Sukses Gelar FIFA Series 2026, Etho Berterima Kasih pada FIFA dan Prabowo - Inilah

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan pidato pembukaan saat menghadiri Tur Trofi Piala Dunia FIFA 2026 di Jakarta pada 22 Januari 2026. (Foto: AFP)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas kepercayaan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) yang menunjuk Indonesia sebagai salah satu tuan rumah turnamen FIFA Series 2026. Ini merupakan torehan sejarah baru, di mana untuk pertama kalinya Indonesia sukses menyelenggarakan turnamen ekshibisi resmi kalender FIFA tersebut.
Dalam keterangan resminya pada Selasa (31/3/2026), Erick secara khusus menujukan apresiasi tersebut kepada Presiden FIFA Gianni Infantino, Presiden RI Prabowo Subianto, serta jajaran Pemerintah Indonesia yang telah memberikan dukungan penuh.
"Mudah-mudahan dengan penyelenggaraan FIFA Series ini, kita juga diberi kesempatan oleh FIFA. Kalau ada turnamen FIFA lainnya, ya, kita dicoba lagi. Paling tidak kita sudah mencoba yang terbaik untuk FIFA," ujar Erick seusai laga final antara Timnas Indonesia melawan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3) malam.
Banjir Pujian dari Petinggi FIFA
Kesuksesan Indonesia bukan sekadar klaim sepihak. FIFA Director for Asia and Oceania, Sanjeevan Balasingam, secara terbuka memuji kualitas penyelenggaraan FIFA Series 2026 di Jakarta.
Menurut Balasingam, Indonesia berhasil menunjukkan tingkat profesionalisme yang tinggi dengan dukungan infrastruktur pemerintah yang kuat serta antusiasme publik yang luar biasa terhadap sepak bola. Keberhasilan ini bahkan membuat FIFA membuka pintu lebar-lebar bagi Indonesia untuk kembali menjadi tuan rumah ajang internasional di masa mendatang.
Apresiasi Skuad Garuda dan Kabar Baik Timnas Putri
Selain menyoroti sisi penyelenggaraan, Erick Thohir juga memberikan evaluasi positif terhadap performa Timnas Indonesia di atas lapangan. Meski takluk 0-1 dari Bulgaria di partai puncak, skuad asuhan John Herdman dinilai tampil sangat kompetitif dan menjanjikan.
Erick melihat laga final tersebut sebagai bukti sahih bahwa level permainan skuad Garuda telah meningkat tajam karena mampu merepotkan tim asal Eropa yang sarat pengalaman.
"Kita melawan tim yang tidak bisa dianggap remeh, yang pernah masuk semifinal (Piala Dunia) pada tahun 1994. Dan banyak pemain mereka yang bermain di Eropa. Memang ini kesempatan bagus buat kita untuk menaikkan kualitas tim nasional," tutur pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut.
"Dan tentu seperti semua media saksikan, Coach John (Herdman) sudah berhasil sejauh ini mentransformasi timnas," imbuhnya.
Menutup keterangannya, Erick membawa kabar gembira bagi kancah sepak bola wanita Tanah Air. Ia memastikan bahwa program kesinambungan FIFA Series tidak hanya berhenti pada tim nasional putra. Dalam waktu dekat, Timnas Putri Indonesia juga akan mendapatkan kesempatan berharga untuk unjuk gigi pada ajang FIFA Series yang akan diselenggarakan di Thailand.