Kalah dari Atletico, Barcelona Komplain dan Ajukan 4 Tuntutan ke UEFA - Bolasport
BOLASPORT.COM – Barcelona melayangkan komplain ke UEFA dan mengajukan 4 tuntutan imbas kekalahan yang didapatkan dari Atletico Madrid di Liga Champions.
Dua tim ini bersua di leg pertama perempat final yang berlangsung di Camp Nou, Kamis (9/4/2026) WIB.
Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Barcelona menyerah dengan skor 0-2 dari Atletico Madrid.
Dua gol tim tamu masing masing dicetak oleh Julian Alvarez pada menit ke-44 dan Alexander Sorloth pada menit ke-70.
Kekalahan tersebut masih mengganjal bagi Blaugrana seiring adanya insiden yang dianggap merugikan mereka.
Salah satu insiden yang dianggap merugikan Los Cules adalah potensi penalti pada menit ke-54 karena pelanggaran yang dilakukan bek lawan, Marc Pubil.
Pada waktu tersebut, Los Rojiblancos melakukan tendangan gawang dan tampak kipernya, Juan Musso, mengoper bola ke Pubil.
Bola hasil operan tersebut kemudian ditahan Pubil dengan tangannya dan membuat Barcelona memprotes insiden itu ke wasit.
Karena potensi penalti itu diabaikan, klub raksasa Catalunya tersebut langsung komplain ke UEFA dan mengajukan 4 tuntutan.
Barça is considering filing a formal complaint over the obvious Pubill handball penalty. Not that it will matter.
— total Barça (@totalBarca) April 8, 2026
@santiovalle pic.twitter.com/9LAQd5hxoC
Baca Juga: Leg 1 Perempat Final Liga Champions Neraka bagi Tuan Rumah, Remontada Barcelona Harus Bikin Sejarah
Komplain dan tuntutan ini tertuang dalam rilis yang dikeluarkan oleh kampiun Liga Champions 5 kali tersebut.
Dalam rilisnya, mereka mengeluhkan tindakan wasit utama dan wasit VAR yang tak mengintervensi kejadian tersebut.
"Barcelona menginformasi bahwa tim hukum klub telah mengajukan pengaduan kepada UEFA," demikian isi pernyataan klub.
"Klub berpendapat bahwa wasit tidak mematuhi peraturan yang berlaku, yang secara langsung memengaruhi jalannya pertandingan dan hasilnya."
"Keluhan tersebut berpusat pada tindakan spesifik. Pada menit ke-54 pertandingan, setelah permainan dimulai kembali dengan benar, seorang pemain lawan mengambil bola di area mereka."
"Barcelona menilai bahwa keputusan ini, bersama dengan kurangnya intervensi serius dari VAR, merupakan kesalahan besar," lanjutnya.
Dalam protesnya ini, Blaugrana juga mengajukan 4 tuntutan ke induk olahraga sepak bola Eropa tersebut.
Tuntutan tersebut meminta agar UEFA membuka penyelidikan, akses ke komunikasi wasit, pengakuan resmi atas kesalahan itu, serta tindakan atas kejadian itu.
"Oleh karena itu, klub telah meminta agar penyelidikan dibuka, akses ke komunikasi wasit, pengakuan resmi atas kesalahan tersebut, dan penerapan langkah-langkah yang relevan," pungkas Barcelona.
Baca Juga: Barcelona Keok di Liga Champions, Hansi Flick Protes Wasit: Apa Gunanya VAR?
Sementara itu, pelatih Barcelona, Hansi Flick, sempat menuding jika VAR terlalu berpihak ke Atletico saat pertandingan berjalan.
Menurutnya hal ini dibuktikan dengan kartu merah Pau Cubarsi yang lahir setelah wasit mengintervensi pelanggarannya lewat VAR.
Pelatih asal Jerman itu menilai jika tindakan Pubil yang melakukan handball di kotak penaltinya sendiri layak diganjar kartu merah dan Barcelona pantas dihadiahi penalti.
"VAR sangat fokus pada Atletico hari ini," tuturnya pascalaga dikutip BolaSport.com dari BBC Sport.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi dalam situasi di mana kiper memulai permainan dan bek menghentikan bola dengan tangan. Bagi saya, itu jelas kartu merah dan penalti," imbuhnya.