0
News
    Home Berita Featured FIFA Series John Herdman Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    John Herdman Bicara Performa Sistem Pertahanan Timnas Indonesia - Kompas

    7 min read

     

    John Herdman Bicara Performa Sistem Pertahanan Timnas Indonesia

    Adil Nursalam,
    Firzie A. Idris

    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com - Penjaga gawang Ajax Amsterdam Maarten Paes tampil 90 menit saat tampil membela Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. 

    Hasil Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis berakhir dengan skor 4-0 pada Jumat (27/3/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. 

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Gawang Maarten Paes bersih dari kebobolan dan dirinya tak perlu berjibaku menahan serangan lawan yang duduk di ranking 154 dunia tersebut.

    Tiga center back yang digalang Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Elkan Baggot tampil bagus, ditopang dua wing back Kevin Diks dan Dony Tri Pamungkas. 

    Museum Sejarah Jakarta di Kota Tua Jadi Favorit Wisatawan Habiskan Libur Lebaran

    Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menghitung hanya satu penyelamatan yang dilakukanPaes, sisanya garis pertahanan bermain begitu disiplin menggagalkan serangan lawan sejak dini. 

    Baca juga: Bantai Saint Kitts, Timnas Indonesia Kian Tinggalkan Malaysia di Ranking FIFA

    “Maarten Paes, dia hanya punya satu momen, dan dia harus tampil gemilang untuk kita di satu momen yang didapatnya untuk melakukan penyelamatan,” tutur Herdman. 

    “Tetapi sekali lagi, itu hanya menunjukkan kedisiplinan tim kami, jadi jika kita bisa mempertahankan itu, saya pikir kami dalam titik awal yang baik,” nilainya. 

    Duet double pivot gelandang bertahan Calvin Verdonk dan Jordi Amat bermain begitu rapi, juga saat Joey Pelupessy dan Ivar Jenner tampil di babak kedua. 

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Mereka adalah filter solid sebelum lawan masuk lebih dalam lagi ke jantung pertahanan. 

    Baca juga: Tiga Gebrakan John Herdman di Timnas Indonesia yang Langsung Berbuah Hasil Manis

    Herdman membangun sistem bertahan sampai Paes tak perlu berjibaku berlebih berkat analisisnya membawa warisan yang ditinggalkan pelatih sebelumnya Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. 

    “Saya pikir itu adalah titik awal yang baik, membangun dari apa yang telah saya lihat dengan Indonesia di masa lalu, tentang kedisiplinan itu,” tuturnya. 

    “Tapi saya harap semua melihat beberapa kreativitas yang kami coba bawa ke dalam gaya permainan ini,” ulasnya. 

    Baca juga: John Herdman Jadi Pelatih Asing dengan Debut Terbaik di Timnas Indonesia dalam 10 Tahun Terakhir

    John Herdman Bicara Soal Atmosfer

    Sebanyak 26 ribu suporter hadir menyaksikan kemenangan telak Indonesia dari Saint Kitts and Nevis untuk menantang Bulgaria di final FIFA Series 2026.

    Itu merupakan pengalaman pertama bagi Herdman merasakan atmosfer megah Gelora Bung Karno, dengan dukungan yang terus mengalir dari arah tribun. 

    “Itu adalah pengalaman pertama saya bermain di kandang di Indonesia. Para pemain bercerita kepada saya tentang atmosfernya, intensitas para penggemar, luar biasa. Benar-benar luar biasa,” kesan Herdman. 

    Baca juga: Pemain Super League Bersinar di Timnas Indonesia, John Herdman Puas

    Pelatih berkebangsaan Inggris itu pernah datang ke stadion-stadion di Amerika Utara dan Eropa, namun atmosfer GBK sungguh istimewa. 

    “Saya pernah berada di banyak stadion di seluruh Amerika Utara dan Eropa, tetapi tempat ini istimewa, benar-benar istimewa.” 

    Herdman harap pada laga final Indonesia vs Bulgaria, Senin (30/3/2026) ada dukungan yang lebih besar datang ke stadion nanti. 

    “Saya hanya berharap para penggemar bisa hadir pada hari Senin, kami sangat membutuhkan mereka pada Senin malam. Saya pikir itu akan menjadi faktor-X untuk pertandingan tersebut,” ujarnya. 

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS