AC Milan Kembali ke Indonesia Setelah 32 Tahun: Dulu Lawan Persib, Kini Bertemu Chelsea - Bola net
AC Milan Kembali ke Indonesia Setelah 32 Tahun: Dulu Lawan Persib, Kini Bertemu Chelsea
Gelandang AC Milan, Luka Modric (c) AP Photo/Andrew Medichini
Bola.net - Kabar besar datang bagi pecinta sepak bola Tanah Air. AC Milan dipastikan kembali ke Indonesia setelah penantian panjang selama 32 tahun.
Advertisement
Kunjungan ini menjadi momen istimewa bagi publik nasional. Rossoneri akan menghadapi Chelsea dalam laga pramusim yang digelar di Jakarta.
Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kick-off dijadwalkan pukul 19.00 WIB, menjadikannya salah satu agenda paling dinanti tahun ini.
Advertisement
Duel ini bukan sekadar laga uji coba biasa. Pertemuan dua raksasa Eropa di Indonesia menjadi tonggak sejarah baru dalam perkembangan sepak bola global.
Advertisement
Indonesia, Basis Fanatik Rossoneri di Asia
Para suporter AC Milan bersorak pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Udinese di Milan, Italia, Sabtu, 11 April 2026 (c) AP Photo/Antonio CalanniIndonesia memiliki tempat spesial dalam peta global AC Milan. Negara ini disebut sebagai salah satu basis suporter terbesar Rossoneri di dunia.
Data Nielsen, seperti dikutip dari situs resmi Milan, menunjukkan bahwa jumlah pendukung Milan di Indonesia mencapai puluhan juta. Tingkat interaksi digital penggemar di Tanah Air bahkan menjadi yang tertinggi secara global.
Hal ini menjadikan Indonesia sebagai pasar penting bagi klub. Kunjungan ke Jakarta sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap loyalitas suporter.
Atmosfer yang akan tercipta di stadion diprediksi luar biasa. Dukungan masif dari publik akan menjadi warna tersendiri dalam laga tersebut.
Mengulang Kenangan 1994, Menyambut Sejarah Baru
Pemain AC Milan, Rafael Leao, bereaksi di akhir pertandingan Serie A melawan Udinese di San Siro, Sabtu (11/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Antonio CalanniKunjungan terakhir tim utama AC Milan ke Indonesia terjadi pada 1994. Saat itu, mereka menghadapi tim lokal termasuk Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Karno. Satu tim lagi adalah Surabaya Selection.
Meski tanpa beberapa bintang utama, Milan tetap menunjukkan kelasnya. Mereka mencatat kemenangan besar dan meninggalkan kesan mendalam bagi publik. Milan menang 8-0 lawan Persib dan 4-1 lawan Surabaya Selection.
Sejak saat itu, hanya tim legenda bertajuk Milan Glorie dan tur trofi yang datang ke Indonesia. Kehadiran skuad utama kembali tentu menjadi momen yang sangat dinantikan.
Kini, laga melawan Chelsea membuka babak baru. Pertandingan ini menjadi simbol kuat hubungan antara sepak bola Eropa dan gairah penggemar di Indonesia.
Advertisement