0
News
    Home Berita Featured John Herdman Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Legenda Timnas Indonesia Ungkap Kesenangan Pemain pada Taktik Herdman - readers

    3 min read

     

    Legenda Timnas Indonesia Ungkap Kesenangan Pemain pada Taktik Herdman

    Langkah awal Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih John Herdman menunjukkan sinyal yang menggembirakan. Kemenangan telak 4-0 atas St. Kitts and Nevis menjadi bukti awal adaptasi positif para pemain terhadap strategi baru.

    Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (27/3/2026) malam WIB itu memberikan indikasi perubahan gaya bermain Timnas Indonesia. Kurnia Sandy, legenda penjaga gawang Timnas Indonesia, menilai adanya perbedaan kualitas yang signifikan sejak babak pertama.

    “45 menit pertama, kualitas pemain timnas Indonesia setingkat di atas lawannya,” kata Kurnia Sandy kepada Kompas.com.

    Menurutnya, transisi permainan menjadi perubahan yang paling mencolok. Koordinasi yang lebih baik terlihat saat menyerang maupun bertahan.

    “Terlepas dari kualitas lawannya, pergerakan para pemain lebih terkoordinasi dengan baik, jarak antarlini juga terjaga,” ujar pelatih kiper Persela Lamongan itu.

    “Kreativitas pemain ketika menyerang sangat luar biasa dan variatif. Yang jelas terlihat adalah motivasi semangat juang para pemain sangat luar biasa,” imbuhnya.

    Pendekatan permainan yang lebih disiplin menjadi perbedaan lain yang dilihat Kurnia Sandy dibandingkan era sebelumnya. Permainan Timnas Indonesia di bawah John Herdman tampak lebih terstruktur.

    “Secara keseluruhan game plan atau cara bermain sangat berbeda jauh dengan era Patrick Kluivert. Sekarang lebih terstruktur ketika menyerang dan disiplin ketika bertahan. Semua pemain selalu terlibat di setiap situasi,” tutur Kurnia Sandy.

    Dominasi timnas Indonesia di lapangan terlihat sejak awal laga. Beckham Putra membuka skor pada menit ke-15, memanfaatkan umpan terobosan dari Ole Romeny. Beckham kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-25, menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

    Memasuki babak kedua, tekanan Indonesia tidak mengendur. Ole Romeny menambah keunggulan pada menit ke-53, memanfaatkan kemelut di depan gawang. Mauro Zijlstra mencetak gol penutup pada menit ke-75, lolos dari offside dan menuntaskan umpan terobosan dengan tenang.

    Maarten Paes juga tampil sigap dengan sejumlah penyelamatan penting, menjaga gawang Timnas tetap steril dan menutup laga dengan skor 4-0.

    Awal Menjanjikan

    Kurnia Sandy menilai kemenangan ini bukan hanya soal skor, tetapi juga tentang bagaimana para pemain mulai menikmati sistem permainan yang diterapkan.

    “Kesimpulannya pemain sangat menikmati cara bermain yang diterapkan dan diinginkan oleh staf pelatih. Semoga tren positif ini terus berlanjut dan semakin membaik ke depannya,” ujarnya menjelaskan, dilansir dari Kompas.com.

    Dengan hasil ini, Timnas Indonesia berhak melaju ke final melawan Bulgaria di Stadion GBK, Senin (30/3/2026) mendatang.


    Komentar
    Additional JS