0
News
    Home All England Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Nikolaus Joaquin Raymond Indra Spesial

    Rekap All England Open 2026 - Serangan Gugup Rusak Perlawanan Hebat Raymond/Indra ke Kim/Seo, Indonesia Terburuk dalam 15 Tahun - Bolasport

    6 min read

     

    Rekap All England Open 2026 - Serangan Gugup Rusak Perlawanan Hebat Raymond/Indra ke Kim/Seo, Indonesia Terburuk dalam 15 Tahun


    Aksi ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin pada babak perempat final All England Open 2026, Jumat (6/3/2026) (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Perlawanan kuat ganda putra, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, belum cukup untuk menyelamatkan asa juara Indonesia pada All England Open 2026.

    Kans Indonesia tertutup setelah kekalahan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin pada semifinal All England Open 2026 di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Sabtu (7/3/2026).

    Tampil di partai terakhir dan menjadi satu-satunya wakil Tanah Air di empat besar ini, pasangan debutan ini kewalahan meladeni Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan).

    Kim/Seo menjadi penguasa ganda putra sejak bereuni sebagai partner pada awal tahun lalu. Dua belas titel telah dikoleksi, termasuk All England tahun lalu.

    Raymond/Joaquin sebenarnya memulai laga dengan menjanjikan.

    Walau sejumlah antisipasi yang terburu-buru membuat rising star ganda putra berbalik tertinggal dari 3-2 menjadi 3-7, mereka dapat membalikkan keadaan.

    Berawal dari dua poin yang didapat dengan menahan gempuran dari Kim/Seo, Raymond/Joaquin kembali ke gaya menyerang yang atraktif untuk unggul 11-8 pada interval.

    Raymond dan Joaquin bergerak dengan gesit. Mereka melompat ke sana ke sini untuk menyambar lob bola tanggung sampai mengadang pengembalian lawan di depan net.

    Berbalik tertinggal lagi hingga 16-18, Raymond/Joaquin dapat menyamakan skor menjadi 18-18 dengan permainan berani.

    Seo Seung-jae yang dipandang sebagai pemain putra ganda terbaik saat ini diuji dengan smes bertubi-tubi sampai harus menjatuhkan badan.

    Seo membalas dengan tipuan yang membuat Joaquin tersungkur.

    Joaquin belum selesai karena dia masih menangkis tiga smes beruntun sambil terlentang sampai kok akhirnya diarahkan ke Raymond yang kurang siap.

    Setelah reli yang mengubah skor menjadi 19-18 untuk keunggulan wakil Korea, pasangan muda Indonesia tidak dapat mengubah situasi.

    Permainan masih berjalan dengan sengit tetapi Raymond/Joaquin kesulitan mencetak kill dalam reli yang alot sehingga kalah 19-21 pada gim pertama.

    Perjuangan bertambah sulit setelah ketegangan tampaknya menghinggapi Raymond/Indra selaku debutan di All England Open ini.

    Raymond terlihat lebih gugup hingga menyemangati dirinya sendiri dan juga dibantu Joaquin yang lebih berapi-api walau Kim/Seo lebih dominan pada gim kedua ini.

    Serangan Raymond/Joaquin sulit menembus pertahanan Kim/Seo. Variasi cerdik untuk mengubah ritme juga kurang terlihat pada awal gim pertama.

    Perjumpaan pertama dengan Kim/Seo harus berakhir dengan kekalahan bagi Raymond/Joaquin dengan skor 19-21, 13-21.

    Keberhasilan Raymond/Joaquin untuk mencapai semifinal All England dalam debut mereka dan dengan status underdog tetap layak diapresasi.

    Hanya saja, catatan buruk menghinggapi Indonesia yang untuk pertama kalinya tidak punya wakil di final All England Open sejak 2011 alias 15 tahun yang lalu.

    Sejak saat itu laga puncak All England selaku menampilkan aksi pebulu tangkis Tanah Air.

    Edisi 2021 tidak dihitung karena semua pemain Indonesia dipaksa mundur akibat satu pesawat dengan penumpang yang terpapar Covid-19.

    Kim/Seo akan menghadapi pasangan peringkat dua dunia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, untuk final ideal satu-satunya pada All England kali ini.

    Di bawah asuhan Herry Iman Pierngadi, Chia/Soh akan berupaya menghadirkan gelar All England yang pertama bagi ganda putra Malaysia sejak 2007 silam.

    Chia/Soh sudah tiga kali lolos ke final All England. Hanya saja, dalam dua percobaan sebelum ini mereka kalah dari wakil Indonesia.

    HASIL SEMIFINAL ALL ENGLAND OPEN 2026

    • XD: Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (China/6) vs Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis/5) 21-11, 18-21, 12-21
    • MS: Lin Chun-Yi (Taiwan) vs Kunlavut Vitidsarn (Thailand/2) 21-14, 18-21, 21-16
    • WD: Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong/7) vs Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan (Taiwan) 21-16, 15-21, 13-21
    • MS: Lakhsya Sen (India) vs Viktor Lai (Kanada) 21-16, 18-21, 21-15
    • WD: Baek Ha-na/Lee So-hee (Korea/4) vs Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia/2) 21-17, 21-18
    • XD: Liu Sheng Shu/Tan Ning (China) vs Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (China) 18-21, 21-17, 22-20
    • WS: An Se Young (Korea/1) vs Chen Yu Fei (China/3) 20-22, 21-9, 21-12
    • MD: Chen Bo Yang/Liu Yi (China) vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) 11-21, 19-21
    • WS: Akane Yamaguchi (Jepang/4) vs Wang Zhi Yi (China/2) 15-21, 19-21
    • MD: Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea/1) vs Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia) 21-19, 21-13

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS