Napoli Murka! Romelu Lukaku Mangkir Latihan, Ancaman Pemutusan Kontrak Menanti - Portal Madira
PortalMadura.com – Hubungan antara klub raksasa Serie A, Napoli, dengan penyerang andalannya, Romelu Lukaku, kini berada di titik nadir. Manajemen Il Partenopei secara resmi mengonfirmasi akan mengambil tindakan disipliner tegas setelah striker asal Belgia tersebut mangkir dari sesi latihan tim pada Selasa (31/3/2026) waktu setempat.
Ketegangan ini bermula saat Lukaku menarik diri dari skuad Timnas Belgia pekan lalu dengan alasan kebugaran. Namun, bukannya kembali ke Naples untuk menjalani pemulihan bersama staf medis klub, pemain bertubuh gempal ini justru memilih bertahan di negaranya untuk menjalani latihan personal secara ilegal.
Puncaknya, ketidakhadiran Lukaku di pusat pelatihan klub pada Selasa pagi memicu reaksi keras dari jajaran direksi. Napoli menilai tindakan ini sebagai bentuk pembangkangan yang tidak bisa ditoleransi.
“Napoli mengumumkan bahwa Romelu Lukaku tidak memenuhi panggilan hari ini menjelang sesi latihan tim. Klub berhak mengevaluasi langkah kedisiplinan serta meninjau partisipasi pemain untuk batas waktu yang tidak ditentukan,” bunyi pernyataan resmi klub.
Sanksi Berat: Dari Pembekuan Hingga Pemutusan Kontrak
Langkah Napoli diprediksi tidak akan berhenti pada denda administratif semata. Berdasarkan laporan Sky Sport Italia, tim kuasa hukum klub tengah mendalami detail kontrak pemain untuk mempertimbangkan opsi paling ekstrem.
Selain ancaman pembekuan status dari tim utama, Napoli dikabarkan sedang mengkaji kemungkinan untuk melakukan pemutusan kontrak kerja secara sepihak. Keputusan final kini berada di tangan dewan direksi yang tengah meninjau bukti-bukti indisipliner sang pemain.
Kerugian Besar Jelang Laga Kontra AC Milan
Konflik internal ini menjadi pukulan telak bagi persiapan Napoli. Pasalnya, mereka dijadwalkan melakoni laga krusial menjamu peringkat kedua, AC Milan, di Stadio Diego Armando Maradona pada Senin (6/4/2026) mendatang.
Meski kehilangan ujung tombak utama di laga sepenting itu sangat merugikan teknis tim, manajemen Napoli tampaknya lebih memilih untuk menegakkan wibawa dan kedisiplinan klub ketimbang berkompromi dengan sikap tidak profesional sang bintang.