0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Konflik Timur Tengah MotoGP Qatar Spesial

    Santainya Bos MotoGP meski Perang Bikin Balapan di Qatar Terancam - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Santainya Bos MotoGP meski Perang Bikin Balapan di Qatar Terancam - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Kamis, 5 Maret 2026 | 20:48 WIB


    Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, keluar dari tikungan pertama di posisi terdepan pada balapan MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail, Lusail, Qatar, 13 April 2025. (MOTOGP.COM)

    BOLASPORT.COM - CEO MotoGP Sports Entertainment Group, Carmelo Ezpeta, belum memencet tombol panik ketika perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat telah mengancam salah satu balapan.

    Balapan yang dimaksud adalah seri MotoGP Qatar yang direncanakan untuk digelar pada 10-12 April mendatang di Sirkuit Lusail, Qatar.

    GP Qatar telah menjadi salah satu balapan ikonik di MotoGP karena satu-satunya yang dihelat pada malam hari.

    Namun, kondisi memanas di Qatar dan kawasan lain di Timur Tengah karena perang rudal yang terjadi sejak pekan lalu.

    Israel dan AS menyerang Iran dengan rudal balistik pada Sabtu (28/2/2026) hingga menewaskan Ayatollah Ali Khamenei selaku pemimpin tertinggi Iran.

    Iran tak tinggal diam dan menyerang balik dengan rudal. Perang pun diprediksi bisa berlangsung selama berminggu-minggu.

    Peperangan di udara dengan rudal dan pesawat melintasi negara-negara Timur Tengah. Apalagi, kedua kubu menyerang basis lawan masing-masing di luar negeri.

    Mengutip dari Al Jazeera, jatuhnya korban jiwa tak hanya di Iran dan Israel tetapi juga Lebanon, Irak, Kuwait, Bahrain, Oman, dan Uni Emirat Arab.

    Baca Juga: Torehkan Hasil Terburuk, Bos Ducati Akui Kalah Telak di MotoGP Thailand setelah Kesuksesan yang Panjang

    Sedangkan di Qatar yang akan menjadi tuan rumah MotoGP, sudah ada 16 orang yang terluka karena serangan Iran hingga Kamis (5/3/2026) hari ini.

    Soal keadaan yang memanas, Carmelo Ezpeleta memilih untuk melihat situasi lebih dahulu.

    Seperti diberitakan Motorsport, direktur utama MSEG (sebelumnya bernama Dorna Sports) telah memiliki rencana alternatif.

    "Apakah mungkin untuk berlomba di sana pada tanggal yang berbeda? Jangan khawatir. Kami selalu punya rencana B."

    "Kami harus menunggu, saya tidak bisa mengatakan bahwa kami tidak akan menggelar balapan di sana."

    "Kami sudah berbicara dengan pihak Qatar sejak Minggu dan kami akan membuat keputusan."

    "Sulit bagi kami untuk berlomba di Qatar pada 12 April, tetapi saya tidak bisa berkata bahwa kami tidak akan ke sana."

    Yang pasti, tidak ada rencana untuk memindahkan balapan ke tempat lain.

    Satu opsi yang peluangnya lebih besar adalah menggeser jadwal balapan MotoGP Qatar ke bulan lainnya musim ini.

    "Menggelar balapan di tempat lain? Tentunya tidak. Apakah bisa disesuaikan dengan kalender kejuaraan? Kami sangat mampu dalam mengatur jadwal."

    "Kita akan mengetahui sesuatu dalam waktu dekat. Kami sedang menunggu kabar dari mereka. Masih ada waktu," kata Ezpeleta lagi.

    Baca Juga: Terima Kasih Indonesia dari Luca Marini, Masih Ingin Bawa Honda Juara Lagi di Tengah Isu Pindah

    Komentar
    Additional JS