John Herdman Ungkap Catatan Positif saat Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria, Dua Sosok Persija dan Persib Jadi Pembeda - Semua Halaman - Bolasport
John Herdman Ungkap Catatan Positif saat Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria, Dua Sosok Persija dan Persib Jadi Pembeda - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 31 Maret 2026 | 11:20 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman melihat ada perkembangan positif di skuad Garuda. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Pelatih timnas Indonesia, John Herdman cukup puas dengan perkembangan skuad Garuda.
Timnas harus mengakui keunggulan Bulgaria pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/1).
Tampil cukup menjanjikan di laga tersebut, mereka hanya kalah lewat penalti dari The Lions.
Secara umum dominasi terus dijaga oleh skuad Garuda yang membuat tim asal Eropa tersebut sulit membangun serangan.
Pertahanan yang kokoh masih jadi kekuatan Jay Idzes dkk dan lini serang belum memiliki solusi untuk mencetak gol.
Baca Juga: Calvin Verdonk Kecewa karena Dipermalukan Bugaria, Tegaskan Timnas Indonesia Lebih Layak Menang
Herdman menyadari bahwa bermain melawan Bulgaria akan jadi laga tidak mudah.
Datang dari Eropa tentu ada level yang berbeda meski timnas tetap akan berjuang keras.
Permainan skuad Garuda sebenarnya sudah cukup solid tetapi peluang emas kembali gagal dimanfaatkan dengan baik.
"Saya pikir saat melawan tim Eropa yang sudah memiliki tradisi sepak bola saat mereka bermain."
"Tim kami bermain bagus, identitas mereka menyerang secara defensif."
"Kita terhubung selama 90 menit, kami mengenai mistar dua kali, kami sudah kebobolan lewat penalti," kata John Herdman seusai pertandingan.
Pelatih berusia 50 tahun ini memberikan apresiasi kepada semua pemain yang sudah berjuang.
Menurutnya, mereka sudah berusaha memberikan yang terbaik dan ini terlihat di lapangan.
"Jadi secara keseluruhan saya bangga dengan para pemain."
"Saya pikir pegeseran yang mereka lakukan adalah ada di sana, mereka langsung keluar malam ini."
"Malam sebelumnya berbeda anda mendapatkan hasil di sana," terangnya.
Satu evaluasi besar adalah membuat timnas bisa lebih mematikan di kotak penalti lawan.
Selain itu, hadirnya pemain muda Persija Jakarta Dony Tri dan Beckham Putra dari Persib Bandung cukup menjadi pembeda.
Mereka memberikan warna baru dan tentu ada kreasi yang hadir melalui tusukkan untuk membongkar pertahanan lawan.
"Saya pikir apa yang akan saya bangun adalah pemain bisa dominan pada sepertiga akhir."
"Bermain melawan Bulgaria, tim papan atas Eropa dan memiliki tradisi tapi timnas bisa mengendalikan sebagian besar permainan."
"Tapi pada sepertiga lapangan dalam 20 menit terakhir bersama Beckham dan Dony saya pikir kami bisa melihat kualitas saat permainan berlangsung."
"Jadi kami akan terus bekerja di ruang-ruang itu dan akan jadi perkembangan tapi kami sudah mulai melangkah," tutupnya.