0
News
    Home Berita Featured Liga Indonesia Persija Jakarta Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Pemain Persija Disindir The Jakmania soal Banjir Kartu, Mauricio Souza Angkat Bicara - Bolasport

    6 min read

     

    Pemain Persija Disindir The Jakmania soal Banjir Kartu, Mauricio Souza Angkat Bicara
    Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, sedang memberikan sedikit hadiah ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026) malam. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COMMUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Sorotan tajam dari The Jakmania terkait banyaknya kartu yang diterima Persija Jakarta sepanjang kompetisi akhirnya mendapat tanggapan langsung dari sang pelatih, Mauricio Souza.

    Ia tidak menampik bahwa kritik tersebut memiliki dasar yang kuat, mengingat timnya telah kehilangan sejumlah poin penting akibat akumulasi kartu.

    Souza menilai, para suporter memiliki hak penuh untuk menyuarakan kekecewaan mereka.

    Dalam pandangannya, persoalan kartu memang menjadi salah satu faktor yang cukup mengganggu konsistensi Persija musim ini.

    Ia bahkan membandingkan dengan tim-tim papan atas yang dinilai lebih minim terkena dampak dari situasi serupa.

    Banyak sekali pertandingan yang hasilnya membuat Persija kalah akibat hukuman kartu.

    Baca Juga: Peluang Juara Persebaya Menipis, Begini Rencana Bernardo Tavares untuk Musim Depan

    Persija pun menjadi klub terbanyak ketiga yang mengoleksi kartu kuning dan merah.

    Situasi ini berbeda dengan Persib Bandung dan Borneo FC yang jarang mendapatkan hukuman tersebut.

    Ketiga klub tersebut sedang berpacu untuk menjadi juara Super League 2025/2026.

    "Kami kehilangan banyak poin di kompetisi karena kartu."

    "Dan kita melihat hal ini tidak terjadi pada tim-tim yang berada di papan atas,” ujar Souza.

    Pernyataan ini menegaskan bahwa persoalan disiplin menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jika Persija ingin tetap bersaing.

    Meski demikian, pelatih asal Brasil tersebut juga menyoroti adanya momen-momen yang menurutnya kurang adil bagi timnya.

    Baca Juga: Kejutan Persijap Hentikan Laju Bhayangkara FC, Moussa Sidibe Dikantongi Bek Timnas Niger

    Ia merasa dalam beberapa situasi, keputusan wasit terkesan terlalu kaku terhadap pemain Persija.

    Hal ini, menurutnya, turut memengaruhi jumlah kartu yang diterima tim.

    Souza mencontohkan beberapa insiden di lapangan yang dianggap janggal.

    Salah satunya terjadi di area penalti Persija, di mana hanya Allano Lima yang mendapat kartu kuning saat pertandingan melawan Persebaya Surabaya.

    Selain itu, ia juga menyinggung pelanggaran keras terhadap Rayhan Hannan dalam skema serangan balik yang tidak berujung kartu bagi pemain lawan.

    “Namun saya juga merasa bahwa di beberapa momen, ada kriteria yang sangat kaku terhadap pemain Persija,” lanjutnya.

    Pernyataan ini menunjukkan bahwa selain faktor internal, Souza juga melihat adanya faktor eksternal yang ikut berperan dalam tingginya jumlah kartu yang diterima timnya.

    Baca Juga: Cukup 1 Laga, Mauricio Souza Putuskan Cyrus Margono Belum Layak Jadi Kiper Nomor Satu Persija

    Terlepas dari itu, Souza menegaskan bahwa dirinya terus melakukan evaluasi bersama para pemain.

    Ia secara khusus menuntut anak asuhnya untuk tetap menjaga keseimbangan emosi, tidak terpancing provokasi, dan mampu bermain dengan kepala dingin dalam situasi apa pun.

    "Jadi saya bisa katakan lagi bahwa suporter mempunyai alasan yang tepat."

    "Tim kami merupakan klub profesional dan berpengalaman."

    "Kedepannya tidak bola lagi mendapatkan kartu-kartu seperti yang sudah kami terima," tutup Souza.

     


    Komentar
    Additional JS