Sumardji Ungkap Sisi Lain John Herdman di Luar Lapangan: Pintar Ambil Hati Pemain Timnas - Tribunnews
Sumardji Ungkap Sisi Lain John Herdman di Luar Lapangan: Pintar Ambil Hati Pemain Timnas
John Herdman sangat fokus membangun hubungan yang solid antara dirinya, staf pelatih, dan seluruh pemain.
Sumardji Ungkap Sisi Lain John Herdman di Luar Lapangan: Pintar Ambil Hati Pemain Timnas
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menilai pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah menunjukkan kinerja positif sejak awal bergabung bersama skuad Garuda.
Menurut Sumardji, John Herdman merupakan sosok yang tepat untuk menangani Timnas Indonesia, tidak hanya dari sisi teknis di lapangan, tetapi juga dalam membangun hubungan dengan para pemain.
Baca juga: Indonesia Vs Bulgaria: Energi John Herdman di Pinggir Lapangan, Lawan Berbahaya di 10 Menit Pertama
“Sesuai harapan sejak awal kita memilih John, saya melihat bersama teman-teman di PSSI bahwa dia sosok yang tepat. Dia mampu mengambil hati para pemain, itu yang paling penting,” ujar Sumardji di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (29/3/2026).
“Momentum ini dimanfaatkan untuk membangun chemistry. Memang ini masih proses karena baru sekitar satu minggu bersama,” jelasnya.
Sumardji, menilai John Herdman memiliki pendekatan yang tepat dalam membangun tim, terutama dalam menciptakan chemistry antar pemain.
Salah satu kekuatan utama pelatih asal Inggris tersebut menurutnya adalah kemampuannya dalam mengambil hati para pemain, baik yang berasal dari dalam negeri maupun diaspora.
“Satu, dia mengedepankan bisa mengambil hati para pemain. Itu nomor satu, dan itu dia buktikan,” ujar Sumardji.
Ia menjelaskan, John Herdman sangat fokus membangun hubungan yang solid antara dirinya, staf pelatih, dan seluruh pemain.
Hal ini menjadi penting mengingat FIFA Series 2026 menjadi momen pertama baginya melihat skuad Garuda berkumpul secara lengkap.
“Dia selalu mengedepankan bagaimana chemistry antara pelatih, asisten, dan pemain itu bisa terjalin dengan baik,” lanjutnya.
Sebelumnya John Herdman memang sudah menjalin komunikasi dengan beberapa pemain inti.
Namun, pertemuan secara menyeluruh dengan seluruh skuad baru terjadi dalam agenda FIFA Series ini.
“Kalau dengan beberapa pemain kunci memang sudah ada komunikasi. Tapi secara keseluruhan, ini baru pertama kali semua berkumpul,” jelasnya.
Minta Suporter Terus Beri Dukungan
Sumardji juga menegaskan bahwa pembangunan Timnas Indonesia merupakan proyek jangka panjang hingga Piala Dunia 2030.
Karena itu, ia meminta semua pihak, termasuk suporter, untuk memberikan dukungan penuh kepada Herdman.
“Kami harapkan dukungan penuh dari semua pihak. Ini proses panjang, targetnya sampai 2030, sehingga tim bisa terus berkembang dan semakin baik,” harap Sumardji.
Di sisi lain, Sumardji mengingatkan publik untuk tidak meremehkan lawan berikutnya, Bulgaria.
Ia menilai laga tersebut akan menjadi ujian berat bagi Timnas Indonesia.
“Bulgaria ini jangan dianggap remeh. Secara ranking mereka di bawah 90 dunia, sementara kita masih 121,” tegasnya.
Ia pun mengimbau suporter untuk menikmati pertandingan tanpa ekspektasi berlebihan, meski tetap berharap hasil terbaik.
“Nikmati saja pertandingan besok. Terlepas dari hasilnya, tentu kita berharap bisa meraih tiga poin dan menjadi juara FIFA Series,” tutup Sumardji.
Pertandingan final FIFA Series 2026 yang mempertemukan Indonesia vs Bulgaria akan kembali bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026).
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/OPTIMISTIS-RAIH-KEMENANGAN-Pemain-Timnas-Indonesia-Kevin-Diks.jpg)