Gagal ke Piala Asia Pakai Skuad Haram, Malaysia Klaim Sedang Berjuang Demi Martabat - Semua Halaman - Superball
Gagal ke Piala Asia Pakai Skuad Haram, Malaysia Klaim Sedang Berjuang Demi Martabat - Semua Halaman - Superball.id
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 27 Maret 2026 | 20:00 WIB
Media Malaysia mengklaim timnasnya berjuang di laga melawan Vietnam demi martabat. (FAM.ORG.MY)
SUPERBALL.ID - Malaysia kembali mengeluarkan lelucon jelang laga pamungkas putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Vietnam.
Timnas Malaysia dijadwalkan melawan Timnas Vietnam pada 31 Maret 2026 di laga terakhir Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027.
Hasil pertandingan ini sebenarnya tidak penting karena Malaysia sudah dipastikan gagal lolos usai mereka dijatuhi sanksi AFC.
Sementara satu tiket dari grup ini berhasil diamankan Vietnam, kenyataan ini tak lepas dari skandal naturalisasi pemain keturunan palsu Malaysia.
Setelah menggunakan pemain tidak layak dalam dua laga kualifikasi, Malaysia kena batunya, rasa bangga menggunakan skuad 'haram' menjadi kekecewaan.
Malaysia terbukti melakukan pelanggaran berat, tapi menariknya sebagian publik Negeri Jiran masih tidak mengakuinya.
Bahkan terkesan membenarkan perbuatan busuk federasi dalam menaturalisasi pemain asing yang disulap memiliki keturunan berbekal dokumen palsu.
Hingga saat ini sebagian masyarakat Malaysia masih merasa tak bersalah, bahkan mengklaim timnasnya sedang berjuang demi martabat atau marwah.
"Harimau Malaya kini berjuang demi marwah meskipun tidak layak ke Piala Asia," tulis media Malaysia, Astro Arena, pada akun X resmi.
Baca Juga: Pelatih Timnas Malaysia Pasrah dengan Masa Depannya meski Ambisi ke Piala Dunia Masih Membara
Klaim media Malaysia ini memicu gelombang kritik, netizen Negeri Jiran banyak yang tidak setuju dengan narasi yang dibangun Astro Arena.
Seorang netizen bahkan menantang Malaysia untuk mencabut paspor tujuh pemain keturunan palsu demi membuktikan negaranya masih punya marwah.
Tak cuma mencabut paspor, netizen ini bahkan meminta negaranya 'membunuh' para pelaku pemalsuan dokumen dan dalang di baliknya.
"Martabat? Jika Anda ingin mengembalikan martabat, lucuti identitas warga negara palsu dan 'bunuh' orang-orang yang menjadi dalang pemalsuan dokumen."
"Bukan malah sesumbar memenangkan pertandingan. Apa-apaan ini," tulis seorang netizen membalas unggahan Astro Arena.
Masih banyak lagi komentar yang kontra narasi media Malaysia itu, tak hanya hujatan tapi juga rasa malu mereka sebagai suporter Harimau Malaya.
Sementara itu, Peter Cklamovski selaku pelatih Timnas Malaysia mengaku banyak mengambil pelajaran berharga dari skandal naturalisasi.
"Sepak bola telah mengajarkan kita banyak hal," kata Peter Cklamovski.
Baca Juga: Harimau Malaya Tersingkir, Bek Timnas Malaysia Anggap Laga Kontra Vietnam Tetap Penting
"Saya memahami kekecewaan para pemain, staf pelatih, dan penggemar di seluruh negeri."
Meski begitu, Cklamovski mengklaim gagalnya Malaysia ke Piala Asia 2027 di luar kendali tim asuhannya.
Ia berjanji akan menggunakan rasa emosional atas kegagalan itu untuk mengalahkan Vietnam dalam pertandingan nanti.
"Ketidakmampuan kami untuk lolos ke Piala Asia 2027 karena kejadian di luar lapangan berada di luar kendali tim."
"Kami akan menggunakan dampak emosional ini untuk menyalurkan seluruh energi kami dalam melawan Vietnam.
"Kami harus bangkit dan menang di kandang Vietnam," imbuh Peter Cklamovski.