Mario Aji Frustrasi, Manajer Honda Team Asia Kecewa Gagal Finis Ke-2 Kali dalam 3 Seri Moto2 2026 - Bolasport
BOLASPORT.COM - Dewi Fortuna seperti belum berpihak kepada pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji ketika balapan Moto2. Nestapa gagal finis yang terulang sangat disesali dan tak mau diulangi lagi.
Mario Suryo Aji masih belum bersahabat dengan hari Minggu setelah untuk kesekian kali tidak dapat mengeluarkan potensinya dalam balapan Grand Prix.
Terkini, rider Honda Team Asia tersungkur dalam balapan seri ketiga Moto2 Amerika pada Minggu (29/3/2026) di Circuit of The Americas, Austin, Amerika Serikat.
Mario terjatuh dari posisi ke-15 ketika balapan yang sempat diulang karena kecelakaan karambol itu menyisakan dua putaran lagi.
Sebagai informasi, Mario memulai balapan dari posisi ke-19.
Dia sempat menembus 10 besar setelah lolos dari kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh pembalap pada lap pertama sebelum restart.
Dalam balapan yang kedua, Mario merangsek lagi untuk naik ke posisi ke-14.
Pembalap berusia 22 tahun itu menempel Adrian Huertas walau ritmenya menurun hingga justru tersusul pembalap Italtrans Racing Team lainnya, Daniel Munoz.
Baca Juga: Kalah Lagi di Sirkuit Kekuasaan, Marc Marquez Pantang Salahkan Motor Ducati
Bagi Mario, ini adalah hasil gagal finis yang kedua dalam tiga seri. Petaka yang sama dialami dia pada seri pertama di Thailand.
Hingga tiga seri, Mario baru mendapat tiga poin untuk menempati posisi ke-19 di klasemen. Tiga poin itu diraih tatkala finis ke-13 pada balapan di Brasil.
Mario mengungkapkan perasaan frustrasinya. Apalagi, kecelakaan terjadi karena kesalahan yang membuat dia kehilangan grip ban depan.
Mario juga menunjuk kesalahan lain yang dilakukannya pada hari pertama yang memengaruhi ritme dan situasi yang lebih sulit sepanjang akhir pekan kemarin.
"Kesalahan ini tidak bisa diterima dan tidak bisa terjadi lagi," kata Mario Aji melalui rilis tim Honda Team Asia setelah GP Amerika.
"Ini membuat frustrasi karena setelah sebuah akhir pekan yang sulit saya masih percaya kami bisa mendapatkan sesuatu dari balapannya."
"Akan tetapi, saya tidak bisa menyelesaikannya."
Kalimat Mario mirip seperti ketika gagal finis pada Moto2 Thailand awal Maret lalu karena terjatuh pada lap pertama. Dia menyebut eror sendiri sebagai penyebabnya.
Frustrasinya Mario Aji bisa dimengerti mengingat soal kecepatan dia telah menunjukkan bahwa dirinya bisa bersaing di posisi yang lebih baik.
Pada GP Thailand dan GP Brasil, dia bersanding di jajaran 10 besar hingga babak kualifikasi tetapi kurang beruntung ketika balapan.
Bahkan posisi ke-13 yang diraihnya pada balapan di Negeri Samba masih menyisakan sedikit kekecewaan mengingat dirinya diekspektasikan bisa lebih baik.
Penyesalan juga diungkapkan Hiroshi Aoyama selaku manajer tim Honda Team Asia atas hasil terkini pembalap yang telah diasuhnya sejak 2022 itu.
"Balapan Moto2 kali ini cukup sulit, terutama karena red flag dan restart," ucap sang mantan juara dunia GP250, kategori pendahulu Moto2.
"Hal itu membuat balapannya lebih pendek dan mengubah situasi untuk semua tim dan pembalap, tetapi bahkan dengannya, balapannya tidak mudah bagi pembalap kami."
"Sayangnya, Mario terjatuh jelang akhir ketika berjuang untuk mendapatkan poin, jadi ini adalah hasil mengecewakan lainnya setelah akhir pekan yang sulit."
Honda Team Asia hanya melihat Taiyo Furusato sebagai satu-satunya pembalap mereka yang finis. Mantan bocah ajaib Jepang itu berakhir di urutan ke-18.
"Secara keseluruhan akhir pekan ini tidak berjalan seperti yang kami harapkan dan kami perlu memahami di mana kami bisa meningkat."
"Kami akan tetap fokus, terus berusaha, dan berusaha untuk kembali lebih kuat pada balapan selanjutnya," imbuh Aoyama.
Mario juga bertekad untuk memanfaatkan jeda panjang selama tiga pekan menuju seri berikutnya pada 24-26 April di Sirkuit Jerez, Spanyol, untuk memulihkan fisik dan mental.
Kesalahan lain pantang dilakukan mengingat anggapan bahwa kejuaraan sesungguhnya dimulai dalam rangkaian balapan di Eropa.
"Saya ingin berterima kasih kepada tim atas semua pekerjaan yang mereka lakukan sepanjang pekan," kata Mario Aji.
"Saya akan melakukan yang terbaik untuk kembali dengan lebih baik pada seri berikutnya."