0
News
    Home Berita Featured Liga Inggris Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    2 Blunder Bikin 2 Trofi Melayang dalam 2 Minggu, Dari Calon Quadruple Winner Arsenal Terancam Tidak Dapat Trofi - Bolasport

    7 min read

     

    2 Blunder Bikin 2 Trofi Melayang dalam 2 Minggu, Dari Calon Quadruple Winner Arsenal Terancam Tidak Dapat Trofi


    Dalam 2 minggu terakhir, 2 trofi melayang dari tangan Arsenal setelah kalah di final Piala Liga inggris dan perempat final Piala FA. (ADRIAN DENNIS/AFP)

    BOLASPORT.COM - Dari kandidat quadruple winner, Arsenal kini terancam tidak mendapatkan gelar juara pada musim 2025-2026 setelah dalam 2 minggu terakhir melihat 2 trofi melayang dari genggaman.

    Sampai sebelum 22 Maret lalu, Arsenal berada dalam posisi yang bagus untuk meraih quadruple alias 4 trofi dalam satu musim.

    Di Liga Inggris, The Gunners berada di puncak klasemen dengan unggul 9 poin atas Man City.

    Namun, ada catatan bahwa rival terdekatnya itu baru memainkan 30 pertandingan sementara Tim Meriam sudah 31 kali.

    Declan Rice dkk. ketika itu juga sudah mencapai final Piala Liga Inggris dan akan melawan Manchester City.

    Di Piala FA, mereka juga masih berpeluang menjadi juara dengan lolos ke babak perempat final untuk menghadapi Southampton.

    Di Liga ChampionsArsenal mencapai perempat final dengan akan menghadapi Sporting CP.

    Jalan sudah terbuka bagi The Gunners untuk pelan-pelan mewujudkan quadruple tetapi mereka menembak kakinya sendiri sejak 22 Maret lalu.

    Bermain di final Piala Liga Inggris, tim asuhan Mikel Arteta tumbang 0-2 di tangan Manchester City dengan diwarnai blunder yang dilakukan kiper Kepa Arrizabalaga.

    Sang penjaga gawang tidak lekat menangkap bola sehingga Nico O'Reilly bisa mencetak gol pertama The Citizens.

    Baca Juga: Hasil Piala FA - Arsenal Keok di Tangan Klub Divisi Dua, Selamat Tinggal Treble!

    Satu dari 4 kemungkinan trofi melayang padahal laga itu adalah kesempatan bagus bagi Arsenal untuk menghentikan puasa juara yang sudah berumur lebih dari 5 musim.

    Trofi penting terakhir yang didapatkan Arsenal adalah Piala FA pada musim 2019-2020.

    Jeda internasional pastinya diharapkan suporter Arsenal akan membuat tim kesayangan mereka merapatkan barisan untuk setidaknya memburu treble setelah quadrupe gagal direalisasikan.

    Namun, begitu bermain lagi selepas FIFA Matchday Maret, impian treble malah menyusul hancur.

    Pada Sabtu (4/4/2026) di St Mary's Stadium, Arsenal tumbang 1-2 dari tuan rumah Southampton di babak perempat final Piala FA.

    Lagi-lagi kekalahan diwarnai blunder pemain Arsenal ketika Ben White gagal menyundul bola sehingga Ross Stewart bisa membuka skor bagi Southampton.

    Itu berarti dalam 2 minggu terakhir, 2 kesempatan meraih trofi dibuang oleh Tim Meriam.

    Kegagalan di kandang Soton jelas mengecewakan karena lawan Arsenal itu adalah klub Divisi Championship.

    Sekarang mereka tinggal punya peluang menjadi double winner yaitu di Premier League dan Liga Champions.

    Dengan 2 kekalahan beruntun dalam 2 laga terakhir yang berakibat melayangnya 2 trofi, Arsenal masuk ke laga leg pertama perempat final Liga Champions melawan Sporting CP pada Selasa (7/4/2026) di Lisabon dengan kondisi tidak bagus.

    Baca Juga: Hasil Lengkap Piala FA - Chelsea dan Man City ke Semifinal dengan Pesta Gol, Arsenal Malah Ambrol

    Bahaya ada di depan mata karena Sporting memiliki grafik performa yang lebih bagus.

    Tim Singa hanya kalah sekali dalam 16 laga sejak 16 Januari lalu.

    Satu-satunya kekalahan itu adalah hasil 0-3 melawan Bodo/Glimt di leg pertama babak 16 besar UCL.

    Hasil tersebut ditebus Sporting dengan kemenangan spektakuler 5-0 pada leg kedua yang membuat mereka meraih tiket ke babak perempat final.

    Sementara Arsenal dari calon quadruple winner menjadi maksimal hanya bisa double winner, Sporting masih bisa meraih treble.

    Di Liga Portugal mereka menempati peringkat 2 klasemen dengan hanya defisit 5 poin dari FC Porto dan memiliki satu pertandingan sisa lebih banyak.

    Sporting juga berpeluang menjuarai Piala Portugal dengan sudah menang 1-0 atas Porto pada leg pertama babak semifinal.

    "Dalam sebuah musim, Anda pasti akan mengalami periode yang berat," kata Arteta mengomentari kekalahan back-to-back yang dialami tim asuhannya seperti dikutip dari BBC.

    "Kami mengalami 2 hasil yang sangat mengecewakan dan harus bangkit."

    "Sekarang kami harus memperlihatkan tim ini terbuat dari apa dan melakukannya di atas lapangan."

    "Tekanannya selalu seperti ini sejak awal musim ketika ekspektasi terhadap tim Anda begitu tinggi."

    "Tidak ada yang akan menetapkan target dan standar lebih tinggi daripada kami sendiri," pungkasnya.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS