Hasil Liga Italia - Gol Menit Akhir Bikin Emil Audero Gigit Jari, AC Milan Sukses Putus Tren Buruk - Bolasport
Hasil Liga Italia - Gol Menit Akhir Bikin Emil Audero Gigit Jari, AC Milan Sukses Putus Tren Buruk
BOLASPORT.COM – AC Milan sukses bangkit dari tren buruk usai mengalahkan tuan rumah Cremonese di pekan ke-27 Liga Italia 2025-2026.
Di laga tersebut, Emil Audero harus gigit jari usai gawangnya kebobolan dua gol di menit- menit akhir, Minggu (1/3/2026) WIB.
Sejak babak pertama dimulai, baik Cremonese dan AC Milan bermain dengan tempo lambat sambil mengukur kekuatan lawan.
Permainan dengan tempo lambat ini membuat kedua tim urung menciptakan peluang berbahaya untuk mencetak gol.
Namun memasuki menit ke-20 tempo mulai meningkat yang ditandai dengan umpan-umpan silang tuan rumah untuk mencari gol pembuka.
Permainan dengan umpan silang dari Cremonese ini nyaris membuahkan hasil pada menit ke-27 lewat Federico Bonazzoli, yang tembakannya masih dari kotak 16 belum menemui sasaran.
Tak tinggal diam, AC Milan juga mulai menekan secara intens dengan tembakan dari Rafae Leao di menit ke-34 yang masih melebar kendati tinggal berhadapan dengan Emil Audero.
Audero bahkan mampu membuat penyelamatan gemilang 10 menit berselang usai menepis tembakan Youssouf Fofana ke arah kanan gawangnya
Jelang turun minum, kiper berusia 29 tahun itu nyaris memungut bola dari gawangnya andai tandukan Adrien Rabiot tak melambung di atas mistar.
Baca Juga: AC Milan Harus Ngegas Lawan Cremonese tetapi 4 Pemain Pasang Rem
Kegagalan Rabiot mengonversi peluang menjadi gol itu membuat skor 0-0 menutup paruh pertama Cremonese vs AC Milan.
Di paruh kedua, Il Diavolo Rosso mengambil inisiatif untuk melakukan serangan lebih dahulu lewat kombinasi Pulisic dan Leao.
Tetapi permainan menyerang ini tampak kurang menggigit karena kehati-hatian para pemainnya agar tak terkena serangan balik lawan.
Hal ini terbukti dari serangan balik cepat La Cremoe di menit ke-58 yang diakhiri tembakan Giuseppe Pezzella.
Beruntung bagi Mike Maignan, bola sontekannya dari luar kotak penalti itu bisa diblok dengan baik oleh rekannya.
Pada menit ke-60, AC Milan mendapat peluang emas lewat Leao. Lagi-lagi tembakannya dari dalam kotak 16 gagal menemui sasaran.
Sementara itu, peluang lainnya didapatkan penyerang asal Portugal itu pada menit ke-73 lewat aksi individunya.
Tetapi kali ini tembakannya yang lemah dengan mudah dijinakkan oleh Audero yang bergerak ke arah yang tepat.
Pada menit ke-77, AC Milan meminta hadiah penalti dari wasit. Sayang pengadil lapangan mengabaikan kejadian itu meski sudah berkonsultasi dengan VAR.
Di 10 menit terakhir waktu normal, intensitas permainan urung meningkat. Tampak kedua tim terlihat berhati-hati untuk melancarkan serangan.
Meski begitu peluang demi peluang tetap hadir, salah satunya lewat tandukan Niclas Fullkrug di menit ke-86 yang masih melambung di atas mistar.
Saat waktu normal nyaris usai, I Rossoneri mampu mencetak gol kejutan lewat beknya, Strajinha Pavlovic, di menit ke-90.
Pavlovic mencetak golnya dengan sontekan pelan usai menyambut umpan silang yang dikirimkan Luka Modric. Skor menjadi 0-1.
Empat menit kemudian, Leao sukses menuntaskan peluang dan mencatatkan namanya di papan skor dengan sontekan mudah. Skor menjadi 0-2.
Skor 0-2 kemudian bertahan hingga laga usai dan membuat Il Diavolo Rosso pulang dengan tiga poin.
Cremonese 0-2 AC Milan (Strajinha Pavlovic 89’, Rafael Leao 90+4’)
Susunan Pemain:
Cremonese (3-5-2): 1-Emil Audero; 15-Matteo Bianchetti (Filippo Terracciano 66’), 55-Francesco Folino, 5-Sebastiano Luperto; 7-Alessio Zerbin (Tommaso Barbieri 66’), 2-Morten Thorsby, 29-Youssef Maleh, 27-Jari Vandeputte (Alberto Grassi 82’), 3-Giuseppe Pezzalla; 90-Federico Bonazzoli, 10-Jamie Vardy (Milan Djuric 66’).
Pelatih: Davide Nicola
AC Milan (3-5-2): 16-Mike Maignan; 23-Fikayo Tomori (Zachary Athekame 78’), 5-Koni De Winter, 31-Strahinja Pavlovic; 56-Alexis Saelemaekers (Niclas Fullkrug 62’), 19-Youssouf Fofana (Samuele Ricci 62’), 14-Luka Modric, 12-Adrien Rabiot, 33-Davide Bartesaghi; 11-Christian Pulisic (Christopher Nkunku 78’), 10-Rafael Leao.
Pelatih: Massimiliano Allegri