Malut United Ngempos di Putaran Kedua, Pemain Tidak Patuhi Strategi Pelatih - Semua Halaman - Bolasport
Malut United Ngempos di Putaran Kedua, Pemain Tidak Patuhi Strategi Pelatih - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 13 April 2026 | 07:00 WIB
Gol David Silva tidak bisa menyelamatkan Malut United dari kekalahan 1-2 saat menjamu Dewa United, Minggu (12/4/2026) di Ternate. (MALUT UNITED FC)
BOLASPORT.COM - Raihan hasilnya pada putaran kedua Super League merosot jauh dibandingkan paruh pertama, Malut United ngempos.
Di awal musim menargetkan mengejar gelar juara, Malut kembali mendapatkan hasil buruk dalam laga terbaru.
Pada pekan ke-27, Minggu (12/4/2026) di kandang sendiri, Laskar Kie Raha takluk 1-2 dari Dewa United.
Tertinggal lebih dulu pada menit ke-22 lewal gol Alex Martin, Malut sempat menyamakan skor berkat penalti David da Silva di akhir babak pertama.
Namun pada injury time, Dewa United kembali mencetak gol lewat Martin.
Hasil ini memperpanjang tren penurunan performa tim asuhan Hendri Susilo di paruh kedua kompetisi.
David da Silva dkk. seperti ngempos atau kehilangan daya jika membandingkan performanya di putaran pertama.
Dalam 17 pertandingan pertama, Malut United menang 10 kali, 4 kali imbang, dan 3 kali kalah.
Mereka meraih 34 poin atau rata-rata 2 angka per pertandingan.
Baca Juga: Hasil Super League - Gol Injury Time Alex Martins Bawa Dewa United Permalukan Malut United
Sekarang di paruh kedua kompetisi, raihan hasil Malut ambrol.
Dalam 10 pertandingan, mereka hanya menang 3 kali, imbang 3 kali, dan kalah 4 kali.
Rata-rata poin yang didapatkan pada putaran kedua hanya 1,2 poin per pertandingan.
Malut United memang masih aman berada di peringkat 4 klasemen.
Akan tetapi, mimpi menjadi juara praktis sudah kandas karena sekarang mereka tertinggal 18 poin dari Persib yang memuncaki klasemen sementara kompetisi tinggal menyisakan 7 pertandingan.
Dalam jumpa pers setelah kalah dari Dewa United, Hendri mengeluhkan para pemain yang dia sebut tidak mematuhi strategi yang diterapkan.
"Lagi-lagi kami gagal menang. Tentu hasil ini mengecewakan. Para pemain tidak patuh dengan game plan yang disiapkan pelatih.”
"Sebenarnya banyak peluang yang kami ciptakan tetapi kami gagal memaksimalkannya menjadi gol."
"Di sisi lain, tim lawan hanya memiliki sedikit peluang yang bisa langsung berbuah gol karena ketidakdisiplinan lini pertahanan kami."
Hal senada disampaikan perwakilan pemain Malut United, Abduh Lestaluhu, yang menilai Dewa United mampu memaksimalkan kesalahan di lini belakang.
"Kami banyak menciptakan peluang tetapi gagal membuat gol sementara Dewa dapat memanfaatkan kesalahan kami dengan baik," kata Abduh.
Hendri menyayangkan hasil minor yang dialami anak asuhannya karena membuat posisi tim terancam.
Antara Malut United dengan Bhayangkara FC, Persebaya, Persita, dan Dewa United sekarang cuma dipisahkan 6 poin.
Jika performa ini tak diperbaiki, bisa-bisa Laskar Kie Raha bahkan tidak dapat bertahan di 4 besar.
Hendri pun menyatakan akan mengambil tindakan tegas terhadap para pemain yang tak mau mengikuti game plan tim pelatih.
"Kami tidak akan menyerah dan tetap berjuang hingga akhir kompetisi," ucapnya.
"Ke depan, mungkin ada sejumlah perubahan. Tentu kami ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Maluku Utara dan Maluku."
Selanjutnya Malut United akan bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, untuk menghadapi Bali United dalam laga pekan ke-28 Super League 2025-2026 pada Minggu (19/4/2026).