0
News
    Home Berita Featured Media China Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas China Timnas Indonesia Timnas Irak

    Lebih Buruk dari Timnas Indonesia, Media China Mimpi Negaranya Jadi Pengganti Iran karena Alasan Ini - Semua Halaman - Superball

    5 min read

     

    Lebih Buruk dari Timnas Indonesia, Media China Mimpi Negaranya Jadi Pengganti Iran karena Alasan Ini - Semua Halaman - Superball.id

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Kamis, 5 Maret 2026 | 11:35 WIB


    Para pemain Timnas China menyanyikan lagu kebangsaan sebelum menghadapi Arab Saudi dalam Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Dalian, 10 September 2024. China bersaing dengan Timnas Indonesia masuk 4 besar. (AFP)

    SUPERBALL.ID - Banyak media China secara tak terduga melaporkan kemungkinan tim nasional mereka terpilih untuk menggantikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026.

    Kemungkinan absennya Timnas Iran di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan belakangan ini.

    Hal ini menyusul konflik di Timur Tengah antara Iran dan salah satu negara tuan rumah Piala Dunia 2026, Amerika Serikat.

    Presiden FIFA Gianni Infantino sejatinya telah mencoba meyakinkan Iran dengan menekankan bahwa sepak bola tidak terkait dengan politik.

    Baca Juga: Gagal Dekati Persib, Bek Timnas Indonesia Sebut Sisa Laga Persija di Super League Ibarat Final

    Namun, Presiden Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj mengonfirmasi bahwa tim nasionalnya mungkin tidak punya pilihan selain menarik diri.

    "Dengan apa yang terjadi hari ini dan dampak dari serangan Amerika Serikat, sangat sulit bagi kami untuk memiliki harapan (untuk berpartisipasi dalam) Piala Dunia."

    "Namun, pimpinan olahraga lah yang memegang tanggung jawab untuk membuat keputusan akhir mengenai masalah ini," kata Mehdi Taj.

    Apabila Iran menarik diri dari Piala Dunia 2026, FIFA harus mempertimbangkan untuk mencari tim pengganti.

    Sejauh ini, FIFA belum membuat pengumuman resmi tentang bagaimana mereka akan menemukan tim pengganti.

    Namun, banyak media di Asia dan dunia memprediksi bahwa Timnas Irak akan ditunjuk untuk menggantikan posisi Iran.

    Pasalnya, Irak adalah tim terbaik kesembilan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia usai lolos ke babak play-off antarkonfederasi.

    Apabila Irak dipilih untuk menggantikan Iran, tempat mereka di play-off antarkonfederasi akan diberikan kepada Uni Emirat Arab (UEA).

    Sebab, UEA adalah tim yang ditekuk Irak di putaran kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia untuk merebut tiket play-off.

    Namun, media China baru-baru ini membuat laporan mengejutkan mengenai kemungkinan tim nasional mereka menjadi pengganti Iran.

    Baca Juga: Bukan Timnas Indonesia, Ini Kandidat Pengganti Iran di Piala Dunia 2026

    Beberapa media China dengan percaya diri menyatakan bahwa tim nasionalnya layak dipilih karena populasi mereka yang besar.

    "Masalah utamanya adalah bagaimana menangani partisipasi Iran dalam perhelatan Piala Dunia secara legal dan adil."

    "Dengan mempertimbangkan jumlah penggemar dan manfaat bagi sponsor, banyak yang percaya bahwa Timnas China harus dipilih sebagai alternatif," tulis Sina.

    Media China lainnya, 163, juga menerbitkan banyak artikel yang mendukung pandangan bahwa China harus dipilih daripada Iran.

    Padahal, China lebih buruk dari Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia usai gagal melaju ke ronde keempat.

    Artinya, peluang China untuk menggantikan Iran seharusnya lebih kecil dari Indonesia yang mencapai putaran keempat.

    Iran mengamankan tempat di Piala Dunia 2026 usai finis pertama di Grup A putaran ketiga kualifikasi dengan raihan 23 poin.

    Berdasarkan hasil undian, Timnas Iran berada di Grup G Piala Dunia 2026 bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

    Menurut jadwal, Iran seharusnya memainkan tiga pertandingan babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 di AS.

    Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.

    Komentar
    Additional JS