Barcelona Minta UEFA Periksa Rumput Metropolitano Jelang Laga Krusial Lawan Atletico Madrid - Jawa Pos
Ilustrasi Stadion Metropolitano Madrid. (Istimewa)
JawaPos.com–Ketegangan jelang laga penentu Barcelona kontra Atletico Madrid di Liga Champions UEFA semakin terasa. Namun kali ini, sorotan justru bukan soal taktik atau susunan pemain, melainkan kondisi lapangan.
Barcelona secara resmi meminta UEFA untuk melakukan inspeksi terhadap permukaan rumput Stadion Metropolitano sebelum menghadapi Atletico Madrid di leg kedua perempat final liga champions. Isu utama yang dipermasalahkan adalah tinggi rumput.
Sekilas terdengar sepele, tapi dalam sepak bola modern, detail seperti ini bisa berdampak besar apalagi di liga champions. Rumput yang terlalu panjang dapat memperlambat laju bola, sesuatu yang jelas tidak menguntungkan bagi tim seperti Barcelona yang mengandalkan permainan cepat dan penguasaan bola saat lawan Atletico Madrid.
Kekhawatiran ini juga terlihat langsung dari sikap Hansi Flick saat inspeksi pra-pertandingan. Dia serius memeriksa kondisi lapangan, bahkan dilaporkan sempat menyampaikan keluhannya langsung kepada perwakilan UEFA.
UEFA Siap Turun Tangan
Melansir MARCA, permintaan Barcelona ternyata tidak diabaikan. UEFA disebut siap melakukan pengecekan sesuai prosedur yang berlaku.
Dalam regulasi kompetisi, tinggi rumput memang diatur dengan cukup ketat. Batas maksimalnya adalah 3 sentimeter dan harus merata di seluruh lapangan.
Jika ditemukan pelanggaran, UEFA memiliki wewenang untuk meminta tuan rumah melakukan penyesuaian bahkan sebelum sesi latihan resmi digelar. Artinya, jika kondisi lapangan действительно tidak sesuai standar, perubahan bisa terjadi dalam waktu singkat.
Di sisi lain, Atletico Madrid tidak terlalu ambil pusing dengan keluhan ini. Mereka menegaskan bahwa kondisi lapangan sudah sesuai standar dan tidak ada pelanggaran apa pun.
Bahkan, mereka mengklaim kualitas rumput justru sudah membaik dalam beberapa pekan terakhir setelah sempat terdampak cuaca dingin. Dari sudut pandang mereka, jika memang ada masalah, UEFA tentu tidak akan mengizinkan stadion digunakan termasuk untuk sesi latihan Barcelona.
Teknis atau Mind Games?
Situasi ini pun memunculkan pertanyaan klasik: ini murni soal teknis, atau bagian dari perang psikologis? Di level Liga Champions, hal-hal kecil seperti ini sering kali punya dua sisi.
Bisa jadi ini benar-benar soal performa lapangan, tapi juga tidak menutup kemungkinan sebagai cara halus untuk memberi tekanan pada lawan. Yang jelas, dengan taruhan besar di laga ini, setiap detail akan diperhatikan dengan sangat serius.