Jurnalis Perancis Tuduh Kylian Mbappe Berbohong soal Cederanya - Kompas
KOMPAS.com - Kylian Mbappe menjadi sorotan setelah muncul polemik terkait penanganan cederanya di Real Madrid.
Tim medis Real Madrid disebut melakukan kesalahan saat memeriksa kondisi Kylian Mbappe.
Awalnya, pemeriksaan difokuskan pada lutut kanan dan tidak ditemukan masalah. Namun, cedera sebenarnya terjadi pada lutut kiri dengan indikasi robekan ligamen.
Situasi ini memicu kritik terhadap penanganan medis di raksasa Liga Spanyol itu. Mbappe kemudian memberikan klarifikasi dan membantah informasi tersebut.
"Informasi yang menyatakan bahwa mereka memeriksa lutut yang salah itu sepenuhnya tidak benar," kata Mbappe.
Ia juga mengakui adanya kemungkinan kesalahan komunikasi dalam proses tersebut.
"Saya mungkin memiliki tanggung jawab tidak langsung atas situasi ini karena kurangnya komunikasi, yang akhirnya membuka ruang interpretasi bagi semua orang untuk mengisi kekosongan informasi tersebut," ujarnya.
Baca juga: Keyakinan Como tentang Peluang Nico Paz Kembali ke Real Madrid
Tuduhan dari Jurnalis Perancis
Pernyataan Mbappe mendapat tanggapan dari jurnalis Perancis, Daniel Riolo.
Ia merupakan pihak yang pertama kali mengungkap dugaan kesalahan diagnosis tersebut.
Riolo menyatakan tetap pada laporannya dan menilai ada upaya untuk menutup informasi yang sebenarnya terjadi.
Ia bahkan menuduh Mbappe tidak menyampaikan fakta secara jujur.
AFP/FADEL SENNA
Gelandang Barcelona, Frenkie De Jong, dan penyerang Real Madrid, Kylian
Mbappe, berebut bola pada laga final Piala Super Spanyol antara FC
Barcelona dan Real Madrid di Stadion King Abdullah di Jeddah pada 11
Januari 2026.
"Saya akan katakan, dia berbohong," ucap Riolo.
"Saya pikir ini strategi yang diterapkan bersama Real."
"Dia tidak ingin merusak kepentingan Real yang terlihat sangat konyol dari cerita ini."
"Saya mengonfirmasi kasus Mbappe ini 1000 persen," lanjutnya.