0
News
    Home Berita Featured FIFA Series John Herdman PSSI Awards Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial TIMNAS Bulgaria Timnas Indonesia

    Pemain Timnas Indonesia Hadir di PSSI Awards Jelang Hadapi Bulgaria, John Herdman Jawab Kekhawatiran Netizen - Bolasport

    6 min read

     

    Pemain Timnas Indonesia Hadir di PSSI Awards Jelang Hadapi Bulgaria, John Herdman Jawab Kekhawatiran Netizen


    Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan jawab soal kekhawatiran netizen seusai beberapa pemain skuad Garuda hadir di PSSI Awards 2026. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas IndonesiaJohn Herdman, akhirnya pasang badan menyusul sorotan tajam netizen terkait kehadiran sejumlah pilar Skuad Garuda di ajang PSSI Awards 2026.

    Seperti diketahui, PSSI Awards digelar di Studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta, Sabtu (28/3/2026).

    Dalam acara ini memang terlihat beberapa pemain Timnas Indonesia hadir seperti Jay Idzes, Maarten Paes, Emil Audero, Rizky Ridho, hingga Jens Raven.

    Jay Idzes terpilih sebagai pemain terbaik, Rizky Ridho menerima anugerah gol terbaik, Maarten Paes menjadi penjaga gawang terbaik, dan Emil Audero meraih penghargaan untuk penyelamatan terbaik.

    Kehadiran pilar pemain Timnas Indonesia dalam acara itu langsung menjadi perbincangan pencinta sepak bola Tanah Air.

    Baca Juga: Pelatih Bulgaria Puji John Herdman, Nilai Timnas Indonesia Lebih Baik dari Era Patrick Kluivert

    Pasalnya, kehadiran mereka dituding berpotensi merusak fokus jelang laga final krusial kontra Bulgaria.

    Hal ini karena Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria dalam laga final FIFA Series 2026 yang bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3/2026).

    Menanggapi kekhawatiran publik soal konsentrasi pemain setelah menghadiri PSSI Awards, John Herdman menegaskan bahwa Jay Idzes dan kawan-kawan tetap disiplin sepenuhnya.

    Mantan pelatih Timnas Kanada tersebut mengungkapkan bahwa apresiasi itu menjadi modal mental berharga bagi Jay Idzes hingga Maarten Paes untuk menatap laga final melawan Bulgaria.

    “Itu acara yang sangat bagus. Penting untuk merayakan pencapaian para pemain dan juga orang-orang di balik layar,” ujar John Herdman kepada awak media termasuk BolaSport.com di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (29/3/2026).

    “Para pemain menikmati momen itu dan merasa dihargai. Itu juga bisa menginspirasi generasi muda Indonesia,” ucapnya.

    “Bagi saya, acara itu justru membantu pemain merasa lebih terhubung dengan negaranya.”

    Kendati demikian, pelatih asal Inggris tersebut telah memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya bahwa pertandingan melawan tim peringkat 87 dunia itu bukan hal yang mudah.

    Ia bahkan menegaskan Bulgaria adalah lawan yang tentu berbeda dari Saint Kitts and Nevis yang menjadi rival pada laga pertama sebelumnya.

    Apalagi, Bulgaria telah meraih kemenangan telak 10-2 atas Kepulauan Solomon.

    Untuk itu, Herdman mengaku telah mempersiapkan tim dengan baik karena Bulgaria merupakan tim yang kuat dalam hal fisik, terorganisir, dan memiliki transisi yang bagus.

    “Bulgaria lebih besar, lebih kuat, dan lebih terorganisasi,” kata John Herdman.

    “Kami harus memulai pertandingan dengan lebih baik. Jika memulai lambat, kami bisa dihukum,” ungkapnya.

    Mantan pelatih Toronto FC tersebut juga menegaskan agar Kevin Diks dan kawan-kawan tidak lengah pada 15 menit awal.

    Herdman menilai bahwa pemain Bulgaria memiliki transisi cepat sehingga mereka bisa menghukum pertahanan Garuda apabila tim bermain lambat.

    Baca Juga: Kirim Ancaman ke Bulgaria, Kevin Diks Yakin Timnas Indonesia Bisa Cetak Sejarah di FIFA Series 2026

    “Kalau memulai lambat seperti kemarin, kami bisa dihukum. Tim seperti Bulgaria, kalau mereka unggul lebih dulu, mereka tahu cara mengunci pertandingan,” jelas John Herdman.

    “Jadi 10-15 menit awal sangat penting. Kami harus bermain profesional sejak awal.”

    Herdman mengingatkan bahwa Bulgaria memang memiliki banyak pemain bagus meski tak tampil dengan skuad terbaiknya.

    Dalam ajang ini, Bulgaria memang lebih memilih membawa para pemain pelapis.

    Walaupun begitu, John Herdman menegaskan bahwa mereka bukan lawan yang mudah karena memang sudah terbukti saat melawan Kepuluan Solomon.

    Untuk itu, ia tetap mengirim peringatan kepada para pemain jelang laga final ini.

    “Pemain sayap mereka sangat berbahaya. Mereka sering membentuk kombinasi segitiga di sisi lapangan,” tutur Herdman.

    “Jika mereka menemukan ritme, itu bisa sangat menyulitkan kami. Jadi kami harus menghentikan pola permainan mereka di sisi lapangan,” pungkasnya.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS