Piala Asia U-17: Indonesia Dilarang Ciut Sebelum Bertanding - detik
Piala Asia U-17: Indonesia Dilarang Ciut Sebelum Bertanding

Jakarta -
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto meminta para pemainnya tak gentar melihat lawan di Piala Asia U-17. Meski persaingan grup ketat, Mathew Baker dkk dilarang ciut sebelum tanding.
Timnas Indonesia U-17 masuk dalam grup berat setelah Jepang, China, dan Qatar ikut tergabung di dalam Grup B. Lawan-lawan Timnas Indonesia ini tentu bukan lah pesaing mudah.
Dalam sejarahnya, ketiga tim tersebut pernah meraih gelar juara Piala Asia U-17. Jepang bahkan menjadi negara paling sukses di ajang Piala Asia U-17. Mereka sudah mengoleksi empat kali juara dengan 2023 terakhir kali.
Sementara China tercatat dua kali menang tahun 1992 dan 2004, dan Qatar sering menembus final.
Kurniawan Dwi Yulianto sadar betul lawan yang dihadapi para pemainnya ini bukan perkara gampang. Tapi dia juga tak ingin atletnya ciut sebelum berjuang.
"Ya kita tahu tim lawan, mereka kuat, tapi kembali lagi, kita tak boleh kalah sebelum bertanding, dan itu yang selalu kami tekankan ke para pemain. Bahwa kita harus percaya diri dan meningkatkan motivasi," kata Kurniawan di Lapangan A, GBK, pada Jumat (24/4/2026).
Pelatih yang karib disapa Si Kurus ini percaya hal yang terkadang dianggap sepele atau underdog dapat melakukan sesuatu yang di luar dugaan.
Makanya, ia berharap skuad asuhannya bisa tetap fokus terhadap lawannya. "Siapapun lawannya harus tetap full konsentrasi 90 menit lah," ujarnya.
Kurniawan juga percaya diri setiap tim mempunyai kans menang yang sama di babak penyisihan grup.
"Bagi saya setiap saat, di event apapun, sebagai pemain maupun pelatih, selagi kita belum melakukan start pertandingan semua tim punya peluang yang sama," kata Kurniawan.
"Artinya saya ingin pemain punya mental, dan yang pasti dalam pertandingan level Asia, mereka tak melakukan kesalahan-kesalahan yang elementary, yang akhirnya menjadi bumerang tim kita," tegasnya.
(mcy/aff)