Malaysia Berniat Bawa Hukuman Kalah WO ke CAS, AFC: Silakan Kalau Memang Tak Puas - Semua Halaman - Superball
Malaysia Berniat Bawa Hukuman Kalah WO ke CAS, AFC: Silakan Kalau Memang Tak Puas - Semua Halaman - Superball.id
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 19 Maret 2026 | 21:17 WIB
SUPERBALL.ID - Harapan Timnas Malaysia untuk berlaga di Piala Asia 2027 yang berlangsung di Arab Saudi pada awal tahun depan dipastikan pupus.
Kepastian itu didapat setelah Timnas Malaysia menerima hukuman kalah 0-3 dalam dua laga di Kualifikasi Piala Asia 2027.
Malaysia dinyatakan kalah WO (walkover) dalam laga melawan Timnas Nepal dan Timnas Vietnam di Grup F pada tahun lalu.
Malaysia dinyatakan melanggar Pasal 56 Kode Disiplin dan Etika AFC dengan menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat.
Baca Juga: Ucapan Pelatih Malaysia Tak Sesuai Kenyataan, Bomber JDT Belum Tersedia Lawan Vietnam
Keputusan itu membuat Malaysia turun ke posisi kedua klasemen Grup F dengan torehan 9 poin, terpaut enam poin dari Vietnam.
Terlepas dari hasil laga terakhir mereka melawan Vietnam pada 31 Maret, Malaysia dipastikan gagal lolos ke Piala Asia 2027.
Di sisi lain, Vietnam dinobatkan sebagai juara grup usai mengumpulkan 15 poin dan mendapatkan tiket ke Piala Asia 2027.
Menanggapi hukuman dari AFC, CEO Timnas Malaysia Rob Friend mengatakan pihaknya tengah meneliti semua jalur hukum yan tersedia.
Rob Friend juga mengatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
"Kami menghormati proses aturan persaingan," kata Rob Friend, dikutip SuperBall.id dari Hmetro.com.my.
"Pada saat yang sama, masalah ini sedang diselidiki melalui jalur hukum yang sesuai," tambahnya.
Pernyataan tersebut memberikan indikasi yang jelas bahwa Malaysia sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas keputusan AFC.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal AFC Datuk Seri Windsor Paul John juga telah mempersilakan Malaysia untuk mengajukan banding.
Ia mengakui bahwa pihak mana pun yang tidak puas dengan keputusan Komite Disiplin AFC berhak untuk mengajukan banding.
Baca Juga: Respons CEO Timnas Malaysia soal Sanksi AFC Jelang Laga Kontra Vietnam
Menurutnya, proses tersebut sejalan dengan prosedur standar dalam sepak bola internasional.
Windsor menjelaskan bahwa Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga berhak membawa kasus ini ke CAS jika tidak puas dengan keputusan AFC.
"Mereka (FAM) dapat mengajukan banding. Dalam surat kepada FAM, mereka akan diberi jangka waktu untuk mengajukan banding."
"Setelah mengajukan banding, jika mereka masih tidak puas, mereka dapat pergi ke CAS. Prosesnya sama di sepak bola," katanya.
Masalah ini bermula dari tindakan FIFA yang menskors tujuh pemain naturalisasi Malaysia karena menggunakan dokumen yang tidak valid dalam proses pendaftaran mereka.
Setelah itu, FIFA menjatuhkan sanksi skorsing selama 12 bulan terhitung sejak September tahun lalu kepada ketujuh pemain.
Tidak puas dengan keputusan tersebut, pihak-pihak terkait membawa kasus ini ke CAS, tetapi kemudian ditolak.
CAS menguatkan keputusan yang dibuat oleh FIFA, sehingga mengonfirmasi hukuman terhadap ketujuh pemain.
Perkembangan ini kemudian memicu tindakan lanjutan dari AFC yang menjatuhkan hukuman kalah WO terhadap Harimau Malaya di Kualifikasi Piala Asia 2027.
Semua mata kini tertuju pada langkah selanjutnya yang akan diambil oleh manajemen Timnas Malaysia.