0
News
    Home Berita Featured Moto3 MotoGP Spesial Veda Ega Pratama

    Rapor Mengesankan di Balik Nestapa Veda, Selalu 5 Besar Lap Tercepat Balapan Jadi Modal Kebangkitan - Bolasport

    6 min read

     

    Rapor Mengesankan di Balik Nestapa Veda, Selalu 5 Besar Lap Tercepat Balapan Jadi Modal Kebangkitan

    Veda Ega Pratama berusaha bangkit setelah gagal finis pada balapan Moto3 Amerika 2026. (HONDA TEAM ASIA)

    BOLASPORT.COM - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, tetap menunjukkan sinarnya walau merana pada seri ketiga Moto3 Amerika 2026. Performa kuat sebagai rookie bakal menjadi modal berharga untuk bangkit.

    Veda Ega Pratama gagal finis dalam balapan Moto3 Amerika yang berlangsung pada Minggu (29/3/2026) di Circuit of The Americas, Austin, Amerika Serikat.

    Veda terjatuh pada lap kelima karena mengalami selip ban belakang. Dia terlalu agresif dalam membuka gas untuk akselerasi keluar dari Tikungan 11 yang tajam.

    Kepercayaan diri Veda bukannya tanpa alasan.

    Pasalnya, dua lap sebelum itu, dia sukses mencatat waktu lap terbaik dalam balapan pada lap ketiga dengan 2 menit 13,844 detik.

    Bahkan Veda menjadi pembalap pertama yang memecahkan rekor lap tercepat balapan Moto3 sebelumnya di COTA yaitu 2 menit 13,939 detik.

    Rookie berusia 17 tahun itu juga berada dalam rombongan yang memperebutkan posisi kesatu, tepatnya di urutan keenam sampai akhirnya tersungkur.

    Padahal, baru akhir pekan lalu Veda mengunjungi COTA yang lintasannya terkenal teknis dan menguras fisik.

    Baca Juga: Dipecundangi Aprilia 3 Kali Beruntun, Ducati Akui Marc Marquez Masih Terbebani usai Kecelakaan di Sirkuit Mandalika

    "Balapannya sangat sulit karena sejak awal terjadi banyak pertarungan agresif di dalam grup, dan tidak mudah untuk mengendalikan semuanya," kata Veda melalui Honda Team Asia.

    "Namun setelah itu saya mulai merasa lebih baik, saya menemukan ritme saya dan saya mampu menyalip beberapa pembalap dan mulai mengejar grup depan."

    "Pada saat itu saya memiliki perasaan yang sangat baik di atas motor dan merasa yakin bahwa saya bisa bertahan di sana dan bertarung."

    "Sayangnya, saya membuat kesalahan dan itu mengakhiri balapan saya."

    "Saya sedikit melebar dan kemudian membuka gas terlalu agresif saat masih menikung, dan saya kehilangan kendali motor," ujarnya.

    Kecelakaan pertama dalam balapan menjadi pelajaran berharga.

    Bagaimanapun, untuk mendapatkan kecepatan setinggi mungkin, seorang pembalap harus bisa menemukan batasnya yang terkadang menghadirkan risiko crash.

    Soal kecepatan, Veda telah menunjukkan dirinya tak bisa diremehkan dengan konsisten bersaing di grup terdepan di tiga seri pertama ini.

    Pencapaian impresif itu bukan kebetulan. Lap tercepat pembalap asal Gunungkidul dalam balapan Moto3 selalu berada di jajaran lima besar.

    Pada balapan sebelumnya di Goiania, Brasil, dia memiliki waktu lap tercepat kedua saat berhasil meraih podium ketiga.

    Adapun pada balapan pertama di Thailand, Veda menjadi yang tercepat kelima dalam waktu lap terbaik balapan.

    Tentunya, kecepatan bukan yang utama.

    Veda bisa belajar dari Maximo Quiles (CFMoto Aspar Team) selaku favorit juara Moto3 musim ini yang sedikit lebih pelan darinya dalam pace tertinggi akhir pekan lalu.

    Kelebihan Quiles adalah konsistensi. Murid Marc Marquez itu selalu finis ke-1 atau ke-2 pada awal musim ini dengan sebiji kemenangan untuk memuncaki klasemen.

    Veda berkomitmen untuk kembali lebih kuat setelah gagal.

    "Bukan akhir pekan yang kami harapkan di Austin, tapi kami mengambil pelajaran dari ini dan terus melangkah maju," kata Veda melalui akun media sosial Instagram.

    "Maaf, tim. Kami akan kembali dengan lebih kuat," ujarnya.

    Balapan seri selanjutnya akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol pada 24-26 April 2026.

    Veda memiliki cerita manis di lintasan sepanjang 4,4 km itu saat berhasil meraih pole position dan podium ketiga pada Red Bull Rookies Cup 2025.

    CATATAN LAP TERCEPAT BALAPAN MOTO3 AMERIKA 2026

    1. Guido Pini (Leopard Racing) 2:13,417
    2. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) 2:13,659
    3. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) 2:13,786
    4. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) 2:13,844
    5. Maximo Quiles (CFMoto Aspar Team) 2:13,852
    6. Adrian Fernandez (Leopard Racing) 2:14,113
    7. Joel Esteban (Level UP - MTA) 2:14,139
    8. Adrian Cruces (CIP Green Power) 2:14,281
    9. Marco Morelli (CFMoto Aspar Team) 2:14,301
    10. Matteo Bertelle (Level UP - MTA) 2:14,413
    11. Joel Kelso (GRYD MLav Racing) 2:14,425
    12. Scott Ogden (CIP Green Power) 2:14,453
    13. Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3) 2:14,477
    14. Zen Mitani (Honda Team Asia) 2:14,568
    15. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) 2:14,662
    16. Casey O'Gorman (SIC58 Squadra Corse) 2:14,828
    17. Eddie O'Shea (GRYD MLav Racing) 2:14,875
    18. Hakim Danish (AEON Credit - MT Helmets - MSI) 2:14,902
    19. Marcos Uriarte (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) 2:14,930
    20. Nicola Carraro (Rivacold Snipers Team) 2:1,139
    21. Jesus Rios (Rivacold Snipers Team) 2:15,283
    22. Ryusei Yamanaka (AEON Credit - MT Helmets - MSI) 2:1,302
    23. Ruche Moodley (CODE Motorsports) 2:15,361
    24. Cormac Buchanan (CODE Motorsports) 2:15,459
    25. Leo Rammerstorfer (SIC58 Squadra Corse) 2:15,877

    Baca Juga: MotoGP Amerika 2026 - 3 Atlet Italia Kompak Jadi Juara di Hari yang Sama, Bezzecchi, Kimi Antonelli, hingga Jannik Sinner

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS