FC Emmen Ketiban Sial Berturut-turut usai Bekukan Pemain Timnas Indonesia Tim Geypens Imbas Kasus Paspor - tvOneNews
Jakarta, tvOnenews.com - Klub kasta kedua Liga Belanda, FC Emmen, ketiban sial secara berturut-turut. Hal ini terjadi seiring dengan pembekuan status pemain Timnas Indonesia, Tim Geypens.
Skuad Garuda sedang berlaga di FIFA Series 2026, yang merupakan kesempatan pertama John Herdman membuktikan kualitasnya. Laga debutnya berujung manis dengan kemenangan telak 4-0 atas St Kitts and Nevis pada Jumat (27/3/2026) lalu.
Namun, di Belanda, sejumlah pemain Timnas Indonesia sedang dipusingkan oleh kasus paspor. Hal itu berdampak kepada menit bermain mereka di klub masing-masing, karena berpengaruh kepada gaji.
Setelah laporan NAC Breda terhadap Go Ahead Eagles yang memainkan Dean James, kasus ini merembet kepada para pemain Timnas Indonesia lainnya. Tim Geypens adalah yang paling malang karena dibekukan dari skuad FC Emmen pada saat ini.
Bek kiri berusia 20 tahun tersebut tidak dibawa sama sekali dalam pertandingan melawna Cambuur pada pertengahan pekan. Dalam duel itu, Emmen kalah dengan skor 2-4.
Sebelum laga, Emmen mengumumkan bahwa pencoretan Geypens memang didasari oleh permasalahan paspor Indonesia yang belum jelas. Hal itu disampaikan oleh mereka di media sosial X.
“Malam ini, Philip Søndergaard absen karena kewajiban tugas internasional. Selain itu, Tim Geypens tidak masuk dalam skuad karena ketidakpastian seputar paspor Indonesia dalam sepak bola profesional,” demikian penjelasan dari FC Emmen.
ℹ️ Vanavond is Philip Søndergaard afwezig door interland verplichtingen.
— FC Emmen (@FC_Emmen) March 24, 2026
Daarnaast is Tim Geypens buiten de selectie gelaten wegens onduidelijkheden rond het Indonesische paspoort binnen het betaald voetbal.
Direktur teknik FC Emmen, Nico Haak, menjelaskan situasi Geypens yang tidak menguntungkan. Menurutnya, hal ini mengancam karier sang pemain Timnas Indonesia.
“Ternyata, seketika seseorang secara sukarela menjadi warga negara Indonesia, mereka kehilangan paspor Belanda. Itu tampaknya yang terjadi kepada Tim,” kata Haak kepada DVHN.
“Itu benar-benar di luar kemauan, pengetahuan, dan bukan kesalahannya. Kami menghadapi seorang talenta berusia 20 tahun yang melihat keseluruhan hidupnya kolaps. Itu benar-benar situasi yang tidak menyenangkan,” tambahnya.
Pernyataan Haak bukan main-main. Geypens benar-benar tidak disertakan dalam skuad FC Emmen lagi pada pertandingan melawan FC Eindhoven, Minggu (29/3/2026) dini hari tadi WIB.
Geypens sama sekali tidak tersedia, bahkan untuk di bangku cadangan. Emmen pun kandas dengan skor 0-1 akibat gol Farouq Limouri pada menit ke-53.
Ini memperpanjang rekor buruk mereka. Tak hanya menjadi dua kekalahan beruntun sejak mencoret Geypens, melainkan juga tidak pernah menang dalam empat pertandingan terakhir, dengan tiga di antaranya adalah kekalahan.
FC Emmen kini terkapar di peringkat ke-14 klasemen sementara kasta kedua Liga Belanda. Mereka memiliki 37 poin saja dari 33 pertandingan sejauh ini. (rda)