Ramadhan Sananta soal Merespons Tekanan di Timnas Indonesia: Saya Tetap akan Lakukan yang Terbaik! - Bolasport
Ramadhan Sananta soal Merespons Tekanan di Timnas Indonesia: Saya Tetap akan Lakukan yang Terbaik!
BOLASPORT.COM - Striker timnas Indonesia, Ramadhan Sananta jadi sasaran kritik netizen di media sosial usai penampilan yang dinilai mengecewakan saat lawan Saint Kitts and Nevis.
Ramadhan Sananta jadi sasaran kritik netizen usai penampilan yang dinilai tak memuaskan dalam laga timnas Indonesia kontra Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3/2026).
Cacian dan makian untuk penyerang 23 tahun itu membuat pelatih timnas Indonesia, John Herdman pasang badang dan membela anak asuhnya.
"Ya, maksud saya, kita butuh Ramadhan Sananta," kata John Herdman.
"Saya sangat kecewa dengan kritik yang diterima pemain muda itu."
Baca Juga: Legenda Liverpool Daniel Sturridge Hadir di Jakarta, Resmi Jadi Hero di FC Mobile
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, diperkirakan bakal menurunkan pola berbeda saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)"Dia adalah pemain yang memberikan seluruh hatinya di lapangan untuk Indonesia setiap saat."
"Dia berdarah Merah Putih. Dia mencintai negaranya. Beberapa hinaan di media sosial itu tidak bisa diterima," tambahnya.
Pelatih asal Inggris itu berpendapat bahwa seorang striker tak hanya dinilai dari banyaknya gol yang diciptakan tetapi dari kontribusi yang diberikan untuk tim.
"Ketika Anda melihat Olivier Giroud, dia tidak mencetak gol di Piala Dunia tetapi tidak ada yang mengkritik penampilannya karena apa yang dia lakukan adalah bekerja untuk tim," kata Herdman.
"Sananta adalah pemain seperti itu. Dia adalah tipe pemain yang mengutamakan tim."
"Pergerakannya memungkinkan Ole Romeny, Ragnar, Beckham Putra, dan lainnya untuk mendapatkan ruang," tambahnya.
Sananta sendiri merespons kritikan yang ia terima dengan unggahan opstimistis di instagram pasca-laga lawan Saint Kitts and Nevis.
Ramadhan Sananta sedang menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya jelang bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)Ia bertekad akan tetap terus memberikan yang terbaik buat timnas Indonesia.
"Saya akan tetap mencoba melakukan yang terbaik dan Tuhan yang menentukan sisanya," kata Sananta.
"Alhamdulillah kemenangan yang bagus," tambahnya.
Sementara itu, dalam wawancara di program Bola Itu Life milik media Malaysia, Astro Arena, Ramadhan Sananta berbicara banyak soal mengatasi tekanan.
Pemain asal Kepulaun Riau itu memilih merespons pressure atau tekanan untuk menjadikannya lebih baik ketimbang harus jatuh.
"Setiap pemain pasti merasakan tekanan, tetapi kembali ke pemain tersebut cara mengatasinya," kata Ramadhan Sananta dilansir BolaSport.com dari Youtube Astro Arena.
"Sepak bola wajar sekali ada tekanan, bagaimana dari kita sendiri untuk meresponsnya, kalau kita pikir terlalu banyak, kita malah jatuh terlalu cepat."
Baca Juga: Klasemen Championship - Adhyaksa FC di Puncak, Persipura Kembali ke Zona Promosi
Ramadhan Sananta sedang bersiap jelang bertanding membela Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)"Dari sepak bola, kita belajar banyak dari emosi, kita pemain lagi down, kita nggak cetak gol, itu hal normal."
"Tergantung kita lagi kita mau naik atau kita mau jatuh," tambahnya.
Ramadhan Sananta sendiri mengaku bangga kembali dipercaya dapat panggilan timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman.
Bersama pelatih baru asal Inggris, Sananta bersedia kembali berproses untuk membawa timnas Indonesia kembali berjaya.
"Sebelum ini, sama coach Shin saya merasakan juga, sama coach Patrick saya juga merasakan, atmosfer yang berbeda, situasi yang berbeda," ujarnya.
"Dan sekarang datang pelatih baru juga coach John Herdman, saya belum tahu karakter dia seperti apa, yang jelas saya bangga bisa dipanggil buat timnas."
"Kalau saya diberi kesempatan, saya akan memberikan yang terbaik."
"Dan buat coach John Herdman, semoga kita bisa benahi lagi dari awal, kita langkah demi langkah lagi."
"Kita tahu timnas Indonesia banyak sekali pendukungnya, kemarin kita gagal Pildun adalah kekcewaan mereka juga."
"Mari kita lihat saja, bersama pelatih baru (perjalanan membawa kami)," tambahnya.