0
News
    Home Atalanta Berita Featured Inter Milan Liga Italia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Serie A Spesial

    Laga Inter Vs Atalanta Diwarnai Kotroversi Wasit, Nerazzurri Lakukan Aksi Tutup Mulut - Kompas

    8 min read

     

    Laga Inter Vs Atalanta Diwarnai Kotroversi Wasit, Nerazzurri Lakukan Aksi Tutup Mulut

    KOMPAS.com - Ketegangan menyelimuti Stadion Giuseppe Meazza setelah raksasa Inter Milan gagal meraih poin penuh saat menjamu Atalanta dalam lanjutan pekan ke-29 Liga Italia 2025-2026, Sabtu (14/3/2026).

    Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut diwarnai protes keras dari kubu tuan rumah yang merasa dirugikan oleh serangkaian keputusan wasit Gianluca Manganiello.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Hasil ini membuat posisi Inter Milan di puncak klasemen Serie A kian terancam.

    Setelah sebelumnya tumbang di laga Derby della Madonnina, La Beneamata kini hanya terpaut delapan angka dari AC Milan.

    AS Targetkan Pulau Kharg di Iran, Alasan di Balik Serangan

    Jika sang rival sekota mampu menumbangkan Lazio pada laga hari ini, maka margin keunggulan mereka akan terpangkas menjadi lima poin saja.

    Baca juga: Hasil Inter Milan Vs Atalanta 1-1: Nerazzurri Gagal Menang Lagi di Giuseppe Meazza

    Kemarahan skuad asuhan Cristian Chivu bermula pada menit ke-82. Saat itu, Inter tengah memimpin 1-0.

    Namun pemain tim tamu, Kamaldeen Sulemana, merebut bola dari Denzel Dumfries di area sensitif.

    Meskipun Dumfries terjatuh karena kontak fisik, wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Baca juga: Jadwal Derby Milan, Christian Pulisic Incar Gol demi Akhiri Paceklik

    Bola muntah hasil tepisan Yann Sommer disambar oleh Nikola Krstovic untuk menyamakan skor.

    Puncak kekecewaan terjadi empat menit berselang ketika Davide Frattesi terlihat ditendang oleh bek lawan, Giorgio Scalvini, di dalam kotak terlarang.

    Namun, wasit Manganiello kembali mengabaikan insiden tersebut, bahkan setelah mendapatkan pantauan dari VAR.

    Keputusan ini membuat Cristian Chivu meradang di pinggir lapangan hingga akhirnya ia diusir keluar oleh sang pengadil.

    Baca juga: Usaha Real Madrid Pulangkan Nico Paz Berpotensi Diganggu Inter Milan

    Isu "Liga Marotta" yang Mulai Memudar

    Kontroversi di laga ini seolah mematahkan anggapan miring yang selama ini melekat pada kancah sepak bola Italia.

    Selama ini, banyak pihak mengejek liga dengan sebutan "Liga Marotta" lantaran anggapan bahwa klub yang dipimpin Giuseppe Marotta tersebut sering mendapatkan keuntungan dari wasit.

    Namun, pengamat sepak bola dan mantan pelatih I Nerazzurri, Andrea Stramaccioni, menilai keputusan wasit di laga ini murni sebuah kesalahan.

    Baca juga: Hasil Lecce Vs Cremonese 2-1: Satu Gol Dianulir, Rating Emil Audero Terendah

    Melalui saluran DAZN, ia memberikan analisis tajam mengenai pelanggaran terhadap Frattesi.

    "Scalvini menendang kaki Frattesi setelah pemain Inter menerima bola. Itu penalti," kata Stramaccioni.

    "Tidak ada yang perlu didiskusikan. Kita melihat 90 kali penalti diberikan dalam kejadian seperti ini."

    Aksi Boikot Media oleh Skuad Nerazzurri

    Merasa diperlakukan tidak adil untuk kedua kalinya dalam dua pekan terakhir, pihak klub mengambil langkah tegas.

    Baca juga: Inter Milan Vs Atalanta: Kesempatan Gattuso Untuk Persiapkan Timnas Italia

    Mereka masih ingat betul bagaimana pekan lalu wasit Daniele Doveri tidak memberikan penalti meski gelandang AC Milan, Samuele Ricci, melakukan handball.

    Sebagai bentuk protes atas kepemimpinan wasit di laga kontra Atalanta, tidak ada satu pun anggota tim yang bersedia memberikan pernyataan kepada awak media pascapertandingan.

    Sampai berita ini diturunkan, Komisi Wasit Italia belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS