0
News
    Home CAS Featured Piala Afrika Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Maroko Timnas Senegal

    RESMI - Tak Terima Gelar Piala Afrika 2025 Diberikan ke Maroko, Senegal Banding ke CAS - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    RESMI - Tak Terima Gelar Piala Afrika 2025 Diberikan ke Maroko, Senegal Banding ke CAS - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Kamis, 26 Maret 2026 | 01:22 WIB

    Senegal mengajukan banding ke CAS usai gelar juara Piala Afrika 2025 yang diraihnya diberikan ke Maroko. (SEBASTIEN BOZON/AFP)

    BOLASPORT.COM – Langkah tegas diambil Senegal dengan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) usai gelar Piala Afrika direbut Maroko.

    Banding ini diajukan oleh federasi sepak bolan Senegal, FSF, buntut keputusan kontroversial Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).

    Pekan lalu, Dewan Banding CAF mencabut gelar juara Piala Afrika 2025 yang diraih Senegal dan diberikan ke Maroko.

    Keputusan itu diambil Dewan Banding CAF karena aksi walk-out yang dilakukan skuad Singa Teranga pada partai final.

    Karena aksi walk-out nya di final, Dewan Banding CAF membatalkan kemenangan 1-0 dan menjatuhkan kekalahan 0-3 untuk Sadio Mane dkk.

    Imbas dari keputusan tersebut, gelar juara yang diraih Senegal kemudian dicabut dan diberikan ke Maroko.

    Tak terima gelar juara dicabut, FSF langsung mengajukan banding ke CAS untuk meraih keadilan.

    Banding ini sudah diterima dan Pengadilan Arbitrase Olahraga tersebut kini telah melakukan proses formal terkait keputusan itu.

    Bahkan lembaga independen yang menangani sengketa terkait olahraga itu siap merampungkan masalah ini.

    Baca Juga: BREAKING NEWS - Timnas Maroko Dapat Trofi Giveaway, Gelar Juara Piala Afrika 2025 Dicopot dari Senegal!

    Hal ini dikonfirmasi oleh Direktur Jenderal CAS, Matthieu Reeb, yang menyebut jika pihaknya telah menyiapkan arbiter ahli untuk sengketa ini.

    Bahkan Reeb memastikan jika proses arbitrase akan dilakukan dengan secepat mungkin agar keputusan final dapat segera diambil.

    "CAS sangat siap untuk menyelesaikan jenis sengketa ini, dengan bantuan arbiter ahli dan independen," ucapnya, dikutip BolaSport.com dari ESPN.

    "Kami memahami bahwa tim dan penggemar ingin mengetahui keputusan akhir (terkait gelar juara Piala Afrika 2025)."

    "Kami akan memastikan bahwa proses arbitrase dilakukan secepat mungkin, sambil menghormati hak semua pihak untuk mendapatkan sidang yang adil," lanjutnya.

    Meski proses arbitrase akan dilakukan secepat mungkin, tetap saja putusan pengadilan akan memakan waktu lama.

    Menurut mantan Kepala Panel Disiplin CAF, Raymond Hack, ada kemungkinan proses arbitrase akan berlangsung selama 6 bulan lamanya.

    Praktis proses penyelesaian sengketa ini akan berlangsung saat Senegal dan Maroko bertarung di Piala Dunia 2026.

    Alhasil, kedua tim diharapkan tak terdistraksi oleh jalannya proses arbitrase itu dan menyerahkan sepenuhnya keputusan ke CAS.

    Baca Juga: Peserta Piala Dunia 2026 - Maroko, Mampukah Singa Atlas Mengaum Tanpa Walid Regragui?

    Sementara itu, sengketa terkait gelar Piala Afrika 2025 ini membuat Senegal menelan kerugian besar.

    Pasalnya, keputusan CAF itu membuat mereka untuk sementara gagal mengukir sejarah meraih dua gelar Piala Afrika.

    Keputusan itu juga memengaruhi peringkat Singa Teranga di ranking FIFA yang kini terjungkal peringkat 14.

    Di sisi lain, keputusan ini membuat Maroko mendapat tambahan 18,02 poin dan kini duduk di ranking ke-8 FIFA.

    Komentar
    Additional JS