0
News
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Fajar Alfian Featured Spesial Thomas Cup Thomas-Uber Cup

    Hasil Thomas Cup 2026: Indonesia Disingkirkan Prancis, Tangis Fajar Alfian Pecah di Lapangan - Inilah

    4 min read

     

    Hasil Thomas Cup 2026: Indonesia Disingkirkan Prancis, Tangis Fajar Alfian Pecah di Lapangan

    Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com + Gabung

    KecilBesar

    Air mata membasahi pipi kapten tim putra Indonesia untuk Piala Thomas 2026 Fajar Alfian saat melangkah ke lapangan Forum Horsens. Pemandangan menyayat hati itu seakan menjadi gambaran utuh nasib Tim Thomas Indonesia di Piala Thomas 2026—tersingkir lebih cepat dari yang pernah dibayangkan.

    Indonesia resmi gugur di fase grup setelah takluk 1-4 dari Prancis pada laga penentu Grup D di Forum Horsens, Denmark, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini sekaligus mengukir sejarah kelam: pertama kalinya Tim Garuda gagal lolos dari fase grup sepanjang keikutsertaannya di turnamen beregu putra paling bergengsi tersebut.

    Sebelumnya, hasil terburuk Indonesia di Thomas Cup hanya tersingkir di babak perempat final pada edisi 2012—sangat jauh dari tradisi sebagai juara 14 kali, terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

    Jojo dan Alwi Tumbang

    Petaka diawali dari pundak tunggal pertama Jonatan Christie. Tampil di partai pembuka, Jojo gagal mengimbangi permainan eksplosif Christo Popov dan tumbang dua gim langsung 19-21, 14-21.

    Beban berat lalu pindah ke Alwi Farhan. Sayangnya, juara Dunia Junior 2023 itu tak mampu meredam pukulan keras Alex Lanier dan menyerah 16-21, 19-21. Indonesia tertinggal 0-2 dengan tekanan yang kian mencekik.

    "Karena memang sekarang posisinya kami juga membutuhkan kemenangan, rasa itu cukup menghantui saya. Dan saya lebih merasakan pressure," ungkap Alwi dalam keterangan resmi PP PBSI.

    "Hari ini tidak terlalu berbeda pola yang diterapkan lawan tapi dia power-nya sangat besar ya, jadi antisipasinya tadi saya beberapa kali lepas," imbuhnya.

    Ginting Tumbang Lewat Drama Tiga Gim

    Asa terakhir Indonesia bertumpu pada pengalaman Anthony Sinisuka Ginting. Tampil di tunggal ketiga melawan Toma Junior Popov, Ginting menyajikan perlawanan paling sengit malam itu.

    Ginting sukses mengamankan gim pertama dengan skor tipis 22-20, sempat menyalakan harapan Tim Garuda. Namun, Toma Junior membalas di gim kedua dengan kemenangan 21-15. Drama puncak tersaji di gim penentu—kedua pemain saling kejar angka hingga deuce, sebelum Ginting harus menyerah 20-22.

    Kekalahan Ginting otomatis mengunci nasib Indonesia. Skor 0-3 untuk Prancis sudah tak mungkin dibalik di dua partai tersisa.

    Sabar/Reza Tutup Pesta Pahit, Fajar/Fikri Selamatkan Muka

    Kondisi makin runyam setelah ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani turun di partai keempat. Pasangan ini tumbang dua gim langsung 19-21, 19-21 dari Eloi Adam/Leo Rossi—skor identik yang menyakitkan.

    Setidaknya Indonesia masih bisa menyelamatkan muka di partai kelima. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang turun dengan air mata di mata Fajar tampil garang melawan duet Popov bersaudara, Christo Popov/Toma Junior Popov. FajRi—sapaan akrab pasangan ini—menang lewat rubber game dengan skor 21-18, 19-21, 21-11.

    Sayangnya, kemenangan tersebut hanya formalitas. Skor akhir 1-4 untuk Prancis sudah cukup memastikan Tim Garuda angkat koper lebih awal.

    Hasil Lengkap Indonesia vs Prancis di Thomas Cup 2026

    1. MS1: Jonatan Christie vs Christo Popov: 19-21, 14-21
    2. MS2: Alwi Farhan vs Alex Lanier: 16-21, 19-21
    3. MS3: Anthony Sinisuka Ginting vs Toma Junior Popov: 22-20, 15-21, 20-22
    4. MD1: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Eloi Adam/Leo Rossi: 19-21, 19-21
    5. MD2: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Christo Popov/Toma Junior Popov: 21-18, 19-21, 21-11
    Komentar
    Additional JS