Berubah Pikiran setelah Ditemui Kapten Red Sparks, Megawati Punya 3 Keinginan soal Kembali ke Liga Voli Korea- Bolasport
Berubah Pikiran setelah Ditemui Kapten Red Sparks, Megawati Punya 3 Keinginan soal Kembali ke Liga Voli Korea
BOLASPORT.COM - Kabar kembalinya pebola voli bintang, Megawati Hangestri Pertiwi, ke Liga Voli Korea memasuki babak baru setelah kabar yang menyebut dirinya membuka kembali pintu untuk melakukannya.
Megawati Hangestri Pertiwi menjadi salah satu nama yang disinggung dalam transfer pemain asing di Liga Voli Korea tahun ini.
Opposite andalan timnas voli putri Indonesia itu memang meninggalkan kesan positif dalam kiprah sebelumnya di Negeri Ginseng pada 2023-2024 dan 2024-2025.
Memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Megawati membawa juara KOVO V-League tiga kali itu kembali ke playoff dan bahkan nyaris meraih 'bintang' yang keempat.
Performa Megawati bahkan mengangkat pamor pemain kuota khusus Asia yang sempat dipandang sebelah mata.
Hanya saja, Megawati membawa pulang cedera lutut yang belum pulih sampai sekarang semenjak kepulangan dari Liga Voli Korea pada April tahun lalu.
Melansir dari Yonhap News Agency, kendala fisik ini yang membuat Mega sempat mengurungkan niat untuk kembali ke Korea.
Masih menurut media Korea itu, Mega khawatir tidak dapat menampilkan serangan yang kuat seperti musim terakhirnya.
Mega seperti memasang standar yang tinggi untuk dirinya. Pada musim keduanya dia menjadi pemain tersubur ketiga dengan total 736 poin.
Adapun catatan yang membuat kagum adalah bagaimana Mega memimpin rasio bola serangan sukses (48,06 persen) yang biasanya dikuasai spiker dari Eropa, Amerika, dan Afrika.
Kini, rumor kembalinya Megawati berkembang ke arah yang berbeda dan tepat setelah kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon, dan agen Mega di Korea, Kim Sung-hoon.
Yeum dan Kim datang ke Surabaya pekan lalu. Mereka terlihat menonton pertandingan Megawati bersama tim Jakarta Pertamina Enduro di final four Proliga 2026.
Kabarnya, Mega kembali membuka pintu walau dia memiliki tiga keinginan.
Setelah Proliga 2026 rampung pada akhir bulan ini, Mega akan menjalani pemeriksaan medis dan berdiskusi dengan suaminya, Dio Novandra Wibawa.
Keduanya akan krusial bagi keputusan Mega apakah akan kembali ke Liga Voli Korea atau tidak.
Mega melihat harapan dari pemulihan kondisi yang lebih cepat. Operasi atroskopi menjadi opsi untuk mengatasi tulang tumbuh pada lututnya.
Atlet berusia 26 tahun itu masih dibantu obat pereda rasa nyeri, termasuk yang direkomendasikan oleh Buelent Karslioglu selaku pelatih Pertamina Enduro.
Sementara keinginan Megawati yang lain adalah bermain bersama Yeum Hye-seon selaku tandem untuk posisi setter.
Kombinasi Yeum Hye-seon dan Megawati menjadi kunci dari performa kuat Red Sparks dalam dua musim kebersamaan mereka.
Musim lalu Red Sparks terseok-seok setelah tak hanya ditinggal Megawati tetapi juga Yeum Hye-seon hingga setengah musim.
Yeum juga membawa cedera lutut dari petualangan hebat Red Sparks hingga final Liga Voli Korea 2024-2025. Bedanya, dia segera menjalani operasi.
Red Sparks bukan tujuan Mega satu-satunya, setidaknya jika dia berharap bisa satu tim lagi dengan Yeum yang berada di persimpangan jalan.
Kontrak Yeum habis dengan Red Sparks. Dia mengambil jalur free agent sehingga bisa pindah ke klub lain atau menerima kontrak baru dari skuad Red Force.
Perekrutan pemain kuota khusus Asia juga menggunakan sistem free agent, tidak lagi sistem try out dan draft seperti sebelumnya.
Mega bisa memilih dan bukan dipilih. Selain Red Sparks, beberapa klub dari ibu kota Seoul dan sekitarnya kabarnya berminat dengannya.
Musim baru Liga Voli Korea akan berlangsung mulai Oktober mendatang. Selain itu, Mega juga akan disibukkan dengan agenda bersama timnas voli putri.
Timnas voli putri direncanakan mengikuti AVC Cup pada Juni, SEA V League pada Juli, Kejuaraan Asia pada Agustus.
Selain itu ada Asian Games pada September meski penampilan tim voli putri belum dikonfirmasi.