0
News
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Dunia Internasional Featured Nikolaus Joaquin Raymond Indra Spesial

    Hasil All England Open 2026 - Raymond/Joaquin Selamatkan Indonesia dari Nasib Mengenaskan dan Jadi Wakil Pertama pada 16 Besar - Bolasport

    5 min read

     

    Hasil All England Open 2026 - Raymond/Joaquin Selamatkan Indonesia dari Nasib Mengenaskan dan Jadi Wakil Pertama pada 16 Besar

    Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, melaju ke babak 16 besar All England Open 2026 (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Ganda putra, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, memastikan nasib mereka untuk menjadi wakil Indonesia pertama yang melaju ke babak 16 besar All England Open 2026.

    Raymond/Joaquin menjalani laga perdana All England Open 2026 hari ini, Selasa (3/3/2026) dengan bersua pasangan Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju.

    Bertempat di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Raymond/Joaquin melaju ke fase 16 besar turnamen BWF Super 1000 ini usai menang 17-21, 21-12, 21-19 dalam tempo 64 menit.

    Hasil ini membuat Indonesia bisa bernafas lega setelah dua wakil mereka di sektor ganda putra dan putri Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum kandas.

    Tim Merah Putih masih berpeluang menambah catatan positif pada hari pertama ini jika Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Putri Kusuma Wardani bisa memenangkan laga.

    Kang/Ki melejit terlebih dulu pada awal gim pertama dengan menorehkan tiga poin beruntun usai permainan Raymond/Joaquin belum mapan.

    Kebangkitan mencoba diupayakan oleh Raymond/Joaquin dengan memankas jarak menjadi 1 poin saja dari ganda putra peringkat ke-16 dunia itu.

    Kendati acap kali berhasil diredam oleh Kang/Ki, Raymond/Joaquin masih mampu menempel lawan dengan cukup ketat.

    Sebuah smash dari Ki Dong-ju menutup perlawanan Raymond/Joaquin pada interval gim pertama dengan skor 11-9.

    Baca Juga: Jadwal All England Open 2026 - Raymond/Joaquin Uji Nyali Lawan Juara Dunia, Ganda Gado-Gado Buka Perjuangan Indonesia

    Keuntungan langsung didapatkan Raymond/Joaquin usai jeda setelah pukulan Ki menyangkut di net.

    Geliat tekanan Raymond/Joaquin mencapai puncaknya saat mampu memaksa Ki melakukan kesalahan sehingga Indonesia menyamakan skor 14-14 untuk pertama kalinya di laga ini.

    Sempat kehilangan 2 poin beruntun, Raymond/Joaquin berhasil mengejar Kang/Ki di masa krusial.

    Pertahanan yang kurang baik dari Raymond/Joaquin harus dibayar mahal saat mereka gagal meredam tekanan Kang/Ki yang menghasilkan tiga poin beruntun.

    Melalui dua poin beruntun, Kang/Ki menutup perlawanan Raymond/Joaquin pada gim pertama dengan skor 21-17.

    Memasuki gim kedua, permainan lebih disiplin mencoba diperagakan oleh Raymond/Joaquin di mana mereka mengimbangi Kang/Ki dua kali.

    Intensitas persaingan kedua ganda putra tersebut kian meningkat di mana mereka tercatat tiga kali berbagi angka sebelum Raymond/Joaquin merebut momentum.

    Unggul 3 poin, Raymond/Joaquin diguncang oleh tekanan dari Kang/Ki di mana mereka mampu memangkas margin angka dengan signifikan.

    Memanfaatkan celah kesalahan lawan, Raymond/Joaquin merebut keunggulan pada interval pertama 11-6.

    Usai jeda, Raymond/Joaquin kian tidak terbendung untuk mendulang poin dan menciptakan jarak yang cukup lebar dengan Kang/Ki.

    Melalui raihan 4 poin beruntun, Raymond/Joaquin meninggalkan Kang/Ki yang kian sulit untuk bangkin dengan skor 18-8.

    Memasuki masa krusial ini, permainan Raymond/Joaquin akan menurun sehingga mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Kang/Ki untuk mendekat.

    Meski demikian, Raymond/Joaquin kembali bangkit untuk memastikan kemenangan mereka pada gim kedua dengan skor 21-12.

    Pada gim ketiga, Raymond/Joaquin tampil cekatan untuk mengamankan keunggulan lebih dulu usai meraih 4 angka secara beruntun.

    Tak berlangsung lama, keunggulan itu mulai goyah seiring dengan kelengahan mereka dalam membendung tekanan Kang/Ki yang akhirnya bisa menyamakan skor.

    Kang/Ki akhirnya berhasil berbalik unggul dan membungkam Raymond/Joaquin pada interval gim ketiga dengan skor 11-8.

    Tak ingin menyerah begitu saja, Raymond/Joaquin langsung menggebrak dan memberikan perlawanan sengit melalui raihan 6 poin beruntun.

    Torehan itu cukup untuk membawa Raymond/Joaquin berbalik unggul 14-11 atas Kang/Ki.

    Petaka mulai terjadi saat Raymond/Joaquin unggul 16-12, Kang/Ki menaikkan tekanan mereka secara intensif untuk akhirnya menghadirkan momen berbagi angka.

    4 kali berbagi angka, Raymond/Joaquin mendapatkan momen match poin terlebih dulu sebelum kesempatan itu berhasil dimanfaatkan untuk menang 21-19 setelah pukulan Ki membentur net.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS