0
News
    Home Angkat Besi Berita Featured Spesial

    Miris, Wahyu Surya Batal ke Kejuaraan Dunia Usai Diminta Pabersi Jaminan Rp339 Juta - Inilah

    5 min read

     

    Miris, Wahyu Surya Batal ke Kejuaraan Dunia Usai Diminta Pabersi Jaminan Rp339 Juta

    Haris_Medium_dfc3c72d48.avif
    atlet angkat berat asal Buleleng, Bali

    atlet angkat berat asal Buleleng, Bali

    KecilBesar

    Nasib Malang menimpa atlet angkat berat asal Buleleng, Bali, Wahyu Surya yang harus mengubur mimpinya tampil di Kejuaraan Dunia gara-gara harus membayar uang jaminan senilai Rp339 juta.

    Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @__wahyusurya, atlet yang sudah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional itu mengaku dimintai dana jaminan sebesar USD 20.000 atau sekitar Rp339 juta sebagai syarat utama sebelum keberangkatan ke The 2026 IPF World Classic Open Championships di Druskininkai, Lithuania.

    Dana tersebut, menurut Wahyu akan digunakan apabila terjadi denda selama kejuaraan, karena pengurus Perkumpulan Angkat Berat Indonesia (Pabersi) tidak memiliki anggaran untuk menanggung biaya tersebut.

    "Karena dari pengurus tidak ada dana untuk membayar itu. Dan apabila saya tidak terjadi apa apa maka uang itu akan di kembalikan, jika saya mau berangkat dunia maka harus membayar jaminan itu ke pengurus Bali itu menjadi syarat utama. uang sebanyak itu dari mana?," keluh Wahyu dalam unggahan Instagramnya.

    Seperti yang diungkap Wahyu, kalau dirinya tidak mampu memenuhi permintaan tersebut, sehingga ia memutuskan batal tampil di ajang dunia itu.

    Yang lebih menggelitik, Wahyu mengungkapkan kalau pengurus Pabersi hanya ingin memanfaatkan tenaganya untuk tampil di ajang Pra-PON dan Kejurnas.

    "Kata pengurus, tenaga saya dipersiapkan untuk prapon dan kejurnas. saya sedih. percuma saya latihan mempersiapkan kompetisi ini. Sekarang memegang bar dan caltbrate plate pun jadi malas," kata Wahyu.

    "Saya kalah dengan keadaan bukan di angkatan. semoga tuhan memberikan jalan yang terbaik," tuturnya lagi.

    Di sisi lain, Sekretaris Umum Pabersi Buleleng, I Ketut Widhi Sandiada, mengamini ihwal nominal yang disebut sang atlet.

    Namun, Widhi membantah keras tuduhan pungutan liar dari warganet, lantaran murni untuk mengantisipasi jika Wahyu mendapat sanksi dalam tes doping oleh Badan Antidoping Dunia (WADA).

    "Tidak ada pungli. Dana itu untuk jaminan tes doping ya. (Uang) itu hanya dititipkan di Pengprov. Nanti kalau misal enggak ada (sanksi), akan dikembalikan lagi," ujar Widhi di akun Instagram resmi Pabersi Buleleng, Senin (7/4/2026) kemarin.


    Komentar
    Additional JS