Gerah Diminta Menghukum Malaysia, AFC: Kami Bukan Polisi! - Semua Halaman - Superball
Gerah Diminta Menghukum Malaysia, AFC: Kami Bukan Polisi! - Semua Halaman - Superball.id
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 17 Maret 2026 | 09:37 WIB
AFC tegaskan bukan polisi, tidak memiliki kewenangan dalam menghukum Malaysia dalam skandal naturalisasi. (BHARIAN.COM.MY)
SUPERBALL.ID - Sekjen AFC Datuk Seri Windsor John tegaskan pihaknya bukan polisi yang berwenang memberi sanksi hukum terhadap kasus skandal naturalisasi Malaysia.
Babak baru skandal naturalisasi Timnas Malaysia menghadirkan banyak kejutan, terutama sikap AFC dalam bertindak terhadap kasus ini.
Sejak putusan CAS yang memberatkan Federasi Malaysia dan ketujuh pemain ilegalnya, AFC proaktif melindungi Negeri Jiran dari sanksi.
Tuntutan demi tuntutan yang disuarakan baik dari pihak yang dirugikan maupun negara-negara kawasan regional seperti tidak berarti.
AFC tak hanya mengulur-ulur kasus ini, tapi juga mencari celah bagaimana Malaysia bisa terselamatkan dari sanksi berat mereka.
Teranyar, sekjen AFC dari Malaysia, Datuk Seri Windsor John, mengklaim kasus Malaysia berbeda dengan skandal Timor Leste.
Pernyataan itu menyiratkan bahwa AFC seakan tidak akan menjatuhkan sanksi yang sama seperti Timor Leste kepada Malaysia.
Windsor John pun seolah geram dengan tuntutan agar AFC menghukum Malaysia, ia menegaskan pihaknya bukan polisi.
"Kami bukan polisi di sini," kata Datuk Windsor John dalam konferensi pers di Wisma FAM.
Baca Juga: Skandal Naturalisasi Malaysia dan Timor Leste Berbeda Apanya? Jawaban Kocak Sekjen AFC: Waktunya!
"Saya hanya ingin menekankan di sini bahwa kami bukan petugas penegak hukum."
"Kami tidak memiliki wewenang untuk menangkap siapa pun atau memanggil siapa pun."
"Kami tidak memiliki wewenang itu sebagai badan pemerintahan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Windsor menegaskan pihak-pihak yang tidak terima dengan putusan AFC nanti bisa melakukan banding.
Banding atas putusan AFC tak hanya di tingkat Komite Disiplin, tetapi sampai ke Pengadilan CAS.
"Jika Anda seorang ofisial sepak bola, jika Anda telah melakukan kesalahan, ya, Anda dapat menghadap komite disiplin AFC," kata Windsor lagi.
"Kemudian, komite disiplin akan meninjau peraturan yang berlaku."
"Apa saja pelanggaran yang telah Anda lakukan atau yang Anda ketahui telah dilakukan."
Baca Juga: Segrup dengan Indonesia, Malaysia Bikin Keputusan Tak Terduga Jelang ASEAN Cup U-17 2026
"Dan kemudian mereka akan memberikan sanksi atau hukuman yang telah ditentukan," pungkasnya.
Dari kasus ini, harapan besar disuarakan Vietnam sebagai salah satu korban kecurangan Malaysia.
Mereka berharap Malaysia didiskualifikasi dari Kualifikasi Piala Asia 2027.
Atau AFC membatalkan dua kemenangan Malaysia di babak kualifikasi saat bermain menggunakan tujuh pemain ilegal.
Dua laga itu saat melawan Vietnam dan Nepal, tapi sayangnya AFC sepertinya memiliki sikap lain yang berbeda.