0
News
    Home Berita Dean James Featured KNVB Liga Belanda Paspor Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    KNVB Buka Suara Soal Polemik Paspor Dean James dll di Liga Belanda - Kompas

    7 min read

     

    KNVB Buka Suara Soal Polemik Paspor Dean James dll di Liga Belanda



    KOMPAS.com – KNVB akhirnya angkat bicara terkait polemik paspor di Liga Belanda yang antara lain melibatkan pemain-pemain Timnas Indonesia.

    Federasi sepak bola Belanda tersebut mengakui bahwa situasi ini berdampak pada klub dan pemain, terutama terkait status kewarganegaraan dan izin bermain.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    “Kami memahami bahwa hal ini berdampak pada klub dan pemain,” ujar juru bicara KNVB, dikutip dari Sportnieuws.nl.

    "Namun, pemain bertanggung jawab melaporkan perubahan kewarganegaraan, sementara klub bertanggung jawab memastikan pemain yang diturunkan memenuhi syarat."

    Momen Bus Ratchaburi Dikawal Ketat Polisi Usai Singkirkan Persib

    Baca juga: Kata Justin Hubner Soal Polemik Paspor Pemain Diaspora di Liga Belanda

    Sejumlah klub Eredivisie memilih tidak mengambil risiko dengan menepikan sementara pemain yang memiliki kewarganegaraan ganda, terutama yang terkait dengan paspor Suriname dan Indonesia.

    Ada 4 Nama Pemain Timnas Indonesia yang Namanya Tersangkut Kasus:

    Beberapa nama yang terdampak lainnya melibatkan kewarganegaraan Suriname: Dylan Vente (SC Heerenveen), Etienne Vaessen (FC Groningen), Justin Lonwijk (Fortuna), Djevencio van der Kust (Heracles), Richonell Margaret (Go Ahead Eagles), Tjaronn Chery dan Virgil Misidjan (keduanya NEC).

    Baca juga: Kata-kata Sumardji soal Polemik Dean James di Timnas Indonesia

    Langkah ini diambil karena tengah ada ketidakjelasan terkait kepemilikan izin kerja yang sah untuk tampil di kompetisi profesional Belanda.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    KNVB menegaskan bahwa setelah kasus ini menjadi jelas, tindakan penyesuaian langsung dilakukan sesuai regulasi yang berlaku.

    Kasus Maarten Paes Jadi Contoh

    Di tengah polemik tersebut, Ajax disebut sebagai contoh penanganan polemik paspor yang tepat.

    Baca juga: John Herdman Jelaskan Peran Diks, Bahas Absensi Marselino dan Miliano

    Klub asal Amsterdam itu mengurus sendiri seluruh proses administrasi terkait status penjaga gawang Maarten Paes yang didatangkan dari FC Dallas.

    Saat diketahui Paes tidak lagi memiliki kewarganegaraan Belanda dan sudah menyandang jadi Warga Negara Indonesia, Ajax segera mengurus izin tinggal dan izin kerja agar sang pemain tetap memenuhi syarat tampil.

    “Peran KNVB dalam transfer Paes sangat terbatas. Ajax melakukan investigasi sendiri dan mengurus izin yang diperlukan sehingga pemain dapat dinyatakan layak bermain,” demikian pernyataan KNVB.

    Komentar Direktur Go Ahead Eagles

    Direktur Umum Go Ahead Eagles Jan Willem van Dop mengonfirmasi larangan dari KNVB membuat para pemain tidak dapat mewakili klub dalam pertandingan maupun sekadar mengikuti sesi latihan harian.

    Van Dop mendesak otoritas segera memberikan kejelasan status hukum untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

    Baca juga: Hindari Risiko, Go Ahead Eagles Pilih Parkir Dean James Imbas Polemik Paspor

    Ia menyoroti pengajuan prosedur percepatan penyelesaian sengketa yang memakan waktu cukup lama.

    "Saya memahami prosedur percepatan sedang diajukan. Namun normalnya, prosedur percepatan sekalipun memakan waktu tiga bulan. Jadi kita harus berharap itu tidak menjadi situasi saat ini dan menanti keputusan keluar lebih cepat," tutur Van Dop.

    Penyelidikan KNVB berawal dari protes NAC Breda terhadap partisipasi Dean James usai kekalahan 0-6 mereka dari Go Ahead Eagles serta aduan TOP Oss terhadap Nathan Tjoe-A-On (Willem II) usai kalah 1-3.

    Hukum negara Belanda menggugurkan paspor warga negaranya saat mereka mewakili negara lain, sehingga memaksa klub mendaftarkan pemain sebagai pekerja non Uni Eropa dengan syarat kepemilikan izin kerja dan standar gaji minimum 600 ribu Euro per tahun bagi pemain berusia 21 tahun ke atas.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS