0
News
    Home Berita Featured FIFA Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Iran

    Trump Bolehkan Timnas Iran Tanding di Piala Dunia 2026, Presiden FIFA: Terima Kasih - Tribunnews

    10 min read

     

    Trump Bolehkan Timnas Iran Tanding di Piala Dunia 2026, Presiden FIFA: Terima Kasih

    Terlepas dari konflik perang antara Amerika Serikat dan Iran, Donald Trump dikabarkan telah memperbolehkan timnas Iran tanding di Piala Dunia 2026.



    Ringkasan Berita:

    TRIBUNNEWS.COM - Timnas Iran akhirnya mendapat kepastian mengenai partisipasi mereka di Piala Dunia 2026. Presiden FIFAGianni Infantino, mengonfirmasi bahwa pemerintah Amerika Serikat mengizinkan Iran tetap tampil dalam turnamen tersebut.

    Iran tergabung di Grup G dan dijadwalkan bermain di Los Angeles melawan Selandia Baru (16 Juni) dan Belgia (22 Juni), sebelum menghadapi Mesir di Seattle pada 27 Juni.

    Menjelang kompetisi akbar tersebut, Infantino gerak cepat untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Presiden Amerika SerikatDonald Trump, guna membahas situasi geopolitik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran.

    Sebelumnya, muncul kekhawatiran bahwa Iran berpotensi dicoret dari Piala Dunia 2026 akibat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang juga melibatkan Israel dalam konflik perang.

    Situasi tersebut sempat memunculkan spekulasi bahwa timnas Iran mungkin tidak akan diizinkan memasuki wilayah Amerika Serikat, yang menjadi salah satu tuan rumah utama turnamen.

    Namun setelah pembicaraan antara Infantino dan Trump, situasi menjadi lebih jelas.

    PENUNDAAN PIALA DUNIA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) FIFA yang baru diganti, Gianni Infantino (kanan) menunjukkan trofi Piala Dunia ke Donald Trump (kanan) saat dia masih mencalon dan berkampanye dalam pemilihan Presiden AS beberapa waktu lalu. Sikap AS terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026 akan mempengaruhi sejumlah faktor terkait wacana penundaan ajang akbar sepak bola dunia empat tahun itu dampak dari Perang Iran melawan AS dan Israel.
    PENUNDAAN PIALA DUNIA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) FIFA yang baru diganti, Gianni Infantino (kanan) menunjukkan trofi Piala Dunia ke Donald Trump (kanan) saat dia masih mencalon dan berkampanye dalam pemilihan Presiden AS beberapa waktu lalu. Sikap AS terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026 akan mempengaruhi sejumlah faktor terkait wacana penundaan ajang akbar sepak bola dunia empat tahun itu dampak dari Perang Iran melawan AS dan Israel. (HO/IST/Tangkap Layar/Khaberni)

    Trump disebut menegaskan bahwa Iran tetap diperbolehkan berpartisipasi dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

    “Kami juga membicarakan situasi terkini di Iran dan fakta bahwa tim Iran telah lolos ke Piala Dunia FIFA 2026,” ujar Infantino, dikutip dari Canberratimes.

    “Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen yang digelar di Amerika Serikat," tambahnya.

    Baca juga: Usulan Nekat Pelatih Irak Soal Kekacauan Babak Playoff Piala Dunia 2026

    Infantino diketahui memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Trump.

    Bahkan sebelumnya Trump pernah menerima penghargaan perdamaian FIFA, sebuah penghargaan yang menurut sejumlah pengamat dibuat oleh federasi sepak bola dunia tersebut.

    Meski demikian, kebijakan pemerintah Amerika Serikat tetap memberikan pembatasan bagi sebagian warga Iran.

    Dalam gelombang pertama larangan perjalanan yang diumumkan pemerintahan Trump, para penggemar dari Iran sempat dilarang memasuki Amerika Serikat.

    Sebelumnya, Amerika Serikat melakukan pembekuan visa 75 negara dan 15 diantaranya termasuk dengan Iran merupakan peserta Piala Dunia 2026, dikutip dari Foxnews.

    15 negara yang menjadi peserta Piala Dunia 2026 tersebut adalah:

    1. Algeria
    2. Brasil
    3. Cape Verde
    4. Kolombia
    5. Pantai Gading
    6. Mesir
    7. Ghana
    8. Haiti
    9. Iran
    10. Yordania
    11. Maroko
    12. Senegal
    13. Tunisia
    14. Uruguay
    15. Uzbekistan

    Piala Dunia 2026 Alat Perdamaian

    Infantino menegaskan bahwa turnamen seperti Piala Dunia memiliki peran penting dalam menyatukan masyarakat dunia di tengah konflik global.

    “Kita semua membutuhkan acara seperti Piala Dunia FIFA untuk menyatukan orang-orang sekarang lebih dari sebelumnya,” ujar Infantino.

    Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Trump atas dukungannya terhadap kelangsungan turnamen.
     
    Di sisi lain, pejabat FIFA menegaskan bahwa mereka terus memantau perkembangan konflik internasional yang dapat berdampak pada turnamen.

    Kepala operasional Piala Dunia 2026, Heimo Schirgi, menyebut turnamen tersebut terlalu besar untuk ditunda meskipun dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik.

    “Kami menjalaninya hari demi hari, dan pada suatu saat nanti kami akan menemukan solusi,” kata Schirgi.

    “Piala Dunia terlalu besar dan kami berharap semua tim yang lolos kualifikasi dapat berpartisipasi.”

    Dengan kepastian tersebut, Iran kini bisa fokus mempersiapkan diri untuk tampil di turnamen sepak bola terbesar di dunia tanpa dihantui ketidakpastian politik.

    (Tribunnews.com/Ali)


    Komentar
    Additional JS