0
News
    Home Berita Featured FIFA Series John Herdman Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial TIMNAS Bulgaria

    Timnas Indonesia Tak Patuhi Taktik di Awal Laga, John Herdman: Kami Tamat Kalau Lawannya Bulgaria - Semua Halaman - Superball

    5 min read

     

    Timnas Indonesia Tak Patuhi Taktik di Awal Laga, John Herdman: Kami Tamat Kalau Lawannya Bulgaria - Semua Halaman - Superball.id

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:09 WIB


    Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sedang memberikan intruksi kepada para pemainnya saat bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    SUPERBALL.ID - Pelatih Timnas IndonesiaJohn Herdman, menilai para pemainnya tidak mematuhi taktik di awal pertandingan melawan Timnas Saint Kitts and Nevis.

    Debut John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia berakhir manis dengan kemenangan telak atas Timnas Saint Kitts and Nevis.

    Skuad Garuda menang 4-0 dalam laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026) malam WIB.

    Dua gol dicetak Beckham Putra di babak pertama, lalu Ole Romeny dan Mauro Zijlstra mencetak masing-masing satu gol di paruh kedua.

    Baca Juga: Bersinar di Laga Debut, Dony Tri Pamungkas Bikin Persaingan Bek Kiri Timnas Indonesia Makin Ketat

    Kemenangan ini membuat Indonesia melaju ke final FIFA Series 2026 untuk menghadapi Timnas Bulgaria pada Senin (30/3/2026).

    Meski menang, Herdman mengaku kurang puas dengan penampilan anak-anak asuhnya di awal laga terutama 15 menit pertama.

    Pelatih asal Inggris itu menilai para pemainnya tidak mematuhi taktik dan bermain sesuka mereka sendiri dalam periode tersebut.

    "Saya menyebutnya, ini tentang kohesi taktis," kata Herdman, dikutip SuperBall.id dari Kompas.com.

    "Saya merasa bahwa di 15 menit pertama tim ini, untuk periode tertentu, saya merasa di 15 menit pertama kami menjadi terlalu bersemangat."

    "Jadi orang-orang melakukan hal mereka sendiri untuk beberapa periode," tambahnya.

    Menurut Herdman, Timnas Indonesia akan tamat dalam 10 menit pertama jika para pemain melakukannya melawan Bulgaria.

    “Jika kami melakukan itu melawan Bulgaria, kami akan mati di 10 menit pertama. Mereka akan membunuh kami," ucapnya.

    Oleh karena itu, Herdman ingin anak-anak asuhnya berkomitmen untuk menjalankan taktik sejak peluit kick-off dibunyikan.

    "Jadi para pemain, mereka akan tahu, kita harus berkomitmen pada cetak biru taktis melawan tim seperti Bulgaria sejak menit pertama.”

    “Kami tidak bisa menunggu 10, 15 menit untuk menyatu dan terhubung. Jadi itu penting."

    "15 menit pertama kami harus memulai lebih kuat dengan mentalitas yang lebih baik karena jika tidak kami akan dihukum,” katanya.

    Baca Juga: Selama Bela Timnas Indonesia, Cuma Ada Satu Tim yang Bisa Bobol Gawang Maarten Paes di GBK

    Terlepas dari itu, Herdman mengungkapkan bahwa kemenangan 4-0 ini sudah sesuai dengan target timnya sebelum laga.

    Selain itu, ia mengaku telah menjalankan rencananya untuk melakukan banyak rotasi pemain sebelum menghadapi Bulgaria.

    "Kami menetapkan target sebelum pertandingan untuk mencetak empat gol dan menjaga clean sheet," kata Herdman.

    "Kami tahu kami akan merotasi skuad, kami ingin memberikan banyak kesempatan kepada para pemain yang berpartisipasi dalam latihan."

    "Saya pikir mereka menangani pertandingan dengan sangat profesional. Saya pikir itu yang terpenting."

    "Ini pertama kalinya kami bermain bersama, hanya beberapa sesi latihan, tetapi saya benar-benar bangga dengan para pemain malam ini."

    "Untuk menjaga clean sheet, itu tentang kedisiplinan, dan mencetak gol dari situasi bola mati itu penting, kami berusaha keras untuk itu."

    "Beberapa gol dalam transisi, yang secara internasional saya pikir itu adalah salah satu area yang paling penting dalam permainan."

     “Jadi, saya senang dengan elemen-elemen malam ini, tetapi ini baru permulaan."

    "Saya pikir perjalanan kami masih panjang, dan kami akan menghadapi pertandingan yang sulit melawan Bulgaria yang akan datang."

    "Kami berhasil merotasi cukup banyak pemain, jadi menantikan final FIFA Series pada hari Senin,” tambahnya.

    Komentar
    Additional JS