0
News
    Home Berita Fadly Alberto Featured Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Pelatih Asal Brazil ini Kritisi Kasus Fadly Alberto, Singgung Pemain Bola Indonesia butuh Bimbingan Psikolog - tvOne

    20 min read

     

    Pelatih Asal Brazil ini Kritisi Kasus Fadly Alberto, Singgung Pemain Bola Indonesia butuh Bimbingan Psikolog


    Selain netizen, pelatih kelahiran Brazil ini juga ikut mengkritik atau berkomentar soal kasus tendangan kungfu Fadly Alberto.

    • Reporter :

      Tim tvonenews.com

    • Editor :

    Rabu, 22 April 2026 - 04:55 WIB

    Pelatih Asal Brazil ini Kritisi Kasus Tendangan Kungfu Fadly Alberto, Singgung Pemain Bola Indonesia butuh Bimbingan Psikolog

    Sumber :

    • viva.co.id

    JakartatvOnenews.com- Siapa sangka Pelatih asal Brazil ini ikut menyoroti kasus tendangan kungfu Fadly Alberto, pemain Bhayangkara Presisi FC.

    Kasus tendangan kungfu Fadly Alberto memang menuai kritikan dari netizen dan berbagai pihak. Setelah videonya viral di media sosial (Medsos).

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Pelatih asal Brazil ini bernama Jacksen F Tiago, ayah dari pemain bola Hugo Samir. Ia menyayangkan tindakan pemain timnas Indonesia U20, Fadly Alberto.

    Bintang Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto arahkan tendangan kungfu ke pemain lawan

    Bintang Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto arahkan tendangan kungfu ke pemain lawan

    Sumber :

    • Instagram @smgfootball

    Dia pun menilai peristiwa itu, dari sudut pandang sebagai pelatih sepakbola dan ayah. Jacksen Tiago mengkritik pemain sepakbola tidak hanya berorientasi pada performa agau hasil. 

    Namun, mantan Pelatih timnas Indonesia itu juga mengatakan perlu atau pentingnya bimbingan psikologis olahraga disetiap pemain.

    Baca Juga

    "Saya mengusulkan agar ke depan kita memiliki gerakan yang lebih terarah dalam bidang psikologi olahraga melalui kerjasama dengan institusi atau tenaga ahli yang kompeten," katanya dalam akun instagramnya, Selasa (21/4).

    Menurutnya, aspek pembinaan secara psikologis juga dibutuhkan bagi setiap pemain sepakbola atau atlet. 

    Fadly Alberto, Bintang Timnas U-17

    Fadly Alberto, Bintang Timnas U-17

    Sumber :

    • instagram albrtoo_10

    Tujuannya baik, tidak hanya berorientasi pada hasil bagus. Tapi juga pada pembentukan karakter manusia baik pula. 

    "Di sisi lain, kita juga harus jujur mengakui bahwa musim ini terdapat kemajuan yang sangat baik dari sisi organisasi, kurikulum serta konsep kepelatihan itu adalah fondasi yang sangat penting dan patut kita apresiasi," jelas eks pelatih timnas pada 2013 lalu.

    "Namun ada satu aspek yang menurut saya harus menjadi Fokus utama ke depannya yaitu investasi pada manusia," pesannya.

    Kemudian daripada itu, Jacksen juga mengingatkan ke seluruh pemain. Kejadian yang Alberto alami dijadikan pembelajaran bersama. 

    Pelatih Asal Brazil ini Kritisi Kasus Tendangan Kungfu Fadly Alberto, Singgung Pemain Bola Indonesia butuh Bimbingan Psikolog

    Pelatih Asal Brazil ini Kritisi Kasus Tendangan Kungfu Fadly Alberto, Singgung Pemain Bola Indonesia butuh Bimbingan Psikolog

    Sumber :

    • viva.co.id

    Pasalnya, arah pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada performa. Juga bisa pada sisi human development secara menyeluruh.

