Mulut Berbisa Malaysia Playing Victim, Peter Cklamovski Ngeluh Duit Habis Buat Bayar Denda - Semua Halaman - Superball
Mulut Berbisa Malaysia Playing Victim, Peter Cklamovski Ngeluh Duit Habis Buat Bayar Denda - Semua Halaman - Superball.id
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 20 Maret 2026 | 17:00 WIB
Publik Malaysia masih mencoba playing victim, Peter Cklamovski mengeluh banyak uang habis untuk bayar denda. (FAM.ORG.MY/THETHAO247.VN)
SUPERBALL.ID - Malaysia masih berlagak bak korban dalam skandal naturalisasi, Peter Cklamovski singgung uang habis karena denda FIFA dan AFC.
Malaysia masih berakting sebagai korban dalam skandal naturalisasi yang melibatkan tujuh pemain keturunan yang ternyata palsu.
Mulai dari media lokal sampai pelatih skuad Harimau Malaya, seperti berlomba dalam meratapi nasib setelah disanksi bersalah oleh AFC.
Media lokal, NST.com.my, cukup mendramatrisir nasib Peter Cklamovski yang diklaim kehilangan para pemain andalan di tim nasional.
Selain itu Malaysia juga kehilangan banyak poin hingga posisinya dari puncak Grup F Kualifikasi Piala Asia 2026 direnggut oleh lawannya.
Pada akhirnya mimpi Cklamovski dan Malaysia tampil di Piala Asia 2027 pupus sebelum putaran ketiga kualifikasi berakhir.
NST.com.my terkesan menggambarkan nasib Malaysia sebagai pelaku pelanggaran dan pemalsuan dokumen justru seperti korban.
"Para pemain kunci diambil darinya, poin-poin diambil darinya. Posisi puncak timnya juga direbut."
"Mimpi Peter Cklamovski di Piala Asia telah berakhir bahkan sebelum babak kualifikasi usai," tulis NST.com.my.
Baca Juga: Timnas Malaysia Pilih Thailand sebagai Tempat Letihan Terakhir Sebelum Lawan Vietnam
Senada dengan apa yang diungkapkan media lokal Malaysia itu, Peter Cklamovski mengeluh banyaknya uang yang sudah terbuang.
Mirisnya banyak uang terbuang hanya untuk membayar denda, baik dari FIFA maupun AFC karena skandal naturalisasi.
Malaysia telah kalah, putusan CAS memperkuat bukti FIFA soal temuan pemalsuan dokumen, dua hal inilah yang menjadi dasar AFC memberikan sanksi.
Cklamovski hanya dapat meratapi nasib Malaysia, memulai semuanya dari nol, di saat seperti inilah kata-kata magis muncul.
Yakni, Cklamovski meminta pengembangan pemain muda lokal Malaysia agar lebih ditingkatkan sebagai dasar membangun fondasi yang kokoh.
"Uang apa pun yang kita miliki, harus kita belanjakan untuk membayar denda (FAM juga didenda oleh FIFA dan AFC), dan kemudian memulai semuanya dari nol."
"Kita harus memikirkan pembangunan lokal, pemain muda, dan membangun fondasi yang kokoh, " kata Peter Cklamovski.
Bagi publik Malaysia, Peter Cklamovski bak dewa dengan rekor kemenangan bersama skuad Harimau Malaya, bahkan dengan cara curang.
Baca Juga: Malaysia Berniat Bawa Hukuman Kalah WO ke CAS, AFC: Silakan Kalau Memang Tak Puas
Kecurangan itu masih belum bisa diakui sepenuhnya oleh masyarakat Malaysia, mereka jusrtu menyebutnya sebagai masalah di luar lapangan.
"Para penggemar mendukung kepemimpinannya, para pengamat memuji metodenya, dan ada harapan bahwa Malaysia akhirnya menemukan stabilitas di lapangan."
"Namun dalam waktu kurang dari setahun, semua janji itu sirna, bukan karena performa yang buruk, tetapi karena masalah di luar lapangan," tulis NST.com.my.
Menarik dinantikan seperti apa nasib Timnas Malaysia ke depannya, akankah menuai keuntungan atau tambah merana dalam kesenggsaraan.
Malaysia juga masih akan menghadapi Vietnam di laga pamungkas putaran ketiga Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Vietnam.