0
News
    Home Berita Dewa United Featured Nova Arianto Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia Timnas Indonesia U-17

    Marahnya Nova Arianto setelah Pemain Eks Timnas U-17 Indonesia Lakukan Tendangan Kungfu Saat Lawan Dewa United - Semua Halaman - Bolasport.

    5 min read

     

    Marahnya Nova Arianto setelah Pemain Eks Timnas U-17 Indonesia Lakukan Tendangan Kungfu Saat Lawan Dewa United - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Senin, 20 April 2026 | 09:21 WIB

    Nova Arianto kecewa karena pemain timnas U-20 Indonesia Fadly Alberto lakukan kekerasan di EPA U-20 saat melawan Dewa United. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Mantan pelatih timnas U-17 IndonesiaNova Arianto buka suara terkait aksi tendangan kungfu pemain di Elite Pro Academy (EPA) U-20.

    Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United pada lanjutan EPA U-20 2025/2026 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4).

    Dalam unggahan yang ramai di media sosial ada tiga pemain yang terlibat yakni Ahmad Catur, Aqilah Lissunnah, dan Fadly Alberto.

    Tiga pemain Bhayangkara tersebut melakukan penyerangan kepada tim lawan.

    Ahmad melakukan aksi tidak terpuji dengan sengaja menyerang pemain lawan yang tidak berdaya dan dua nama lain melakukan tendangan kungfu.

    Alberto sendiri adalah jebolan timnas U-17 Indonesia dan sempat mencetak gol di Piala Dunia U-17 2025 melawan Honduras.

    Baca Juga: Timnas U-17 Indonesia Terancam Tersingkir, Kurniawan Dwi Yulianto Finis Terburuk Dibanding Nova Arianto dan Bima Sakti?

    Nova kecewa dengan kejadian yang terjadi saat Bhayangkara melawan Dewa United.

    Menurutnya, ini adalah tindakan yang berlebihan dan tidak boleh dilakukan apalagi untuk pemain di kelompok umur.

    Pemain harus bisa menahan diri dan menjauhkan dari tindakan tidak suportif.

    "Melihat yang terjadi di Pertandingan EPA U-20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan."

    "Pastinya apapun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadicontoh yang baik untuk di contoh pemain lainnya," kata Nova Arianto di Instagram pribadinya.

    Another angle of that kung fu kick from Bhayangkara's Alberto Hengga in EPA U20 today ????

    ????️ IG/smgfootball https://t.co/dyB9puvBZt pic.twitter.com/McodhraPWK

    — Timnas Xtra (@TimnasXtra) April 19, 2026

    Pelatih timnas U-20 Indonesia melanjutkan, saat ini dia masih mencari fakta yang terjadi di laga tersebut.

    Dia menegaskan bahwa pemain berlabel timnas yang terlibat akan mendapatkan hukuman berat.

    Mereka seharusnya menjadi contoh yang baik agar pemain lain bisa termotivasi untuk berkembang.

    "Saat ini Kami sedang mencoba mencari tahu apa yang menyebabkan kejadian itu bisa terjadi."

    "Seandainya benar ada pemain timnas usia muda yang terlibat pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan."

    "Karena sudah seharusnya pemain timnas usia muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya," tegasnya.

    Baca Juga: Nova Arianto Bawa Indonesia ke Peringkat 3, Sejauh Mana Kurniawan Dwi Yulianto di ASEAN Cup U-17 2026?

    Selanjutnya, pemain harus memiliki rasa hormat kepada semua pihak yang ada di lapangan.

    Kekerasan dalam sepak bola harus dihentikan karena ini membuat mereka tidak bisa berkembang.

    Dia berharap masalah ini bisa segera selesai dan tidak terulang di masa depan.

    Dari kabar yang beredar, Fadly akan segera dicorat dari timnas U-20 Indonesia.

    "Selalu respect dengan apapun yang berada di lapangan."

    "Semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali," tutupnya.

    Komentar
    Additional JS