    Sebelumnya, Fadly Alberto merupakan pemain timnas Indonesia U20 yang dibina Pelatih Nova Arianto. Ia sudah meminta maaf, setelah menendang satu pemain, Dewa United

    Ucapan maafnya itu, disampaikan melalui akun pribadi Fadly Alberto, pemain kelahiran Timika yang menyesali perbuatannya tersebut.

    "Assalamualaikum wr wb dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20," ucap Fadly Alberto Hengga dikutip dari Instagram pribadinya pada Selasa (21/4).

    "Kemudian untuk Timnas Indonesia saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Timnas Indonesia," sambungnya tanpa ekspresi sejak awal bicara.

    Buntut dari tendangan kungfu Fadly Alberto mengenai pemain Dewa United, Rakha Nurkholis. Ia merasa menyesal atas tindakannya yang menanti sanksi dari PSSI.

    Pemain timnas U20 itu juga meminta maaf kepada klubnya Bhayangkara Presisi Lampung dan kepada teman-teman setimnya. Alberto akui perbuatan bodohnya memberikan dampak yang buruk. 

    "Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, saya minta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim," sambung Fadly.

    "Kemudian untuk Timnas Indonesia saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Timnas Indonesia," katanya tanpa ekspresi sejak awal bicara.

    Tidak lupa juga, pemain bertalenta tersebut meminta maaf kalau perilaku bodohnya tersebut juga sudah membuat gaduh di tengah publik Indonesia. 

    Dengan sadar ia akui tendangan kungfunya itu mengenai salah satu pemain Dewa United, dalam ajang EPA U-20 musim 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4).

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    "Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya," kata Fadly menambahkan, dalam akunnya @albrtoo_10.(klw)

    Jangan Lewatkan

    Harga Gas Elpiji Melejit, Dedi Mulyadi Minta Warga Jawa Barat Kembali ke Kayu Bakar dan Biogas Sebagai Alternatif

    Harga Gas Elpiji Melejit, Dedi Mulyadi Minta Warga Jawa Barat Kembali ke Kayu Bakar dan Biogas Sebagai Alternatif

    Terhitung sejak 18 April 2026, masyarakat Jawa Barat harus merogoh kocek lebih dalam seusai harga gas elpiji melonjak. Dedi Mulyadi minta warga lakukan ini.

    Comeback Epik Inter Milan! Como Dipaksa Menangis di Semifinal Cobba Italia

    Comeback Epik Inter Milan! Como Dipaksa Menangis di Semifinal Cobba Italia

    Inter Milan menunjukkan mental juara dengan melakukan comeback dramatis saat menyingkirkan Como 1907 dan melaju ke final Coppa Italia, Rabu (22/4/2026).

    Prabowo Disebut Bakal Hadiri May Day 2026, Aktivis Imbau Massa Jaga Kondusifitas

    Prabowo Disebut Bakal Hadiri May Day 2026, Aktivis Imbau Massa Jaga Kondusifitas

    Berbagai elemen pekerja direncanakan akan menyampaikan aspirasi secara terbuka di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026, pada Jumat (1/5/2026) mendatang.

    Chelsea Hancur Lebur! Brighton & Hove Albion Bantai The Blues Tanpa Ampun

    Chelsea Hancur Lebur! Brighton & Hove Albion Bantai The Blues Tanpa Ampun

    Chelsea kembali menelan hasil buruk setelah kalah 0-3 dari Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Premier League di American Express Stadium, Rabu (22/4/2026).

    Dituntut 22 Tahun Penjara, Kubu Terdakwa Kasus Laptop Chromebook Bantah Bukti JPU

    Dituntut 22 Tahun Penjara, Kubu Terdakwa Kasus Laptop Chromebook Bantah Bukti JPU

    Jaksa Penuntut Umum (JPU) PN Tipikor menuntut terdakwa dugaan kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook yakni Ibrahim Arief alias Ibam dengan hukuman pidana 22 tahun.

    Angin Kencang Terjang Lombok, 12 Rumah Warga Dilaporkan Rusak

    Angin Kencang Terjang Lombok, 12 Rumah Warga Dilaporkan Rusak

    Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengakibatkan kerusakan pada pemukiman penduduk. 

    Komentar
    Additional JS