg semangat tinggi, tapi kami selalu diberi hasil yg tak baik," ujarnya dilansir dari instagram pribadinya.
"Sampai kasihan saya melihat pemain.. Kami tak akan menyerah dengan upaya yg maksimal."
"Semoga langit SGB dan Semesta Bangkalan memberikan kemudahan," tambahnya.
Baca Juga: Eks Bek Juventus Masih Sakit Hati dengan Perlakuan Massimiliano Allegri di 2016-2017
Presiden Madura United yang juga anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi ditetapkan sebagai tersangka korupsi kasus BTS 4G. Dia diduga menerima uang kurang lebih Rp40 miliar. (Istimewa)