Hasil Thomas Cup 2026 - Kacau Jonatan Christie Tertikung saat Match Point, Wajah Indonesia Tercoreng di Partai Pembuka - Semua Halaman - Bolasport
Hasil Thomas Cup 2026 - Kacau Jonatan Christie Tertikung saat Match Point, Wajah Indonesia Tercoreng di Partai Pembuka - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 26 April 2026 | 15:13 WIB
BOLASPORT.COM - Jonatan Christie gagal mendapatkan poin untuk Indonesia pada lanjutan penyisihan Grup D Thomas Cup 2026 melawan Thailand.
Laga kedua penyisihan Grup D melawan Thailand hari ini, Minggu (26/4/2026) dibuka dengan Jonatan Christie yang tampil sebagai amunisi pertama.
Bertempat di Forum Horsens, Horsens, Denmark, Jonatan kalah dari Kunlavut Vitidsarn melalui tiga gim dengan skor 16-21, 22-20, 20-22.
Dengan kekalahan ini membuat Indonesia untuk sementara tertinggal 0-1 dari Thailand.
Vitidsarn membuka angka lebih dulu dengan memanfaatkan pertahanan Jonatan yang kurang baik pada awal gim pertama.
Tertinggal 4 poin, Jonatan akhirnya pecah telur dan merebut 2 angka beruntun menyusul pukulan kurang akurat dari Vitidsarn.
Keberhasilan Jonatan dalam meningkatkan tempo permainan membuat Indonesia mengambil alih momentum keunggulan.
Pukulan bertubi-tubi Jonatan menyulitkan Vitidsarn yang kehilangan total 8 poin beruntun dengan tertinggal 4-8.
Sempat lengah dan memberi ruang kepada Vitidsarn untuk berkembang, Jonatan masih mampu bertahan dan menutup interval pertama dengan unggul 11-8.
Baca Juga: Hasil Thomas Cup 2026 - Jonatan Christie Beda Level, 1 Amunisi Juara Afrika Digulung dalam 28 Menit
Usai jeda, kendali permainan masih berada di tangan Jonatan dengan berhasil menambah poin terlebih dulu.
Pemain peringkat kedua dunia itu tidak tinggal diam, dia berhasil mengejar Jonatan usai mengamankan 4 poin secara beruntun.
Ruang pertahanan Jonatan tidak berjalan dengan baik sehingga Vitidsarn mampu berbalik unggul di masa-masa krusial usai mendapatkan 3 poin beruntun.
Tanpa kesulitan, Vitidsarn mengamankan gim pertama dengan unggul 21-16 atas Jonatan.
Dominasi permainan langsung ditunjukkan oleh tunggal putra peringkat kelima dunia itu untuk mengamankan 4 poin beruntun dari Vitidsarn pada awal gim kedua.
Unggul 5 poin, kelengahan mulai ditunjukkan Jonatan sehingga Vitidsarn mendekat denagn torehan 3 angka secara beruntun.
Tensi pertandingan berjalan ketat sebelum akhirnya Vitidsarn merebut interval gim kedua dengan unggul tipis 11-10.
Usai jeda, intensitas permainan berjalan dalam tempo yang sedang dan diwarnai oleh aksi saling bergantian mencetak angka dari kedua tungal putra itu.
3 kali berbagi angka, Vitidsarn masih solid untuk mengukir keunggulan hingga laga memasuki poin-poin tua.
Dengan permainan yang sulit berkembang, Jonatan sempat memaksa Vitidsarn menjalani set point sebelum menang 22-20.
Gim ketiga, pertandingan langsung berjalan sengit di mana Jonatan dan Vitidsarn saling berbagi angka dua kali.
Dengan permainan yang tenang, Jonatan mulai nyaman menemukan sentuhan terbaiknya untuk unggul 3 poin atas Vitidsarn.
Perlawanan Vitidsarn mulai intens dalam mengejar ketertinggalannya, Jonatan pun berhasil ditikung pada interval ketiga dengan skor 11-10.
Usai jeda, Jonatan dan Vitidsarn langsung meningkatkan tensi pertandingan dengan berbagi angka tiga kali.
Walau tersendat dan berhasil disamakan, Jonatan sempat menorehkan keunggulan dan meraih match point dengan skr 20-17.
Alih-alih memanfaatkannya dengan baik, Jonatan justru tertikung dan kalah dengan skor 20-22.