Bukan Mandalika! Ini 3 Sirkuit Favorit Toprak Razgatlioglu yang Bikin Lawan Auto Kena Mental, Kok Bisa? - Pontianak Post
Bukan Mandalika! Ini 3 Sirkuit Favorit Toprak Razgatlioglu yang Bikin Lawan Auto Kena Mental, Kok Bisa?
PONTIANAK POST - Jagat balap motor dunia tengah menyoroti gebrakan Toprak Razgatlioglu, sensasi asal Turki sekaligus jawara tiga kali WSBK yang kini menyandang status rookie di MotoGP.
Meski baru melakoni tiga seri balapan, pembalap yang baru saja mencetak poin pertamanya di GP Amerika ini sudah berani blak-blakan soal sirkuit favoritnya yang kerap ia taklukkan hingga menghasilkan pundi-pundi kemenangan senilai miliaran rupiah.
Dalam wawancara eksklusif bersama TNT Sports usai laga di Circuit of the Americas (COTA), Toprak secara mengejutkan mengungkap tiga lintasan yang paling ia cintai.
Pilihan pertamanya jatuh pada Portimao, Portugal, yang dikenal memiliki perubahan elevasi ekstrem.
“Portimao, saya sudah menang berkali-kali di sana. Saya juga sangat suka melompat ke dalam kolam renang setelah merayakan kemenangan,” ungkap Toprak dikutip dari TNT Sports.
Tak hanya Portimao, Toprak juga menyebut Magny-Cours di Prancis karena nilai historisnya.
"Magny-Cours, ini adalah tempat kemenangan pertama saya di kejuaraan dunia, itulah mengapa saya sangat menyukainya," tambahnya.
Sebagai penutup, ia memilih sirkuit legendaris Inggris, Donington Park. Ia menilai karakter trek tersebut sangat memacu adrenalin layaknya wahana permainan.
“Saya suka Donington Park karena gayanya seperti roller-coaster. Kamu tidak bisa melihat beberapa tikungan, dan biasanya saya sangat kuat di sana,” jelas pembalap yang saat ini performanya bahkan sempat mengungguli bintang Yamaha, Fabio Quartararo.
Meskipun saat ini ia tengah berjuang beradaptasi dengan kendala pengembangan motor Yamaha, pengalaman matang Toprak di berbagai merek motor membuktikan dirinya bukan sekadar pendatang baru biasa di paddock.
Kehadirannya pun memberikan tekanan tersendiri bagi rekan setimnya, mengingat nilai kontrak pembalap kelas atas di MotoGP bisa mencapai angka Rp15 miliar hingga Rp150 miliar per musim tergantung prestasi dan bonus kemenangan. (*)
Editor : Budi Miank