0
News
    Home Bayern Muenchen Berita Featured Harry Kane Liga Champions PSG Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    90 Menit Gila Hasilkan 9 Gol, Harry Kane Bantah Bayern Muenchen dan PSG Abaikan Pertahanan - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    90 Menit Gila Hasilkan 9 Gol, Harry Kane Bantah Bayern Muenchen dan PSG Abaikan Pertahanan - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Champions
  • Rabu, 29 April 2026 | 05:00 WIB

    Kendati tercipta 9 gol, Harry Kane merasa pertahanan tetap tampil bagus dalam laga PSG vs Bayern Muenchen pada leg pertama semifinal Liga Champions, Selasa (28/4/2026) di Paris. (ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/AFP)

    BOLASPORT.COM - Striker Bayern MuenchenHarry Kane, membantah anggapan bahwa timnya dan PSG mengabaikan pertahanan dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions.

    Duel Paris SG kontra Bayern pada Selasa (28/4/2026) di Parc des Princes, Paris, berjalan dengan gila.

    Dalam 90 menit pertandingan, tercipta 9 gol dengan Les Parisiens menang 5-4 atas tim tamu.  

    Gol demi gol begitu mudah terjadi dengan kedua tim sebetulnya hanya membuat total 13 tembakan tepat ke sasaran.

    Harry Kane membuka skor lewat penalti pada menit ke-17, yang langsung dibalas Khvicha Kvaratskhelia (24').

    Tim tuan rumah berbalik unggul via Joao Neves (33') tetapi PSG ganti membalas dengan cepat lewat gol Michael Olise (41').

    Paris SG sempat menjauh 5-2 dengan gol-gol dari penalti Ousmane Dembele (45+5'), Kvaratskhelia (56), dan Dembele lagi (58').

    Namun, Bayern mencetak 2 gol dalam selang waktu hanya 3 menit lewat Dayot Upamecano (65') dan Luis Diaz (68') untuk menjaga peluang melakukan comeback pada leg kedua nanti.

    Duel yang menghasilkan 9 gol ini jelas sangat menghibur.

    Baca Juga: Hasil Liga Champions - Tsunami Gol di Paris, PSG Hajar Bayern Muenchen dengan Penalti Kontroversial

    Seperti dilaporkan Opta, laga ini membuat sejarah karena menjadi pertandingan semifinal Liga Champions yang menghasilkan paling banyak gol.

    Akan tetapi, banyaknya gol yang tercipta juga seperti memberikan indikasi bahwa kedua tim mengabaikan pertahanan.

    Sejumlah mantan pemain yang menjadi komentator pertandingan ini merasakan indikasi tersebut.

    "Kedua tim memiliki begitu banyak kualitas di sektor depan sehingga mereka mungkin sedikit melupakan pertahanan," kata eks striker Wayne Rooney kepada BBC.

    "Ini salah satu pertandingan terhebat yang pernah saya lihat," timpal mantan penyerang lainnya, Alan Shearer.

    "Kita menonton dua tim yang percaya kepada kemampuan mereka sendiri untuk mencetak gol lebih banyak daripada lawan."

    Tetapi, Kane tidak sependapat jika Bayern Muenchen dan PSG disebut mengabaikan pertahanan.

    "Kalian melihat dua tim berlevel tinggi dalam permainan menyerang dan transisi," tukasnya.

    "Saya pikir ada pertahanan yang bagus di sana kendati tercipta 9 gol."

    Baca Juga: Pede Bayern Muenchen Bisa Jegal PSG, Kompany: Kami Pernah Menang di Paris!

    "Kadang-kadang para penyerang yang terlihat menonjol tetapi lini belakang tampil hebat hari ini."

    Kendati demikian, penyerang Timnas Inggris itu juga mengakui bahwa skor 5-4 menunjukkan ada hal yang harus diperbaiki.

    "Tidak diragukan lagi, itu pertandingan yang gila," ujar pemain yang kini sudah mencetak 54 gol pada musim 2025-2026 itu.

    "Ketika Anda melihat 9 gol, itu berarti ada sesuatu yang tidak berjalan."

    "Kami perlu melihat ulang pertandingan itu dan memahami dengan lebih baik apa yang salah sekaligus mengerti bagaimana mengatasi situasi-situasi tertentu."

    Hanya kalah dengan selisih 1 gol, Harry Kane menatap leg kedua pada 6 Mei mendatang dengan percaya diri.

    "Kami akan pergi ke Allianz dengan tidak memiliki beban," ucap pemain berusia 32 tahun itu.

    "Kami berada pada performa terbaik saat bermain intens dan fisikal."

    "Ini soal siapa yang bisa mengambil momen mereka minggu depan."

    "Dengan dukungan penonton di belakang tim, kami berharap faktor itu bisa memberikan dorongan untuk melewati garis," pungkasnya.

    Komentar
    Additional JS