John Herdman Ungkap Proyek Masa Depan Timnas Indonesia di Balik Pemanggilan Dony Tri Pamungkas dan Mauro Zijlstra - Bolasport
BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tidak main-main dalam membangun pondasi baru skuad Garuda. Bahkan pemanggilan Dony Tri Pamungkas dan Mauro Zijlstra juga bagian dari proyek masa depan yang mulai dipersiapkan saat ini.
John Herdman memang memanggil 24 pemain skuad final untuk Timnas Indonesia mengahdapi FIFA Series 2026.
Dari 24 pemain yang dipanggil itu terdapat beberapa pemain muda yang masuk tim.
Ada nama Dony Tri Pamungkas dan Mauro Zijlstra yang bisa dipastikan masih sangat muda.
Dony Tri Pamungkas dan Mauro Zijlstra baru berusia 21 tahun, sehingga ini cukup mengejutkan.
Baca Juga: Soroti Perubahan Mencolok Timnas Indonesia, Ini Kesan Aleksandar Dimitrov usai Kembali ke Tanah Air
Bahkan nama Mauro Zijlstra sempat menjadi sorotan pecinta sepak bola Tanah Air, karena dinilai masih minim menit bermain.
Namun, pelatih asal Inggris tersebut justru memberi kesempatan kepada para pemain muda ini.
John Herdman pun berbicara blak-blakan terkait pemanggilan pemain muda di FIFA Series 2026 ini.
Mantan pelatih Timnas Kanada ini mengaku bahwa sebenarnya pemanggilan pemain muda ingin memang karena ia lebih suka menjaga keseimbangan.
Menurutnya, sangat penting apabila skuad Garuda memiliki keseimbangan untuk pemain senior dan pemain muda.
“Sangat penting memasukkan pemain muda. Saya selalu menjaga keseimbangan dari pemain senior, pemain usia emas, pemain pengembangan, dan pemain muda,” ujar John Herdman kepada awak media termasuk BolaSport.com, di Jakarta.
Menurutnya, pemanggilan pemain muda ini dinilai tak ada masalah apabila memang pemainnya mampu menujukkan kulitasnya.
Dony Tri Pamungkas pun telah menunjukkan kualitasnya itu bersama Persija Jakarta.
“Jika cukup bagus, usia bukan masalah,” tegas John Herdman.
Pelatih berusia 50 tahun itu mengaku bahwa ia sebenarnya sudah memantau beberapa kali Dony Tri Pamungkas.
Untuk itu, ia percaya dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungas, sehingga dipanggil ke Timnas Indonesia senior di tengah persaingan ketat.
“Contohnya Dony Tri, saya sudah melihatnya beberapa kali dan potensinya besar,” kata John Herdman.
“Semakin sering bermain internasional, semakin besar peluang berkembang,” ucapnya.
Lebih lanjut, John Herdman pun mengungkapkan alasan dibalik pemanggilan Dony Tri Pamungkas dan Mauro Zijlstra di sekuad Garuda pada FIFA Series 2026 ini.
Ia mengaku bahwa pemanggilan ini bukan hanya untuk sekedar main, tetapi ada proyek besar pula yang disiapkan.
Pemain asal Inggris ini menegaskan bahwa dirinya tengah menyiapkan investasi janga panjang bagi skuad Garuda.
Baginya, usia hanyalah angka apabila sang pemain memiliki kualitas untuk bersaing di level internasional.
Untuk itu, pemanggilan pemain muda seperti Dony Tri dan Mauro ini memang disiapkan untuk proyek ke depan yakni ASEAN Championship 2026 pada Juli mendatang.
Turnamen dua tahunan ini bukan bagian dari FIFA Matchday, sehigga John Herdman akan lebih mengandalkan pemain lokal.
Oleh karena itu, ia memilih mempersiapkan tim dari sekarang, salah satunya dengan melibatkan pemain muda seperti Dony dan Mauro.
:Kami juga akan punya “shadow squad” di Mei untuk persiapan Hyundai Cup. Fokus sekarang memang pemain Eropa, karena di Juli mereka tidak bisa dipanggil. Jadi pemain lokal akan digunakan di periode itu,” jelasnya.
Selain mereka, John Herdman bahkan memanggil kiper muda juga yakni Cahya Supriadi yang menggusur posisi Ernando Ari.
Pemain berusia 23 tahun ini dipanggil bersama Maarten Paes, Nadeo Argawinata, dan Emil Audero.
Cahya Supriadi diharapkan bisa belajar dari kiper-kiper Eropa ini, dengan harapan bisa menjadi kekuatan bagus untuk Timnas Indoensia pada ajang berikutnya nantinya.
“Kiper-kiper ini akan dibutuhkan, terutama untuk ASEAN Hyundai Cup tahun ini yang kemungkinan besar diisi pemain lokal. Jadi setiap pemusatan latihan adalah persiapan untuk ajang berikutnya,” tuturnya.
Sekedar informasi, Timnas Indonesia akan menjalani laga perdana FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB.